<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895</id><updated>2012-02-16T18:46:57.725-08:00</updated><category term='KATA-KATA'/><category term='mentor'/><category term='dewasa'/><category term='DASAR KOMUNIKASI'/><category term='keperawatan'/><category term='paradigma kesehatan'/><category term='standar pelayanan'/><category term='orang tua'/><category term='komunikasi verbal'/><category term='media pembelajaran pada anak'/><category term='opini'/><category term='pola asuh orang tua'/><category term='Transferen'/><category term='kerja tim'/><category term='KOMUNIKASI KEPERAWATAN'/><category term='Dinamika Kelompok'/><category term='pembelajaran sosial'/><category term='Countertransferen'/><category term='Resisten'/><category term='penggunaan diri perawat secara terapeutik'/><category term='kekuatan komunikasi'/><category term='komunikasi'/><category term='model komunikasi'/><category term='stigma negatif'/><category term='Hasil Terapeutik'/><category term='hubungan'/><category term='mentoring'/><category term='motivasi'/><category term='aktor'/><category term='populer'/><category term='sikap teraputik'/><category term='intelektual'/><category term='terapi'/><category term='cinta'/><category term='media digital'/><category term='egostate'/><category term='konflik'/><category term='pemasaran pelayanan kesehatan'/><category term='praktisi'/><category term='non verbal'/><category term='DEPRESI'/><category term='artis'/><category term='penetapan tujuan'/><category term='verbal'/><category term='anak'/><category term='konsep diri'/><category term='dimensi tindakan'/><category term='marketing'/><category term='kata mutiara'/><category term='kecerdasan anak'/><category term='komunikasi intrapersonal'/><category term='belajar anak'/><category term='dahsyat'/><category term='PIKIRAN'/><category term='analisis transaksional'/><title type='text'>komunikasi keperawatan</title><subtitle type='html'>komunikasi terapeutik, dasar - dasar komunikasi, faktor - faktor komunikasi, tahapan komunikasi terapeutik, manajemen konflik, dinamika kelompok, komunikasi intrapersonal, refleksi, komunikasi interpersonal, komunikasi massa, komunikasi tertulis, komunikasi dunia maya, etika komunikasi, sikap komunikasi, bahasa verbal, bahasa non verbal</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3658485683614869969</id><published>2010-02-19T16:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-19T16:03:20.325-08:00</updated><title type='text'>Pernyataan di media massa</title><content type='html'>Ada seorang artis yang melepas statemen di sebuah stasiun tv swasta bahwa dia menentang nikah siri, jika si artis ini kelakuannya bener mungkin tidak akan menimbulkan kontroversi, tapi artis satu ini memang kontroversial, ketika menyanyi dicekal disana sini, ketika menyanyi goyangannya juga kurang pantas, melakukan aksi kawin cerai, tiba-tiba berpendapat tentang nikah siri, seorang publik figur yang melemparkan statemen seringkali tidak mengatur kata-kata yang terlontar terlebih dahulu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kita bebas berbicara tetapi tentu tanpa menyudutkan atau memojokkan pihak lain, ketika media televisi menjadi sarana black campaign atau kampanye gelap, maka hal yang baik akan diputar balikkan faktanya, seorang publik figure harus belajar sebuah komunikasi massa, menganalisa segala sesuatu setelah mengumpulkan fakta dan data, tapi itulah negeri ini, andai saja aturan negeri ini seperti di KASKUS, komen yang provokatif langsung di bata rame-rame, menjelek-jelekkan nama lain bisa kena BANNED, semoga nanti pesan moral untuk semua pemimpin dan pemilik televisi untuk mencekal si artis berhasil, bukan nikah sirinya yang membuat kontroversi tapi isi komunikasi yang salah berpotensi menimbulkan SARA.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Diperlukan satu aturan jelas bahwa menjelek-jelekan pihak lain, memojokkan pihak lain melalui sebuah media massa adalah perilaku salah, kenapa nama artis tersebut tidak disebutkan disini? Mengikuti kaidah penulisan di media massa maka penyebutan nama adalah pencemaran nama baik, sesuatu yang salah jika dosa dibalas dosa, kita tidak membenci artisnya, tapi kita membenci ucapan dan perilakunya, jika saja yang berbicara adalah artis x atau artis y maka tidak akan muncul kontroversi, semoga saja akan datang pasukan ISO 2000 yang akan memberi bata rame-rame.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3658485683614869969?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3658485683614869969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/pernyataan-di-media-massa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3658485683614869969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3658485683614869969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/pernyataan-di-media-massa.html' title='Pernyataan di media massa'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3744532455504838405</id><published>2010-02-16T03:38:00.000-08:00</published><updated>2010-02-16T03:39:44.529-08:00</updated><title type='text'>Membaca fenomena non verbal</title><content type='html'>Anda marah dengan pasangan anda karena dia tidak bisa memahami anda? Anda marah dengan teman sekantor anda karena ide-idenya merugikan anda? Anda ingin dimengerti oleh orang lain dengan benar? Semua orang mengharapkan dimengerti oleh orang lain tetapi mereka tidak mengerti dan memahami diri mereka sendiri. Dibutuhkan sebuah upaya nyata agar kita bisa dimengerti dan dipahami orang lain, hal yang paling menyakitkan adalah ketika komunikasi yang kita gunakan gagal menyampaikan pesan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebuah komunikasi adalah penyampaian lambang atau symbol, tidak semua lambang atau symbol tersebut dimaknai positive oleh orang lain, jika symbol yang diungkapkan ternyata memiliki makna yang berbeda, sebagai contoh : baju hitam diidentikkan dengan berkabung, suasana berduka, misterius dll, tapi coba anda lihat seorang pria dengan tuxedo hitam akan kelihatan gagah dan tampan. Bahkan mobil-mobil pejabat pun ada yang berwarna hitam, terkesan elegan. Sebaliknya warna putih melambangkan sesuatu yang bersih, tapi mengapa film kuntilanak justru berbaju putih? &lt;br&gt;&lt;br&gt;Kembali ke pokok persoalan, membaca fenomena non verbal adalah membaca gelagat yang dapat diamati contoh : orang yang bersedih menangis, orang yang marah tatapan matanya tajam menusuk, orang yang gelisah berjalan mondar mandir, orang yang rendah diri menghindari tatap mata dsb.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengapa membaca fenomena non verbal penting? Karena dengan membaca fenomena non verbal yang muncul maka kita mampu menempatkan diri dalam posisi dan situasi yang tepat, ketika seseorang sedang dalam kondisi yang tidak tepat atau kondisi yang kurang nyaman maka mereka akan mengirimkan sinyal-sinyal ketidaknyamanan tersebut, jika kita mampu membacanya maka secara komunikasi kita akan menghindari konflik dengan melepas statemen yang tidak menyakitkan misalnya, mencegah perilaku yang mampu memicu terjadinya konflik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3744532455504838405?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3744532455504838405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/membaca-fenomena-non-verbal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3744532455504838405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3744532455504838405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/membaca-fenomena-non-verbal.html' title='Membaca fenomena non verbal'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6889482256119471759</id><published>2010-02-12T10:04:00.000-08:00</published><updated>2010-02-12T10:05:14.697-08:00</updated><title type='text'>Komunikasi jarak jauh</title><content type='html'>Dulu ketika masih tahun 1980 an satu-satunya televisi yang bisa dilihat tayangannya adalah TVRI, tayangan sinetron belum ada, jika ada film maka jam tayangnya diatas jam 9 malam, sudah begitu harus nunggu kalo ada laporan khusus pidato kenegaraan presiden, karena acara tivi masih monoton, maka akhirnya bermain bersama teman-teman dilapangan menjadi sebuah pilihan, dari main lempar kelereng, petak umpet, gobak sodor dll. Kebersamaan masih sangat kuat, belajar tidak mengalami banyak distorsi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lama kelamaan televisi swasta mampu dinikmati oleh semua kalangan, dari telenovela, sinetron, gosip artis, berita kriminal, sepakbola, quiz mulai masuk dalam kehidupan kita, berlanjut dengan penetrasi internet yang semakin lama semakin terjangkau, bahkan sekarang dengan uang 600 ribu kita sudah mampu memiliki handphone yang dapat menjelajahi dunia maya, dari sekedar chatting, facebook, check email, blogging, ngaskus semua dilakukan via handphone.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pintu dan kanal komunikasi terbuka semakin lebar ketika ada tayangan mendengarkan rekaman di mahkamah konstitusi, sekarang manusia mulai kehilangan sekat pribadi, segala berita, segala informasi dari yang berat sampai yang ringan mulai berjejalan via situs jejaring sosial, sekarang masyarakat menjadi konsumen sekaligus pemberi informasi, sehingga pemberitaan menjadi semakin berimbang, masyarakat yang berada di lokasi yang berbeda jauh bisa tertawa bersama lewat forum dll.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Semakin ke depan, orang semakin dimudahkan dengan berbagai perangkat komunikasi jarak jauh, sebuah komunikasi menjadi lebih berwarna dan bermakna. Kelak semua orang cenderung mengakses informasi via handphone, jika semua blogger memiliki alternatif agar ada versi mobile maka traffic kunjungan ke blognya akan meningkat tajam, handphone, email, sms telah menjadi satu budaya komunikasi jarak jauh, komunikasi yang terjaga maka kualitas hubungan dapat dipertahankan secara utuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6889482256119471759?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6889482256119471759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/komunikasi-jarak-jauh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6889482256119471759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6889482256119471759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/komunikasi-jarak-jauh.html' title='Komunikasi jarak jauh'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5281991823791691029</id><published>2010-02-01T17:46:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.241-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecerdasan anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='belajar anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pola asuh orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='media pembelajaran pada anak'/><title type='text'>Orang Tua adalah seorang guru bagi anak</title><content type='html'>Orang Tua menjadi seorang guru bagi anaknya, mengapa orang tua menjadi  guru bagi anaknya? Karena mereka yang paling banyak melakukan interaksi, mereka paling banyak berhubungan langsung dengan anak, bahkan bahasa yang dipelajari oleh seorang anak berawal dari orang tuanya. Bagaimana seorang anak menjadi cerdas jika kedua orangtuanya sibuk dan tidak memberikan pendampingan dalam proses belajar anak, anak membutuhkan beberapa sarana dan parasarana agar dapat belajar dengan baik, ada begitu banyak hal yang dapat dipelajari oleh anak salah satunya yang penting adalah &lt;strong&gt;&lt;a href="http://kiospintar.com/belajar-komputer-dengan-bahasa-inggris/"&gt;belajar komputer&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; , selain belajar komputer anak juga diajarkan untuk belajar seni, belajar beberapa ketrampilan dasar dan belajar berbahasa. Mengapa &lt;strong&gt;&lt;a href="http://kiospintar.com/belajar-komputer-dengan-bahasa-inggris/"&gt;belajar komputer&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; sejak awal penting?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Belajar Komputer membantu anak mengakses dan mengolah informasi, membantu anak menggapai tingkat eksplorasi yang semakin tinggi, bagaimana agar anak tidak menyalahgunakan teknologi maka anda harus membekalinya dengan petunjuk &lt;strong&gt;&lt;a href="http://kiospintar.com/computer-for-kids/"&gt;computer for kid &lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;, yaitu sebuah program khusus pendidikan komputer untuk anak, sehingga anak terhindar dari akses informasi yang keliru, bimbingan orang tua dan komunikasi ke anak yang tepat mencegah munculnya masalah dikemudian hari kelak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anak cepat menyerap pelajaran jika sebuah materi disajikan dalam bentuk yang menyenangkan, salah satunya dalam bentuk game, ada beberapa game yang bisa digunakan untuk memberikan sebuah proses pembelajaran pada anak, &lt;strong&gt;&lt;a href="http://kiospintar.com/game-kreatif/"&gt;game kreatif&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; : sampai game biasa dapat digunakan sebagai sebuah media pembelajaran, semakin baik sebuah media pembelajaran, semakin sederhana sebuah media pembelajaran maka anak akan tertarik dengan sebuah pembelajaran&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada beberapa hal keliru bahwa kecerdasan anak dapat diolah di sekolah, penentu kesuksesan dan kegagalan anak selain anak itu sendiri adalah peran orang tua, pendampingan, bimbingan, dukungan finansial, dukungan sarana dan prasarana akan membuat anak berkembang lebih cepat, dukungan orang tua membawa dampak psikologis yang baik buat anak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5281991823791691029?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5281991823791691029/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/orang-tua-adalah-seorang-guru-bagi-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5281991823791691029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5281991823791691029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2010/02/orang-tua-adalah-seorang-guru-bagi-anak.html' title='Orang Tua adalah seorang guru bagi anak'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-362575090823793732</id><published>2009-12-16T23:44:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.228-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dahsyat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marketing'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='populer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aktor'/><title type='text'>DAHSYATNYA KOMUNIKASI</title><content type='html'>Ada beberapa hal yang membuat &lt;strong&gt;komunikasi &lt;/strong&gt;menjadi dahsyat, mengapa &lt;strong&gt;komunikasi yang efektif &lt;/strong&gt;mampu menyebabkan sebuah perubahan yang sangat berarti dalam kehidupan seseorang, apa sih manfaat &lt;strong&gt;komunikasi secara umum&lt;/strong&gt; sehingga hanya gara - gara &lt;strong&gt;kegagalan komunikasi &lt;/strong&gt;seseorang bisa gagal dalam hidupnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Satu contoh adalah seorang &lt;strong&gt;artis &lt;/strong&gt;dan seorang &lt;strong&gt;aktor&lt;/strong&gt; bercerai hanya gara - gara menemukan ketidakcocokan, definisi ketidakcocokan menjadi bias jika semua pihak mau membuka diri bahwa sebenarnya yang membuat perpisahan, perceraian dll adalah &lt;strong&gt;KEGAGALAN KOMUNIKASI&lt;/strong&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa &lt;strong&gt;komunikasi&lt;/strong&gt; begitu dahsyat ?&lt;br/&gt;1. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; mempertemukan dua persepsi yang berbeda&lt;br/&gt;2. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; menganalisa sebuah hubungan&lt;br/&gt;3. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; memperbaiki sebuah hubungan&lt;br/&gt;4. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; membangun sebuah hubungan&lt;br/&gt;5. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; membuat manusia saling terhubung&lt;br/&gt;6. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; adalah bahasa &lt;strong&gt;CINTA&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;7. &lt;strong&gt;Komunikasi &lt;/strong&gt;adalah bahasa &lt;strong&gt;MARKETING&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;8. &lt;strong&gt;Komunikasi&lt;/strong&gt; adalah bahasa &lt;strong&gt;THERAPI&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;9. Komunikasi adalah bahasa persuasi&lt;br/&gt;10. Dunia bermain anak penuh Komunikasi&lt;br/&gt;11. Kampanye Politik membutuhkan Komunikasi&lt;br/&gt;12. Seorang pemimpin harus mahir Komunikasi&lt;br/&gt;13. Komunikasi menjadi senjata birokrasi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebuah &lt;strong&gt;rantai komunikasi &lt;/strong&gt;yang baik mampu membuat sebuah Brand yang mapan menjadi rontok dalam sekejap, sebuah &lt;strong&gt;komunikasi yang baik &lt;/strong&gt;dan benar mampu membuat perubahan yang berarti dalam hidup orang lain, jika memang &lt;strong&gt;komunikasi&lt;/strong&gt; begitu dahsyat mengapa banyak orang masih belum menemukan cara &lt;strong&gt;KOMUNIKASI YANG EFEKTIF&lt;/strong&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hanya dengan memperbaiki cara &lt;strong&gt;berkomunikasinya&lt;/strong&gt; maka seseorang akan mengalami perubahan dalam kehidupannya, apakah anda ingin membuktikan? silahkan perbaiki &lt;strong&gt;komunikasi &lt;/strong&gt;anda dan rasakan dampak &lt;strong&gt;dahsyatnya komunikasi&lt;/strong&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-362575090823793732?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/362575090823793732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/12/dahsyatnya-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/362575090823793732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/362575090823793732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/12/dahsyatnya-komunikasi.html' title='DAHSYATNYA KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5366146706935360678</id><published>2009-10-04T19:05:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi verbal'/><title type='text'>7 TIPS MENDENGARKAN AKTIF</title><content type='html'>Seorang komunikator yang baik adalah seorang pendengar yang baik, seorang pendengar yang baik akan membuat lawan bicara sangat antusias, bagaimana caranya agar ketika kita berbicara orang akan mendengarkan dengan seksama, bagaimana caranya memulai sebuah dialog dan setelah dialog berjalan terasa sebagai sebuah perbincangan yang menyenangkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. Beri kesempatan pada lawan bicara untuk menyampaikan seluruh hal yang ingin disampaikan, ketika kita sedang berkomunikasi dengan seseorang kemudian kita memotong pembicaraan mereka maka mood seseorang untuk berbicara menjadi turun, jika kita ingin mendistraksi topik pembicaraan maka kita dapat menggunakan metode bertanya, jika topik yang disampaikan kurang membuat kita sebagai pendengar nyaman maka alihkan dengan bentuk pertanyaan, sehingga lawan bicara akan tetap berbicara sesuai dengan topik yang menyenangkan dua belah pihak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2. Jangan mengungguli lawan bicara, seseorang tidak mau dikalahkan dalam apapun, jangan pernah berusaha mengungguli lawan bicara..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3. Tetapkan topik pembicaraan yang disukai oleh dua belah pihak, jika bisa gunakan tema universal misalkan " Bagaimana hasil pertandingan sepakbola tadi malam?"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;4. Gunakan humor, humor adalah minyak dalam sebuah komunikasi, seorang yang gagal melakukan humor akan menjadi pembicara yang sangat membosankan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;5. Tunjukkan sikap antusias, sikap antusias terlihat dari ketertarikan kita dengan lawan bicara, jika kita tidak tertarik dengan lawan bicara maka pembicaraan menjadi sebuah keterpaksaan, secepat mungkin baca respon non verbal jika lawan bicara tidak tertarik dengan pembicaraan dan gunakan pendekatan yang berbeda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;6. Senyum atau wajah ramah, wajah yang ramah membuat seseorang mau berkomunikasi dengan seseorang, wajah galak, judes dan ketus akan membuat komunikan segera melakukan defence mechanisme defence.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;7. Perluas wawasan, banyak membaca, banyak mengumpulkan informasi akan membuat materi pembicaraan menjadi semakin melebar dan meluas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5366146706935360678?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5366146706935360678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/10/7-tips-mendengarkan-aktif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5366146706935360678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5366146706935360678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/10/7-tips-mendengarkan-aktif.html' title='7 TIPS MENDENGARKAN AKTIF'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5026159186012670683</id><published>2009-08-14T00:31:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.204-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>7 TRIK MENANGKAL ISU/FITNAH TERORIS</title><content type='html'>Saat ini hampir semua media televisi menayangkan acara perburuan &lt;strong&gt;teroris,&lt;/strong&gt; beberapa bahkan menayangkan beberapa pernyataan yang secara terus terang mendukung aksi &lt;strong&gt;terorisme&lt;/strong&gt; tersebut, satu kata yang bisa memiliki berjuta makna, Apa hubungannya antara komunikasi dengan &lt;strong&gt;terorisme&lt;/strong&gt;?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Blog ini akan berfokus pada komunikasi bukan pada &lt;strong&gt;terorisme&lt;/strong&gt;, menangkap strategi komunikasi yang mereka gunakan dan menghambat distribusi komunikasi dari para &lt;strong&gt;teroris &lt;/strong&gt;ini, langkah - langkah penghambatan informasi tersebut bertujuan bukan untuk menyerang secara frontal tetapi melumpuhkan jalur komunikasi, memutus komando bahkan membuka rencana strategis yang mereka susun.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada beberapa metode komunikasi yang digunakan oleh para &lt;strong&gt;teroris&lt;/strong&gt;, dari melakukan propaganda lewat video, indoktrinasi lewat sebuah kajian, provokatif lewat berbagai fakta terkait dengan tujuan mereka, menghambat distribusi komunikasi ditujukan untuk membuat gerakan mereka menjadi terbatas, rencana mereka menjadi mudah terbaca, sasaran mereka bisa terupdate ke khalayak sehingga rencana tersebut mampu digagalkan dengan singkat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pengelola blog bukan seorang militer, tentu saja langkah - langkah yang akan disajikan adalah cara - cara sipil :&lt;br/&gt;1. Melakukan edukasi massa, beri informasi yang benar tentang definisi jihad, berikan sebuah wawasan dan wacana yang benar bahwa jihad adalah amar makruf nahi munkar, jika pengertian jihad mampu dimaknai secara benar maka orang akan menganjurkan berbuat benar kepada orang - orang yang mampu mereka pengaruhi, berbuat benar disini dimaknai menjalani kehidupan sesuai dengan kitab suci. Edukasi massa bisa lewat media massa maupun lewat media cetak.&lt;br/&gt;2. Mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memberikan sebuah pencerahan terkait dengan persatuan dan kesatuan, bahwa jihad harus dimaknai dengan benar, jika memang para teroris ini anti Amerika maka harus diberikan sebuah wacana bahwa yang membuat kerusakan di Irak, di Afganistan bukan seluruh warga Amerika, Jika George Bush dan beberapa pasukan militer Amerika yang melakukan penyerangan dan pembunuhan seharusnya Geroge Bush dan pasukan pendukungnya yang diserang, bukan orang Amerika secara serampangan, karena tidak semua orang Amerika buruk, ada beberapa orang Amerika yang memeluk islam juga.&lt;br/&gt;3. Membentuk satu jaringan komunikasi yang sangat besar, bisa berbentuk forum, bisa berbentuk asosiasi atau apa saja yang bertujuan untuk membendung proses perekrutan anggota, sehingga setiap ada beberapa orang yang akan direkrut bisa segera dicegah.&lt;br/&gt;4. Beli beberapa teknologi canggih yang memang mampu mendukung penggalian data secara akurat sehingga semua data dan angka yang muncul minimal mendekati kenyataan, Jika dalam sebuah mobil memang ada bahan peledak maka alat ini menggunakan sensor panas mampu menangkap isi dari mobil tersebut.&lt;br/&gt;5. Kerjasama bilateral, &lt;strong&gt;teroris&lt;/strong&gt; bisa sebagai alat untuk merusak stabilitas sebuah negara, teror bisa saja digunakan untuk menggulingkan pemerintahan yang berkuasa, dengan kerjasama bilateral maka keberadaan &lt;strong&gt;teroris&lt;/strong&gt; akan dapat terbaca.&lt;br/&gt;6. Pembuatan data base penduduk, jika saja negara ini memiliki sebuah database penduduk, dimana mereka tinggal, apa golongan darahnya, apa pekerjaannya bahkan sampai data yang sangat privasi sekalipun mampu dibuat database maka hanya dengan beberapa metode analisa IT sederhana beberapa orang yang dicurigai bisa terlacak.&lt;br/&gt;7. Supremasi Hukum, belum kuatnya UU anti teror, beberap pasal yang masih lemah masih sering menjadi sasaran empuk para &lt;strong&gt;teroris&lt;/strong&gt; untuk membuat sebuah aksi yang merugikan banyak orang tetapi memiliki kekuatan hukum yang lemah, supremasi hukum akan berhasil jika semua penegak hukum dimanapun tidak mudah disuap, tidak mudah diintervensi dll&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mungkin 7 langkah diatas belum efektiv untuk menangkal teror, minimal beberapa langkah diatas akan membuat bangsa ini segera berbenah, keterbatasan penulis dalam memahami skema teroris membuat tulisan ini terasa belum berbobot, tetapi penulis berharap ikut berpartisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI, tidak ada lagi perilaku anarki yang diarahkan ke sasaran yang tidak seharusnya, Jika memang membenci George Bush maka tidak bisa kemudian melakukan generalisasi bahwa semua orang Amerika jahat. Yang jahat pasti akan selalu terlihat dan yang baik juga akan terlihat, korban yang berjatuhan akibat terorisme cenderung orang - orang yang tidak punya kaitan sama sekali dengan sasaran...andai saja negara ini bisa damai maka Menjadi Negara Maju bukan lagi hanya sebuah IMPIAN..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5026159186012670683?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5026159186012670683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/08/7-trik-menangkal-isufitnah-teroris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5026159186012670683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5026159186012670683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/08/7-trik-menangkal-isufitnah-teroris.html' title='7 TRIK MENANGKAL ISU/FITNAH TERORIS'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5476088437466078420</id><published>2009-08-03T18:30:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.193-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>TAWARAN MATERI KEPERAWATAN DALAM CD</title><content type='html'>Ketika sedang googling &lt;strong&gt;materi keperawatan gratis&lt;/strong&gt; secara tidak sengaja ketemu dengan sebuah website yang menawarkan &lt;strong&gt;kumpulan materi keperawatan&lt;/strong&gt; dalam bentuk CD, judul postingan yang sengaja memaparkan isi yang ada dalam CD tersebut menarik minat saya. alamat website nya &lt;a href="http://www.cyberedustore.com"&gt;ada disini&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;didalamnya berisi materi - materi kuliah yang tentu bermanfaat bagi siapapun yang sedang giat belajar keperawatan, dengan harga hanya 20 ribu tetapi anda akan mendapatkan 2 keping CD, selain &lt;strong&gt;materi keperawatan&lt;/strong&gt; maka anda akan mendapatkan kumpulan ebook bisnis online, ebook motivasi, ebook novel dan beberapa ebook bermanfaat lainnya&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika membandingkan harga 20 ribu tersebut dengan biaya akses internet yang kita pakai sepertinya harga tersebut lebih murah, karena untuk mendownload ebook - ebook sebanyak itu tentu biaya yang kita keluarkan untuk akses lebih besar dari 20 ribu, pengelola website menyarankan agar pembelian dilakukan minimal 10 orang sehingga ongkos kirimnya menjadi lebih murah, jika semua &lt;strong&gt;materi keperawatan&lt;/strong&gt; bisa didapatkan dengan harga murah maka bukan tidak mungkin pengetahuan tentang kesehatan mampu didistribusikan dengan sangat cepat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk keterangan lengkapnya silahkan kunjungi website tersebut, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda yang sedang sibuk mencari &lt;strong&gt;materi keperawatan.&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5476088437466078420?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5476088437466078420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/08/tawaran-materi-keperawatan-dalam-cd.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5476088437466078420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5476088437466078420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/08/tawaran-materi-keperawatan-dalam-cd.html' title='TAWARAN MATERI KEPERAWATAN DALAM CD'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-4930276430870432474</id><published>2009-06-25T21:14:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.184-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KOMUNIKASI INTRAPERSONAL</title><content type='html'>Dalam &lt;strong&gt;Komunikasi interpersonal&lt;/strong&gt; maka salah satu aspek yang penting disebut dengan daya tilik diri, insight atau bagaimana cara kita memandang diri kita, apakah penuh kelebihan atau penuh kekurangan, jika memandangnya penuh kelebihan maka akan membuat diri sombong dihadapan orang lain, merasa lebih unggul, merasa lebih baik, merasa tak terkalahkan, Benarkah manusia tidak bisa dikalahkan? meskipun dia seorang pemimpin negara adikuasa sekalipun? Satu - satunya yang tidak dapat dikalahkan hanyalah Allah sang Pencipta semesta, selama masih bernama manusia masih bisa dikalahkan, kenapa harus sombong dengan segala yang dimiliki di dunia?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika seseorang penuh kekurangan maka dia akan memandang dirinya tidak dapat melakukan apa saja, merasa memiliki banyak keterbatasan ,merasa memiliki alasan untuk tidak melakukan segala sesuatu, mencari rasionalitas terhadap kegagalan dan membentuk sebuah asumsi bahwa keberhasilan, kesuksesan, kemenangan menjadi milik orang lain, yang menjadi miliknya adalah kekalahan dan berbagai hal negatif lainnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika dua hal diatas negatif maka bagaimana &lt;strong&gt;komunikasi intrapersonal &lt;/strong&gt;yang benar? apa hubungannya &lt;strong&gt;komunikasi intrapersonal&lt;/strong&gt; dengan Komunikasi keperawatan? Bukankah ini dua hal yang terpisah? Keberhasilan melakukan &lt;strong&gt;komunikasi intrapersonal &lt;/strong&gt;akan membawa dampak kepada seseorang, secara luas maka kemampuan komunikasinya akan meningkat karena dia mampu mengenal kelemahan dan kelebihan diri, menerima kekurangan dan kelebihan diri sebagai sebuah paket yang utuh, mereka secara sertif menerima semua kelemahan dan mengasahnya sehingga suatu saat kelemahan tersebut menjadi kekuatan, hanya diperlukan sebuah kemampuan untuk mengubah energi negatif menjadi energi positif sehingga kekurangan akan menjadi kelebihan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi intrapersonal&lt;/strong&gt; adalah sebuah langkah sederhana bahwa untuk bisa berbicara atau berkomunikasi bagus dengan orang lain kita harus mengenal atau berkomunikasi dengan diri sendiri secara lebih intensif, mengenal tujuan - tujuan hidup, mengenal berbagai faktor pendukung dan mengenal berbagai faktor penghambat untuk mencapai tujuan, hanya dengan mengenal semua faktor tersebut maka kita akan mampu meminimalisir kegagalan dan kekalahan, hanya dengan memperkuat mental kita maka kita mampu mengubah kehidupan kita saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-4930276430870432474?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/4930276430870432474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/komunikasi-intrapersonal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4930276430870432474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4930276430870432474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/komunikasi-intrapersonal.html' title='KOMUNIKASI INTRAPERSONAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3172550164263518877</id><published>2009-06-11T19:09:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.176-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>MENGUBAH PERSEPSI KLIEN</title><content type='html'>Pernahkah terpikir di benak kita semua bahwa klien adalah manusia yang memiliki keinginan dan kebutuhan, terkadang kebutuhan dan keinginan ini tidak sesuai dengan prosedur yang diharuskan, ketika keinginan dan kebutuhan tersebut jauh sekali dari prosedur apakah kita akan membiarkan dan mendiamkan persepsi yang salah tersebut, contoh persepsi yang salah "CONSUMER IS KING" bahwa konsumen adalah raja sehingga menuntut pelayanan semaksimal dan sebagus mungkin tanpa mempertimbangkan apakah kewajiban yang dia lakukan juga sudah benar atau belum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ilustrasi kasus :&lt;br/&gt;" Seorang klien mengeluh dengan kondisi keluarganya yang tidak diurusi oleh perawat, klien tersebut baru saja mengalami kecelakaan dan mengalami flail chest, kemudian perawat mempersiapkan semua prosedur operasi, mencari bahan untuk bantuan hidup dasar, mencari meminta resep obat - obatan darurat, sehingga terkesan pasien di abaikan oleh RS.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika kemudian keluarga pasien bercerita ke orang lain apa yang terjadi maka berita negatif pun tersebar, akan meluas informasi bahwa pasien di RS X sangat buruk karena pasien di telantarkan, melihat kondisi ini maka petugas kesehatan harus bersegera meluruskan informasi tentang prosedur penanganan pada klien dengan flail chest."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Salahkan klien karena memiliki persepsi yang salah? tidak. karena klien memang tidak mengenal Standar Operating Prosedur, kebijakan RS dll sehingga yang mereka ketahui hanya pasien di bawa ke RS, dirawat kemudian sembuh, mereka tidak mengenal yang disebut dengan infeksi nosokomial persiapan pre op, pemeriksaan diagnostik, pemeriksaan laboratorium dsb.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tugas dari tim pelayanan kesehatan untuk melakukan edukasi massa, mengapa orang flail chest harus ditangani dengan hati - hati, efek negatif apa yang mungkin timbul jika penatalaksanaannya salah, edukasi yang benar tentang kesehatan ini harus dilakukan dengan gencar dan spartan seperti sebuah serangan virus ke komputer, semakin banyak informasi yang masuk akan semakin paham masyarakat dengan pelayanan kesehatan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pelayanan kesehatan adalah sebuah system dan masyarakat atau klien menjadi salah satu bagian dari system tersebut, jika salah satu bagian dari system mengalami kegagalan menjalankan peran maka akan rusaklah system tersebut, peran promosi kesehatan, informasi kesehatan yang gencar lewat berbagai media mutlak diperlukan sehingga persepsi antara pengguna pelayanan kesehatan dengan penyedia pelayanan kesehatan akan menemui titik temu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekarang saatnya memperbaiki system yang ada, baik di RS maupun disemua tatanan pelayanan kesehatan, klien adalah mitra dan klien juga harus mengetahui tentang prosedur yang berlaku, jika dua titik permasalahan ini bisa ditemukan lewat edukasi massa yang terus menerus maka bukan tidak mungkin malpraktek bisa ditekan serendah mungkin, consumer complain bisa ditekan serendah mungkin, kualitas pelayanan bisa meningkat dan viral effect dari negative issue bisa dicegah...blog ini hanya ikut berpartisipasi untuk mengedukasi massa bahwa pelayanan kesehatan yang sebenarnya sangat berbeda dengan yang selama ini ada dibenak konsumen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3172550164263518877?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3172550164263518877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/mengubah-persepsi-klien.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3172550164263518877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3172550164263518877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/mengubah-persepsi-klien.html' title='MENGUBAH PERSEPSI KLIEN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8541729979656305021</id><published>2009-06-03T21:18:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.167-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi verbal'/><title type='text'>KOMUNIKASI VISUAL</title><content type='html'>entah benar atau tidak istilah yang saya gunakan, tetapi selama ini kita jarang menggunakan beberapa istilah baru, istilah ini dimunculkan dari penggunaan media visual untuk berkomunikasi, sebagai contoh : patung, bangunan, film animasi, maket, lukisan, fotografi dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa manfaat komunikasi visual ini bagi kita? jika kita berkomunikasi dengan seseorang kemudian kita menggunakan kata - kata bisa saja kata - kata kita dianggap menyakitkan, kata - kata kita dianggap terlalu vulgar bisa saja kata - kata kita dianggap kurang bermutu atau bagaimana?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ekspresi seseorang dalam berkomunikasi menjadi sebatas akumulasi kosakata yang ada dalam memorinya, jika kosakata yang terkumpul banyak maka dia bisa membuat sebuah pidato yang menarik, mampu membuat sebuah ucapan dan pembicaraan yang di dengarkan banyak orang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagaimana dengan pakar komunikasi visual sekelas Affandi, Pablo Picasso, Michaelangelo, Leonardo Da Vinci? mengapa lukisan mereka begitu mahal? mengapa orang tertarik dengan lukisan mereka karena lukisan mereka mewakili jiwa mereka, lukisan mereka mewakili apa yang ada dalam benak mereka, hasil lukisan mereka memberi makan jiwa penikmatnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi visual menyentuh perasaan terdalam manusia, bagaimana sebuah foto yang tepat bisa membuat ribuan mata menjadi kagum atau justru ribuan pasang mata menjadi terbelalak kaget, beredarnya video dan gambar porno sebagai sebuah komunikasi visual, sebuah komunikasi yang tidak disadari oleh pencipta dan penikmatnya bahwa hal itu mampu mengurangi kapasitas memori otak karena dijejali dengan informasi yang tidak jelas.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika kita sayang dengan otak kita, memaksimalkan memori otak kita maka selektiflah terhadap apa yang dikonsumsi oleh mata anda, jika tidak maka anda sudah melakukan sebuah rencana untuk menurunkan kapasitas memori otak...semoga bisa menjadi bahan renungan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8541729979656305021?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8541729979656305021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/komunikasi-visual.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8541729979656305021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8541729979656305021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/06/komunikasi-visual.html' title='KOMUNIKASI VISUAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1901319785848310406</id><published>2009-05-28T00:14:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.157-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>HUBUNGAN ANTARA NETPRENEUR DAN KOMUNIKASI</title><content type='html'>Komunikasi sebagai dasar sebelum melangkah jauh dalam bisnis di dunia maya&lt;br/&gt;Ketrampilan berkomunikasi sebagai salah satu faktor dalam membangun image/citra diri&lt;br/&gt;Ketrampilan komunikasi mempengaruhi kualitas postingan&lt;br/&gt;Ketrampilan komunikasi mempengaruhi cara seseorang membangun komunitas pembaca&lt;br/&gt;1. Ketrampilan komunikasi membuat pelanggan melakukan repeat order&lt;br/&gt;2. Ketrampilan komunikasi mampu memotivasi orang lain untuk mengenalkan web/blog yang kita miliki ke orang lain&lt;br/&gt;3. Ketrampilan komunikasi mampu memancing pelanggan baru untuk melakukan transaksi lewat blog/web kita&lt;br/&gt;4. Ketrampilan komunikasi membuat kepakaran anda diakui oleh orang banyak&lt;br/&gt;5. Ketrampilan komunikasi membuat seseorang sukarela menjadi subscriber anda&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana komunikasi yang bagus&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;- Komunikasi tersebut bertujuan untuk menghasilkan keputusan yang diinginkan bersama&lt;br/&gt;- Bahasa yang digunakan dalam komunikasi disesuaikan dengan tema atau topik yang dipilih&lt;br/&gt;- Kata-kata dan istilah yang digunakan memberi tambahan wawasan bagi orang lain&lt;br/&gt;- Memancing rasa penasaran orang lain terhadap suatu subyek&lt;br/&gt;- Memancing agar orang lain menyelesaikan proses komunikasi&lt;br/&gt;- Setelah komunikasi terjadi tidak ada salah satu pihak yang merasa dirugikan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Langkah membangun komunikasi yang bagus&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;- Kenali komunikan anda&lt;br/&gt;- Kuasai topik/tema yang akan anda angkat&lt;br/&gt;- Gunakan bahasa ilustrasi untuk memperjelas istilah yang sulit&lt;br/&gt;- Gunakan bahasa non verbal yang wajar&lt;br/&gt;- Pancing diskusi dengan pertanyaan&lt;br/&gt;- Ceritakan sebuah kisah motivasi atau kisah penggugah semangat&lt;br/&gt;- Sediakan waktu untuk menjawab pertanyaan&lt;br/&gt;- Fokuskan hanya pada tema atau topik&lt;br/&gt;- Beri kemudahan pada akses informasi sesuai topik&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semoga beberapa langkah diatas mampu membuat ketrampilan berkomunikasi anda meningkat dan penghasilan online anda ikut terdongkrak, semakin baik ketrampilan komunikasi anda maka suatu saat anda akan beralih menjadi Profesional Blogger atau seorang Visual Consulting...mana yang anda pilih?&lt;br/&gt; .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1901319785848310406?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1901319785848310406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/hubungan-antara-netpreneur-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1901319785848310406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1901319785848310406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/hubungan-antara-netpreneur-dan.html' title='HUBUNGAN ANTARA NETPRENEUR DAN KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8339833705071213026</id><published>2009-05-26T23:16:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.148-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Komunikator Nasional : Andrie Wongso (Success is my Right)</title><content type='html'>Kalimat motivasi mampu menggugah seseorang menjadi lebih baik, kalimat motivasi mampu memicu orang lain untuk mengenal potensi positif yang dia miliki, negeri ini memiliki beberapa pakar motivasi handal yang memang pantas disebut sebagai komunikator papan atas, kemampuan mereka berkomunikasi mereka diatas rata – rata, dengan keahlian berkomunikasi mereka mampu membangun audiens yang sangat besar, salah satu komunikator tersebut adalah Andrie Wongso.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Salah satu petuah bijak beliau yang sangat penulis kagumi adalah : “Jangan beri kesempatan pada diri sendiri untuk menunda-nunda sesuatu yang harus dilakukan. Pastikan untuk segera bertindak seperti yang telah Anda putuskan” (Andrie Wongso, 2009) menunda pekerjaan atau menunda untuk melakukan sesuatu akan membuat waktu yang dibutuhkan untuk menempuh keberhasilan menjadi lebih panjang.Anda memiliki kesempatan untuk menciptakan penundaan maupun mensegerakan melakukan sesuatu. Dengan tidak menunda-nunda setiap pekerjaan yang ada. Maka kita akan memiliki sebuah kekuatan yang bisa kita maksimalkan untuk menjemput impian. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Andrie Wongso anak kedua dari tiga bersaudara, terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang, tepatnya pada bulan Desember 1954. Pada usia 11 tahun (kelas 6 SD), Andrie terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempatnya belajar ditutup. Sejak saat itu, Andrie melalui masa kecil hingga remajanya dengan membantu orangtua membuat dan menjual kue berkeliling ke toko-toko dan pasar. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Pada usia 22 tahun Andrie memutuskan untuk mengadu nasib ke Jakarta. Ia berangkat dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan penuh kejujuran. Di Jakarta, Andrie memulai kehidupan barunya dengan bekerja sebagai /salesman / produk sabun hingga menjadi pelayan toko&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Andrie memiliki kebiasaan untuk menandai setiap peristiwa yang telah dilaluinya dengan menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide untuk membuat kartu ucapan yang penuh dengan kata-kata mutiara. Selain untuk memotivasi diri sendiri, kata-kata mutiara dalam kartu tersebut juga bertujuan untuk membantu memotivasi orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8339833705071213026?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8339833705071213026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikator-nasional-andrie-wongso.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8339833705071213026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8339833705071213026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikator-nasional-andrie-wongso.html' title='Komunikator Nasional : Andrie Wongso (Success is my Right)'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6612067346536051365</id><published>2009-05-26T00:28:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.135-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Biografi Komunikator Sukses 1 : Oprah Winfrey</title><content type='html'>Oprah Gail Winfrey atau Oprah Winfrey lahir di Kosciusko, Mississippi, Amerika, 29 Januari 1954. dia lahir dari pasangan Afro-Amerika dengan nama Oprah Gail Winfrey. Ayahnya mantan serdadu yang kemudian menjadi tukang cukur, sedang ibunya seorang pembantu rumahtangga. Karena keduanya berpisah maka Oprah kecil pun diasuh oleh neneknya di dilingkungan yang kumuh dan sangat miskin&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pada usia 9 tahun, Oprah mengalami pelecehan sexual, dia diperkosa oleh saudara sepupu ibunya beserta teman-temannya dan terjadi berulang kali. Di usia 13 tahun Oprah harus menerima kenyataan bahwa dia hamil dan akhirnya dia harus melahirkan, namun malang bayinya meninggal dua minggu setelah dilahirkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah kejadian itu, Oprah lari ke rumah ayahnya di Nashville. Ayahnya mendidik dengan sangat keras dan disiplin tinggi. Dia diwajibkan membaca buku dan membuat ringkasannya setiap pekan. Walaupun tertekan berat, namun kelak disadari bahwa didikan keras inilah yang menjadikannya sebagai wanita yang tegar, penuh percaya diri dan berdisiplin tinggi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Prestasinya sebagai siswi teladan di SMA membawanya terpilih menjadi wakil siswi yang diundang ke Gedung Putih. Beasiswa pun dia dapatkan saat memasuki jenjang perguruan tinggi. Oprah juga pernah memenangkan kontes kecantikan, dan saat itulah untuk pertama kalinya dia menjadi sorotan publik..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;oprah memulai karir pada 2 Januari 1984 saat itu dia diminta memandu acara di WLS-TV program AM Chicago, sebuah program perbincangan berating sangat rendah saat itu. sebuah fakta menarik bahwa sebelum menjadi pembicara terbaik ternyata Oprah pernah menjadi pembicara televisi yang sama sekali tidak diperhitungkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Program perbincangan tersebut kemudian diubah menjadi  The Oprah Winfrey Show, yang kemudian mulai disiarkan secara nasional pada 8 September 1986. luar biasanya begitu program ini diganti nama ternyata menuai sukses besar, sampai akhirnya program ini menjadi program favorit dan disiarkan ke sejumlah negara, bahkan telah mengantongi kontrak untuk diproduksi hingga 2011 mendatang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perempuan yang pernah menjalani hidup bersama Stedman Graham itu, juga membintangi sejumlah film, di antaranya kisah adaptasi dari karya peraih nobel Alice Malsenior Walker, THE COLOR PURPLE, yang disutradarai oleh Steven Spielberg.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bermodal keberanian “Menjadi Diri Sendiri”, Oprah menjadi presenter paling populer di Amerika dan menjadi wanita selebritis terkaya versi majalah Forbes, dengan kekayaan lebih dari US $ 1 Milyar. Copy acara “The Oprah Winfrey Show” telah diputar di hampir seluruh penjuru bumi ini.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekelumit kisah sukses Oprah ini mampu menjadi sebuah contoh bahwa seorang komunikator mampu dibayar mahal, kelak ke depan blog ini akan menampilkan Biografi para Komunikator kelas dunia yang telah membuktikan bahwa kepiawaian dalam berkomunikasi mampu mengantarkan seseorang ke sebuah gerbang kesuksesan, Bahwa komunikasi mampu menjadi alat dan sarana untuk berubah menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6612067346536051365?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6612067346536051365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/biografi-komunikator-sukses-1-oprah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6612067346536051365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6612067346536051365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/biografi-komunikator-sukses-1-oprah.html' title='Biografi Komunikator Sukses 1 : Oprah Winfrey'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3094854613310184764</id><published>2009-05-25T23:29:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.124-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>KOMUNIKASI DAN MENGIKLANKAN DIRI</title><content type='html'>Seorang pembicara terbaik tidak dilihat dari kualitas suara, tidak dilihat dari kualitas pakaian tetapi dilihat dari efek, dari dampak yang dia berikan untuk orang - orang yang mendengarkan dia berbicara, seorang pembicara terbaik tidak pernah menemukan kekurangan orang lain, seorang pembicara terbaik selalu menemukan kelemahan dirinya sendiri terlebih dahulu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;     Kebintangan seseorang di sekolah, dipekerjaan, di Rumah sakit akan terlihat dari pengaruh yang diberikan ke banyak orang, jika kehadirannya selalu dinanti, jika kata - katanya selalu didengarkan, jika apa yang dia ucapkan selalu masuk akal dan sesuai dengan hati nurani maka tanpa harus mengiklankan diri maka dia akan dikenal secara luas.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;    Mengenalkan kelebihan dan kemampuan diri pada saat yang tepat dan jumlah massa yang besar telah membuat beberapa pakar di Indonesia menjadi orang - orang hebat, Andrie Wongso, Tung Desem Waringin, Mario Teguh, Rhenald Kasali, Nuthman Lutfie, Budhi Putra, Andy F Noya, Gede Prama, Safir Senduk, Bob Julius Onggo, Hermawan Kartajaya, Ari Ginanjar Agustian bahkan Cosaaranda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;kelebihan dan kemampuan mereka saling melengkapi sehingga setiap orang akan mendapatkan dari mereka hal - hal yang berbeda, tanpa pernah mengiklankan nama mereka langsung meroket seperti pesawat STEALTH...melesat dan menjadi popular karena kebintangan mereka..saya yakin masih banyak nama - nama lain yang juga meroket tetapi tokoh yang saya tulis ini adalah para komunikator di Bidang masing - masing.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika kita ingin mengiklankan diri, yang perlu dilakukan adalah memberikan kemampuan yang terbaik, melakukan yang terbaik akan membuat kita berbeda di antara yang lain, melakukan sesuatu yang berbeda membuat seseorang mudah diingat tetapi diingatlah menjadi orang berkualitas bukan seorang pecundang...seseorang yang besar dengan cara menghalalkan segala cara untuk menggapai popularitas maka akan jatuh dengan sangat menyakitkan, semua butuh kejujuran terhadap diri dan hati nurani, jika tidak popularitas justru akan menjadi bencana.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengiklankan kemampuan diri membutuhkan pengenalan terhadap konsep diri, mengenal semua kelemahan dan kelebihan diri, mengenal semua potensi perusak yang mungkin muncul, dengan mengukur semua kelebihan dan kekurangan diri maka popularitas akan membuat konsep diri semakin menguat dan orang lain semakin menaruh respect...semoga anda bisa menjadi BINTANG dalam kehidupan anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3094854613310184764?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3094854613310184764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-dan-mengiklankan-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3094854613310184764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3094854613310184764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-dan-mengiklankan-diri.html' title='KOMUNIKASI DAN MENGIKLANKAN DIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6972161470004872178</id><published>2009-05-21T18:30:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.115-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KOMUNIKASI SEBAGAI ALAT METAMORFOSA DIRI</title><content type='html'>&lt;strong&gt;KOMUNIKASI SEBAGAI ALAT METAMORFOSA DIRI,&lt;/strong&gt; Komunikasi adalah sebuah alat untuk melakukan perubahan, Salah seorang pujangga mengatakan bahwa " kehidupan selalu berubah, satu - satunya yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri". Jika kita tidak mau berubah maka kita akan digilas oleh waktu, digilas oleh jaman dan digilas oleh arus globalisasi dan modernisasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kita sangat beruntung bahwa tidak ada korelasi antara pendidikan dengan keberhasilan hidup, sehingga peluang untuk keberhasilan hidup lebih cenderung dipengaruhi oleh konsep diri, visi, misi, rencana pencapaian, out of box, goal setting, business plan, marketing plan, creative thingking dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengapa judul posting ini adalah komunikasi sebagai alat metamorfosa? metamorfosa adalah perubahan, seekor ulat berubah menjadi kepompong baru kupu - kupu, manusia dari anak - anak menjadi remaja kemudian dewasa. Komunikasi menjadi sebuah alat karena untuk melakukan perubahan  satu hal yang perlu kita lakukan adalah komunikasi intrapersonal, kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang apa yang kita inginkan dalam hidup ini.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kehidupan menjadi berat dan menyedihkan ketika kita tidak bisa memisahkan mana kebutuhan dan mana keinginan, kebutuhan membutuhkan biaya yang relatif lebih sedikit dibanding keinginan, keinginan ini pula yang membawa manusia ke dalam lembah kehancuran, karena terlalu banyak keinginan, keinginan tidak di planning, keinginan tidak di rencanakan, asal ingin langsung dituruti.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi intra personal yang efektif akan membuat komunikasi interpersonal menjadi efektif pula, seorang pembicara terbaik lebih mengenal dirinya sendiri dibanding orang lain, area terbukanya besar, yang dia ketahui dan yang diketahui orang lain lebih besar daripada area Blind dan area Secret.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika ingin melakukan perubahan atau metamorfosa maka bertanya dan jujur kepada diri sendiri adalah langkah awal, apakah keinginan saya realistis, apakah apa yang saya inginkan sebenarnya saya butuhkan, apakah kebutuhan saya sudah terpenuhi?, jika kebutuhan saya belum terpenuhi apa yang harus saya lakukan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jujurlah dengan diri sendiri! maka kelak anda akan bisa menerima semua rahasia yang telah Tuhan gariskan untuk anda, mengapa jodoh anda si A bukan si B, mengapa anda dilahirkan oleh orangtua anda bukan orang tua teman anda, mengapa matahari terbit di timur dan terbenam di barat, semua pertanyaan tersebut akan terjawab setelah anda memutuskan ke arah mana anda akan membawa diri anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6972161470004872178?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6972161470004872178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-sebagai-alat-metamorfosa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6972161470004872178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6972161470004872178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-sebagai-alat-metamorfosa.html' title='KOMUNIKASI SEBAGAI ALAT METAMORFOSA DIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-2595341471155734965</id><published>2009-05-17T19:34:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:28.053-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUNIKASI KEPERAWATAN'/><title type='text'>KOMUNIKASI KEPADA PENDERITA GANGGUAN JIWA</title><content type='html'>Berkomunikasi dengan penderita gangguan jiwa membutuhkan sebuah teknik khusus, ada beberapa  hal yang membedakan berkomunikasi antara orang gangguan jiwa dengan gangguan akibat penyakit fisik. Perbedaannya adalah :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. penderita gangguan jiwa cenderung mengalami gangguan konsep diri, penderita gangguan penyakit fisik masih memiliki konsep diri yang wajar (kecuali pasien dengan perubahan fisik, ex : pasien dengan penyakit kulit, pasien amputasi, pasien pentakit terminal dll).&lt;br/&gt;2. Penderita gangguan jiwa cenderung asyik dengan dirinya sendiri sedangkan penderita penyakit fisik membutuhkan support dari orang lain.&lt;br/&gt;3. Penderita gangguan jiwa cenderung sehat secara fisik, penderita penyakit fisik bisa saja jiwanya sehat tetapi bisa juga ikut terganggu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebenarnya ada banyak perbedaan, tetapi intinya bukan pada mengungkap perbedaan antara penyakit jiwa dan penyakit fisik tetapi pada metode komunikasinya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi dengan penderita gangguan jiwa membutuhkan sebuah dasar pengetahuan tentang ilmu komunikasi yang benar, ide yang mereka lontarkan terkadang melompat, fokus terhadap topik bisa saja rendah, kemampuan menciptakan dan mengolah kata - kata bisa saja kacau balau.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada beberapa trik ketika harus berkomunikasi dengan penderita gangguan jiwa :&lt;br/&gt;1. pada pasien halusinasi maka perbanyak aktivitas komunikasi, baik meminta klien berkomunikasi dengan klien lain maupun dengan perawat, pasien halusinasi terkadang menikmati dunianya dan harus sering harus dialihkan dengan aktivitas fisik.&lt;br/&gt;2. Pada pasien harga diri rendah harus banyak diberikan reinforcement&lt;br/&gt;3. Pada pasien menarik diri sering libatkan dalam aktivitas atau kegiatan yang bersama - sama, ajari dan contohkan cara berkenalan dan berbincang dengan klien lain, beri penjelasan manfaat berhubungan dengan orang lain dan akibatnya jika dia tidak mau berhubungan dll.&lt;br/&gt;4. Pasien perilaku kekerasan, khusus pada pasien perilaku kekerasan maka harus direduksi atau ditenangkan dengan obat - obatan sebelum kita support dengan terapi - terapi lain, jika pasien masih mudah mengamuk maka perawat dan pasien lain bisa menjadi korban.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk terapi secara komplit pada gangguan jiwa bisa dibaca di &lt;a href="http://www.imron46.co.cc"&gt;www.imron46.co.cc&lt;/a&gt;, blog ini hanya mengambil sebagian kecil sebagai informasi bagi beberapa orang yang mungkin tertarik mempelajari teknik komunikasi terhadap penderita gangguan jiwa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-2595341471155734965?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/2595341471155734965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-kepada-penderita-gangguan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2595341471155734965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2595341471155734965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/komunikasi-kepada-penderita-gangguan.html' title='KOMUNIKASI KEPADA PENDERITA GANGGUAN JIWA'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1920866290322938333</id><published>2009-05-06T17:56:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.962-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>TULISAN BLOGGER TIDAK BERMUTU</title><content type='html'>Sekilas begitu membaca judul postingan ini pasti akan banyak peblogger yang terhenyak, akan banyak peblogger yang tidak terima dan bahkan akan mencari sumber siapa yang mengatakan bahwa tulisan peblogger tidak bermutu. Begitu juga saya, ketika membaca postingan di sebuah blog (saya lupa nama blognya) dikatakan bahwa seorang kolumnis Koran katanya tulisannya lebih berkualitas daripada tulisan orang – orang yang menulis blog.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata – kata yang dilemparkan oleh kolumnis tadi membuat saya kaget, dongkol, jengkel. Seolah – olah membuat postingan itu mudah. Andai saja sang kolumnis memang memiliki penghasilan diatas 12 juta sebulan maka bolehlah dia merasa mampu mengalahkan para  blogger. Meski dalam kenyataan yang sebenarnya persepsi bahwa tulisan para peblogger tidak bermutu adalah SALAH BESAR.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menulis postingan sama beratnya dengan menulis artikel, ketika opini saya dimuat Suara Merdeka, ide penulisannya sama beratnya dengan postingan diblog ini, sebegitu bangganya ketika tulisan sang kolumnis dimuat di sebuah media cetak kemudian dengan jumawa menganggap tulisan peblogger tidak berkualitas, kita lihat saja nanti bahwa opini tersebut KELIRU.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika saja sang kolumnis tahu bahwa menulis diblog adalah tulisan murni non material, tulisan yang bukan menulis untuk dibayar, maka akan disadari bahwa ngeblog adalah berbagi ilmu, ngeblog menjalin komunitas dengan pembaca, ngeblog adalah sebuah tempat curhat tanpa batas ruang dan waktu. Hidup menjadi indah ketika kita mampu memberikan ke orang lain dengan tulus, menulis diblog kemudian blog tersebut di banjiri traffic 1000 orang perhari bukanlah pekerjaan gampang, Sebagus apapun tulisan anda bisa saja tidak laku baca, kualitas isi dan tulisan tetap memegang peranan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tulisan ini hanya sebuah lecutan, cambuk bagi peblogger lain bahwa ketika kita sedang merangkak naik menuju ke puncak kesuksesan kita akan dicemooh, diejek, disepelekan, diremehkan oleh beberapa orang. Tapi kelak ketika banyak blogger dengan penghasilan di atas $3000, maka siapa yang akan berani mengejek, siapa yang akan berani meremehkan. Jangan takut sobat, tulisan diblog sama bagusnya dengan tulisan para kolumnis. Jadikan ejekan dan cemoohan mereka sebagai cambuk bagi kita untuk menghasilkan yang lebih, lebih dan lebih baik lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1920866290322938333?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1920866290322938333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/tulisan-blogger-tidak-bermutu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1920866290322938333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1920866290322938333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/05/tulisan-blogger-tidak-bermutu.html' title='TULISAN BLOGGER TIDAK BERMUTU'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3204368213560368917</id><published>2009-04-30T19:01:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.955-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>MENATA EMOSI</title><content type='html'>Pernahkah anda mengalami kejadian sedang makan  di warung kemudian pelayan terlambat memberikan minuman sementara makanan yang anda santap sudah habis, jengkel, gondok, kesal dan entah kata - kata apa lagi yang ada di benak anda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika anda sudah terbiasa makan di sebuah tempat makan favorit dengan makanan yang sudah biasa dipesan tetapi pelayan yang memberikan servis berbeda dari yang biasa melayani, kemudian sang pelayan baru ini tidak memiliki kepedulian terhadap pelanggan maka apa yang akan anda lakukan? apakah termasuk salah satu kejadian dibawah ini :&lt;br/&gt;1. Menuang minuman ke piring makanan dan membayar makanan dan minuman.&lt;br/&gt;2. Membuang minuman ke luar kemudian membayar makanan saja&lt;br/&gt;3. Membeli minuman di warung tetangga dan membiarkan minuman yang kita pesan diatas meja&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semoga anda tidak melakukan salah satu dari 3 hal diatas, terkadang ketika kita makan dalam kondisi lapar maka energi akan terkonsentrasi untuk mengolah makanan yang masuk ke saluran pencernaan, akibatnya otak menjadi lamban untuk berpikir, jika anda sedang berpikir keras saat ujian maka lebih baik jangan makan terlalu banyak. Apa hubungannya? Akan dijelaskan oleh Dosen Fisiologi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kita cukup menjaga emosi dan sampaikan komplain dengan penuh santun dan etika, terkadang kita memang merasa emosi ketika situasi berjalan jauh dari harapan kita tetapi dengan menata emosi keadaan tidak akan berubah lebih buruk, jika ternyata setelah melepas kritik tetap tidak terjadi perubahan dalam pelayanan maka mengapa tidak mencoba beralih tempat lain dengan pelayanan yang lebih bagus.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Semarang ada sebuah warung nasi kucing terkenal dengan julukan "SEGO SETAN", jangan negativ thingking bahwa yang jual atau yang beli SETAN, julukan ini muncul karena jualnya diatas jam 9 malam sehingga nyaris menjadi warung andalan bagi para clubber dan batman yang hobi keluyuran malam - malam, satu hal yang menarik adalah penjualnya murah senyum (maaf saya lupa namanya).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya menulis SEGO SETAN bukan karena ngiklan, saya gak kenal sama pemilik maupun penjualnya, ini cuma cerita pengalaman saja. Sebuah cerita bahwa seorang pedagang yang service nya memuaskan, yang pelayanannnya mampu mengena di hati pelanggannya maka pelanggan akan loyal dan bertahan untuk tidak pindah ke warung lain. Mengelola emosi pembeli adalah kewajiban penjual, jika emosi pembeli mampu dikelola, kayaknya gak perlu strategi marketing yang muluk - muluk, BRANDING akan memperkuat posisi dari bisnis anda. Silahkan dicoba!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3204368213560368917?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3204368213560368917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/menata-emosi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3204368213560368917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3204368213560368917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/menata-emosi.html' title='MENATA EMOSI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-7215664405715525209</id><published>2009-04-26T19:10:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.944-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Mengelola Konflik Intrapersonal</title><content type='html'>Konflik dengan diri sendiri adalah suatu kejadian atau situasi yang membuat seseorang mengalami kebingungan yang luar biasa,mengapa konflik dengan diri sendiri membingungkan orang lain? kita ilustrasikan dengan kasus.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Sebut saja namanya Chika, usianya masih 18 tahun, dia disukai oleh 3 orang cowok, cowok pertama adalah seorang model cakep, tajir tetapi cassanova alias the heartbreaker, cowok kedua seorang pemuda cakep juga, atlet olahraga dan anak seorang yang berpengaruh di kotanya jika kemana - mana harus dikawal sama teman - teman akrabnya, cowok ketiga kelihatan paling sempurna, cakep, tajir, anak pengusaha kaya tapi anak mami banget.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika Chika harus memilih dia merasa bahwa ketiganya masuk kategorinya tetapi kekurangan dari masing - masing membuat dia berpikir dua kali untuk meneruskan hubungan dengan salah satu cowok, Chika merasa bahwa  dia belum menemukan sosok pria dalam ketiga diri cowoknya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konflik yang terbangun dari dalam ini yang membuat Chika seperti mati kutu, mau jalan dengan cowok pertama takut sakit hati, mau jalan dengan cowok kedua seperti putra presiden saja kemana - mana dikawal tidak bebas, cowok ketiga malah anak mami.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Chika bingung mana yang harus dia pilih dan mana yang harus dia tolak. Akhirnya Chika malah tidak berpacaran dengan siapapun. Mungkin ada yang mengalami kejadian seperti Chika.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Solusi :&lt;br/&gt;1. Cowok yang dipilih adalah cowok kedua, dengan edukasi yang benar maka menyingkirkan pengawal lebih mudah daripada mengubah karakter anak mami dan karakter Cassanova.&lt;br/&gt;2. Menolak dengan halus cowok pertama dan ketiga dengan cara santun karena keduanya memiliki peluang membuat sakit hati, cowok pertama karena berkhianat dan cowok ketiga karena sikap ibunya mampu mendikte dia.&lt;br/&gt;3. Memberi penjelasan kepada para pengawal cowok kedua bahwa Chika membutuhkan suasana romantis dengan cowoknya serta meminta mereka memberi ruang lebih pribadi.&lt;br/&gt;4. Chika menjelaskan konsep diri dan cara pandangnya kepada sang cowok kedua sehingga sang cowok mampu menjelaskan pada pengawalnya.&lt;br/&gt;5. Ajak cowok kedua berkenalan dengan teman - teman Chika agar dia mengenal dunia Chika dan tahu bagaimana harus bersikap.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kasus diatas hanya contoh yang pernah terjadi pada seorang sahabat akrab SMA saya, tidak semua pendapat ini benar, anda punya alasan memilih cowok 1 atau cowok ke 3, tetapi berdasarkan analisa dan pengalaman beberapa teman bahwa ternyata anak mami tidak memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan dan sang Cassanova memiliki hati untuk banyak wanita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Analisa diatas tidak mutlak benar, anda punya sudut pandang berbeda dalam mengenali masalah, contoh analisa ini hanya sudut pandang penulis saja, langkah - langkah mengenal masalah pribadi dan mengatasinya menjadi lebih mudah jika anda mengenal konsep diri anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-7215664405715525209?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/7215664405715525209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/mengelola-konflik-intrapersonal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7215664405715525209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7215664405715525209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/mengelola-konflik-intrapersonal.html' title='Mengelola Konflik Intrapersonal'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1685567787347565470</id><published>2009-04-15T21:32:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.844-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>TIM PEMANTAU INDEPENDEN</title><content type='html'>judul diatas kalo disingkat namanya jadi TPI, kalo dalam bahasa televisi akan berhubungan dengan televisi pendidikan Indonesia yang tayangannya sudah tidak lagi mendidik, beberapa tayangan sudah mulai komersial dan tayangan non komersial susah untuk menjaring iklan, akhirnya idealisme sebagai televisi pendidikan harus dimentahkan oleh kepentingan mengejar profit, satu hal yang sangat mencengangkan ditunjukkan oleh TV One yang nyaris tidak menayangkan sinetron dalam bentuk apapun, masyarakat disuguhi berita dan informasi terbaru tetapi lihat iklannya sama bejibunnya dengan televisi lain, berarti tidak ada hubungan antara idealisme dengan profit. Menjadi diri sendiri tetap lebih unggul daripada meniru.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kembali ke judul, menjadi tim pemantau adalah sebuah tanggung jawab, sebuah tanggung jawab moral untuk mengawasi agar ujian nasional berjalan dengan sedikit kecurangan, kecurangan tidak mungkin ada, hal ini sama dengan hitam putihnya warna, jika ada golongan putih maka ada golongan hitam, jika warna putih dikaitkan dengan hal baik maka warna hitam selalu identik dengan hal buruk, jika tidak mencoblos dianggap golongan putih apakah yang mencoblos dianggap golongan hitam? jika jawabnya ya maka pola pikir yang dipakai oleh para provokator golput pemilu bisa dikaitkan dengan dunia hitam dan dunia putih. Aneh...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengawasi dan mencegah kecurangann tentu tidak harus meninggalkan budaya etis dan etika, datang sebelum ujian dimulai dan pulang setelah ujian selesai, bagaimana dengan anggota TPI yang datang terlambat dan pulang awal? tidak ada tim pemantau khusus mengawasi kinerja TPI ini, pengawas ujian bisa iri dengan kinerja para tim pemantau independen ini, kerja lebih ringan tapi honor lebih banyak...jika uang menjadi tolok ukur, sebenarnya beban moral untuk menjaga standar atau mutu juga patut diperhitungkan, jika yang menjadi TPI adalah seorang dosen yang bisa mengajukan penelitian sebesar 5 juta sampai 12,5 juta bandingkan dengan honor menjadi TPI sangat beda, mengapa mau? karena tanggung jawab secara moral.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menjadi TPI bukan masalah uang tetapi tanggung jawab moral untuk menjaga mutu, upaya penjaminan mutu pendidikan bertujuan agar generasi muda Indonesia kompetitif, berani berdikari atau enterpreneur, visioner, tangguh, tahan banting dan kompeten dibidangnya, tentu TPI hanya segelintir peran dalam pendidikan, jika ujian tidak diawasi, jika pelaksanaan tanpa pemantauan maka upaya BERSIH mewuujudkan generasi cerdas bisa dikotori oleh kecurangan, semoga kelak Ujian nasional bukan lagi momok tetapi menjadi ajang Final sebuah kompetisi kecerdasan, sehingga yang kalah sekalipun tetap cerdas bukan yang lolos ternyata sama bodohnya dengan yang tidak lolos, satu keyakinan bahwa generasi cerdas sudah didepan mata, dengan managemen yang tepat, sentuhan tangan dingin birokrat akan membuat generasi cerdas ini terlahir melalui sebuah mekanisme panjang bukan dengan cara instan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1685567787347565470?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1685567787347565470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/tim-pemantau-independen.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1685567787347565470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1685567787347565470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/tim-pemantau-independen.html' title='TIM PEMANTAU INDEPENDEN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-4851550448627521704</id><published>2009-04-12T23:34:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.833-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>EDUKASI MASSA</title><content type='html'>Jika selama ini pemilu berjalan dengan cara mencoblos kemudian di ubah dengan cara mencontreng, maka muncul beberapa kejadian lucu yang terekam selama pemilu legislatif yang berlangsung tanggal 9 April 2009 kemarin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian 1&lt;br/&gt;Seorang Bapak - bapak datang ke TPS dengan harapan akan mencontreng nama salah seorang caleg yang kebetulan memang dia kenal, satu asumsi yang selama ini tertanam dalam benaknya bahwa nanti dia akan melihat foto sang caleg di lembar kertas suara, sesampainya disana ternyata yang ada adalah daftar nama, tanpa melihat kanan kiri akhirnya bapak - bapak ini akhirnya mencontreng nama dan partai berbeda dari tujuan awalnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian 2&lt;br/&gt;Dalam satu desa ada dua orang caleg dengan sosialisasi yang sama kuat, sama - sama karismatik, sama - sama memiliki basis massa, ketika seorang ibu - ibu datang hendak memilih yang terjadi adalah nama kedua caleg dicontreng sedangkan kedua caleg tersebut mendaftar di DPRD Dapil yang sama sehingga kartu suara yang hangus menjadi banyak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian 3&lt;br/&gt;Seorang anak muda membuka kartu untuk DPD ketika menemukan gambar yang tidak dia kenal akhirnya kartu suara tersebut tidak diapa - apakan alias masih bersih dari contrengan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tiga kejadian diatas mewakili sebuah realita yang berlangsung di masyarakat, sebuah perubahan tanpa edukasi massa yang benar dan terukur membuat sebuah momen 5 tahunan berakhir dengan kejadian suara hangus dan tidak sah, fenomena ini layak menjadi sebuah bahan evaluasi apakah cara mencontreng lebih efektif dari cara mencoblos.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masyarakat adalah komunitas heterogen yang membutuhkan sebuah pengetahuan baru, membutuhkan pencontohan yang berulang -ulang sehingga aktivitas mencontreng menjadi lebih mudah diterima jika memang mereka sudah menganggap cara tersebut familiar, naiknya jumlah golput dan kartu suara hangus perlu mendapatkan perhatian dari pengambil kebijakan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masyarakat adalah pembelajar yang senantiasa membutuhkan edukasi, jika semua dilakukan dengan benar, sistematis dan terukur maka kejadian kartu suara hangus bisa ditekan seminimal mungkin, semoga kelak kejadian seperti ini bisa diantisipasi dengan komunikasi massa yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-4851550448627521704?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/4851550448627521704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/edukasi-massa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4851550448627521704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4851550448627521704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/edukasi-massa.html' title='EDUKASI MASSA'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-399808282114563146</id><published>2009-04-05T20:09:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.799-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>Promosi Diri lewat Web &amp; Blog</title><content type='html'>Jika sekarang bertebaran blog artis, blog politikus bahkan blog beberapa orang terkenal menunjukkan bahwa blog mampu menjadi media pemasaran yang luar biasa, semakin menjamurnya blog maka Google Adwords juga semakin menguat,efeknya Google adsense untuk para blogger semakin menunjukkan esksistensinya. Pemasaran adalah sebuah kalimat yang salama ini dihindari oleh beberapa pelaku blogger.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika diminta mengikuti sebuah seminar tentang pemasaran, membangun mental maka seminar - seminar seperti ini cenderung dianggap kurang penting, justru seminar ini yang nanti akan menunjukkan kelasnya setelah seorang blogger mampu menghasilkan earning dalam jumlah banyak. Ketika mereka mulai melirik e commerce maka mau tidak mau mereka harus siap - siap belajar pemasaran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi adalah alat pemasaran yang paling ampuh, jika ingin menerjuni dunia bisnis online maka mengenal dasar - dasar promosi menjadi sebuah kewajiban tanpa pengetahuan dibidang pemasaran dan promosi maka bisnis online yang dijalankan bisa terhenti ditengah jalan karena tidak mendapatkan buyer atau pembeli.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-399808282114563146?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/399808282114563146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/promosi-diri-lewat-web-blog.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/399808282114563146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/399808282114563146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/promosi-diri-lewat-web-blog.html' title='Promosi Diri lewat Web &amp;amp; Blog'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1189512273730025014</id><published>2009-04-02T19:05:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.713-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>KOMUNIKASI POSITIF</title><content type='html'>Komunikasi bukan sekedar mengucapkan sesuatu atau menyampaikan sesuatu, komunikasi sudah sampai ke tataran interaksi manusia antar individu, individu dengan kelompok bahkan kelompok dengan kelompok. Semakin baik tataran atau kemampuan seseorang dalam berkomunikasi cenderung berpengaruh dalam kehidupannya baik dimasyarakat maupun di pekerjaan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kesuksesan seseorang secara finansial jika tidak didukung oleh sebuah kemampuan komunikasi yang baik justru membawa bencana, salah seorang pengusaha di Kabupaten Semarang memiliki kebiasaan untuk menunjukkan kesombongan, perilaku menunjukkan kekayaan dalam jumlah yang besar ini membuat banyak orang bukan terkagum – kagum tapi malah menjadi kurang berminat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi yang dibangun justru membunuh karakter yang dia bangun, nama baik dan reputasinya menjadi hancur hanya karena ketidakmampuan mengatur kata – kata dengan baik, kata – kata adalah anak panah yang mampu melukai hati dan perasaan seseorang. Kemampuan mengatur dan mengelola kata – kata membuat seseorang ditunggu dan dielu- elukan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kebijakan A’a Gym harus dihadang oleh komentar negative terhadap perilaku Pologami yang dilakukannya, Yusuf Mansyur menjadi terkenal karena kata – kata positifnya, bahkan Ustad Jefr Al Buchory menjadi naik daun akibat tutur kata yang baik, belum pernah ada tukang kritik yang menjadi berhasil, belum ada seseorang yang memiliki kebiasaan berkomentar negative menjadi orang hebat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kebiasaan berkomentar negative justru cenderung menjatuhkan seseorang Abraham Lincoln harus berlatih pedang di Westpoint hanya gara – gara salah melemparkan kritik, kesalahan bicara bias menjadi malapetaka, hanya gara – gara salah mengucapkan kata – kata seorang majikan di bunuh oleh pembantunya, hanya salah mengucapkan kata – kata seorang terdakwa bias di vonis lebih berat dari tuntutan jaksa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hanya dengan membiasakan berkomentar dan berkata positive, peluang menuju kemakmuran, peluang menuju kebahagiaan lebih menguat, tetapi komentar negative, komentar kurang bermutu justru mendekatkan kehancuran dan kesengsaraan. Jangan pernah mencoba teori ini, karena komentar selalu kembali ke kita, setiap komunikasi yang sudah kita lepaskan pasti akan kembali ke kita, saran saya…gunakan komunikasi positive dan komentar positive dalam apapun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1189512273730025014?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1189512273730025014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/komunikasi-positif.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1189512273730025014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1189512273730025014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/04/komunikasi-positif.html' title='KOMUNIKASI POSITIF'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1682096349329924700</id><published>2009-03-11T01:12:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.639-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>MANAJEMEN KONFLIK</title><content type='html'>Konflik adalah sebuah situasi ketika sumber daya yang terbatas dibutuhkan oleh beberapa orang dalam waktu yang bersamaan contohnya : antrian BBM, antrian minyak tanah dll, sebuah pertemuan antara dua buah kepentingan dalam waktu yang bersamaan contohnya : seorang anak diajak bermain futsal oleh teman satunya dan teman yang lain mengajak main band dalam waktu yang bersamaan. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penyebab Konflik&lt;br/&gt;- Perbedaan persepsi&lt;br/&gt;- Perbedaan sudut pandang&lt;br/&gt;- Perbedaan suasana hati&lt;br/&gt;- Perbedaan latar belakang&lt;br/&gt;- Perbedaan politik&lt;br/&gt;- Perbedaan agama&lt;br/&gt;dan perbedaan - perbedaan yang lain&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jenis - jenis konflik&lt;br/&gt;- konflik intrapersonal (Ira disukai oleh dua orang cowok yang sama - sama cakep dan Ira juga menyukai keduanya, konflik positif dan positif)&lt;br/&gt;- konflik interpersonal (Ira dan Ari saling bermusuhan gara - gara Ari ketahuan jalan bareng dengan pacar Ira)&lt;br/&gt;- Konflik interkelompok ( dalam satu team sepakbola, kapten dan bek bertengkar gara - gara kekalahan team)&lt;br/&gt;- Konflik antar kelompok ( Gank A menyerang Gank B karena salah paham)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Cara menangani Konflik ;&lt;br/&gt;1. Avoidance : menghindar dari lokasi atau sumber konflik&lt;br/&gt;2. Kompromi : masalah di selesaikan dengan cara baik - baik&lt;br/&gt;3. Konfrontasi : masalah diselesaikan dengan cara buruk&lt;br/&gt;4. Exit strategy : meninggalkan lokasi konflik sebelum konflik memuncak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Manfaat konflik&lt;br/&gt;- meningkatkan kompetisi&lt;br/&gt;- memicu perubahan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kerugian konflik&lt;br/&gt;- mengurangi kekuatan team&lt;br/&gt;- merusak integritas pribadi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konflik adalah segala hal yang tidak dapat dihindari, jika memang konflik muncul maka harus diselesaikan dengan cara baik - baik atau menggunakan metode win - win solution.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1682096349329924700?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1682096349329924700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/manajemen-konflik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1682096349329924700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1682096349329924700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/manajemen-konflik.html' title='MANAJEMEN KONFLIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6502004779393625895</id><published>2009-03-09T19:12:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.630-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOMUNIKASI KEPERAWATAN'/><title type='text'>KOMUNIKASI DENGAN MEDIA DIGITAL</title><content type='html'>Tidak pernah terpikir di benak semua orang ketika handphone yang biasa digunakan bisa menjadi alat konsultasi kesehatan atau keperawatan, hanya sekedar mencurahkan isi hati dengan sms berbiaya Rp. 100, 00 maka sudah bisa mengurangi beban pemikiran. &lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://imron46.blogspot.com"&gt;Gangguan jiwa&lt;/a&gt; bisa menimpa siapa saja, ada beberapa ciri atau kharakteristik penderita gangguan jiwa meskipun hal ini tidak bisa disebut mutlak, yang pertama bahwa penderita gangguan jiwa cenderung introvert, yang kedua mereka cenderung kurang dalam sosialisasi, ketiga memiliki gangguan dalam konsep diri dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi dengan media digital adalah sebuah solusi bahwa jarak, ruang dan waktu bukan halangan untuk melakukan teleconsulting, melakukan telenursing, beberapa bentuk dan metode kesehatan dengan menggunakan media digital membantu orang menggapai tingkat kesehatan yang lebih baik dan lebih optimal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika sebuah Rumah sakit memiliki Lokal Area network sehingga antar ruang memiliki koneksi secara intranet, akses data dari ruang satu ke ruang lain menjadi sebuah hal yang sangat simple, statistik dihitung dalam hitungan detik, bahkan pengalokasian pegawai dilakukan dengan bantuan media digital, mengurangi keterbatasan sumber daya manusia kemudian dipasang beberapa kamera pemantau dengan tujuan mengontrol pasien, pengunjung, keamanan sarana dan prasarana.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konsultasi bisa dilakukan dengan metode file sharing, saling berkirim email atau bahkan chatting lewat jaringan LAN, koneksi lewat jaringan LAN lebih memungkinkan data terkirim secara utuh, jika dibandingkan telepon maka data yang terkirim tidak memiliki otentifikasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Komunikasi dengan media digital adalah sebuah solusi di masa depan, sebuah Rumah sakit futuristik yang mampu diawasi dalam jarak jauh, seorang direktur RS masih mampu memantau segala hal yang terjadi di RS meskipun dia berada di luar negeri sekalipun, teknologi menjadi alat menggapai perubahan lebih baik, kapan kita bisa segera berbenah untuk membentuk sebuah Cyber Hospital?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6502004779393625895?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6502004779393625895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/komunikasi-dengan-media-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6502004779393625895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6502004779393625895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/komunikasi-dengan-media-digital.html' title='KOMUNIKASI DENGAN MEDIA DIGITAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3882324883320282487</id><published>2009-03-04T00:03:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.618-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>PENGARUH KOMUNIKASI DAN PEMASARAN DIRI</title><content type='html'>Selama ini kita telah melewati tahapan pilkada atau pemilihan kepala daerah, tapi pada tanggal 9 April 2009, momen itu akan berganti dengan pemilihan anggota legislatif, banyak masyarakat yang bingung dan bertanya - tanya siapa yang harus saya pilih, dengan begitu banyak pilihan, begitu banyak janji maka akan begitu banyak pula sikap no respons karena ketidakmampuan memberikan pilihan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Banyak jalan menuju Roma, sehingga tadinya legislatif yang bertujuan untuk mewakili aspirasi dan suara rakyat beralih menjadi keinginan untuk mendapatkan pekerjaan karena banyaknya orang yang belum bekerja.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perubahan paradigma wakil rakyat menjadi orang yang bekerja akan mengubah target dan tujuan seseorang setelah menjadi anggota legislatif, keinginan berjuang akan dipupus oleh keinginan membeli mobil, membangun rumah mewah untuk memenuhi aktualisasi diri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Calon anggota legislatif tidak hanya laki - laki tapi juga perempuan, dengan berbagai metode marketing, mereka memajang gambar dan foto diri di jalan - jalan. Jika saja mereka mau memikirkan nasib pendidikan bagi rakyat yang memikirkannya maka rakyat akan memiliki loyalitas terhadap pilihannya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mencalonkan diri menjadi anggota legislatif adalah memasarkan diri agar semakin dikenal oleh masyarakat dan semakin dikenal oleh beberapa politikus lainnya, jika perlu mereka menjalin perkenalan lewat sosial networking seperti facebook dan friendster.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semoga metode komunikatif Barack Obama akan menginspirasi para anggota legislatif dalam menjaring massa, sebuah keyakinan dan loyalitas akan sulit digeser oleh uang maupun money politic. Komunikasikan diri anda ke semua orang, tebarkan senyum, ulurkan tangan (tidak selalu uluran tangan adalah dengan uang), libatkan diri anda dengan kegiatan masyarakat maka self marketing anda akan sangat hebat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika merasa komunikasinya buruk, baca artikel http://www.andriewongso.com" maka kelak pendukung akan menjadi kekuatan besar di 9 April 2009 besok, semoga artikel ini bisa menjadi renungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3882324883320282487?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3882324883320282487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/pengaruh-komunikasi-dan-pemasaran-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3882324883320282487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3882324883320282487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/03/pengaruh-komunikasi-dan-pemasaran-diri.html' title='PENGARUH KOMUNIKASI DAN PEMASARAN DIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3162976996167284083</id><published>2009-02-20T19:27:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.607-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi verbal'/><title type='text'>TINGKATAN KOMUNIKASI</title><content type='html'>Tingkatan Komunikasi dibagi dalam 3 tingkatan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;1. Komunikasi intra personal&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;2. Komunikasi interpersonal&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;3. Komunikasi massa&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi intrapersonal&lt;/strong&gt; adalah komunikasi dengan diri sendiri, berusaha mengenal diri sendiri dan segala konsep diri yang melingkupinya, menyanyakan kepada diri sendiri tentang segala hal yang ingin dia ketahui terkait dengan keinginan, kebutuhan dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Metode&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Refleksi&lt;/strong&gt; : menanyakan kepada diri sendiri apakah tujuan hidup sudah tercapai atau belum, apakah hal yang direncanakan mampu dilaksanakan dengan baik&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Renungan&lt;/strong&gt; : melakukan tanya jawab atau dialog dengan diri sendiri apa yang sudah dilakukan, apakah hidup sudah seperti yang diinginkan dll&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Curhat/diary&lt;/strong&gt; : menuliskan semua perasaan yang ada dalam hati kedalam bentuk tulisan privat sehingga bisa direnungi, dianalisa masalah apa yang terjadi dan bagaimana memecahkan masalah tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kontemplasi&lt;/strong&gt; : berdialog dengan diri sendiri, apakah diri sudah sesuai dengan konsep yang diterima masyarakat atau belum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi Interpersonal&lt;/strong&gt; adalah berkomunikasi dengan orang lain secara face to face maupun dalam kelompok.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Metode&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi searah&lt;/strong&gt; : pembicara memberikan sebuah informasi dan pendengar menyimak informasi tanpa memberikan pertanyaan, argumentasi maupun sanggahan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi dua arah&lt;/strong&gt; : pembicara dan pendengar saling melakukan aksi reciprokal atau saling berbalasan, saling bertukar peran, pendengar terkadang memberi informasi, pembicara terkadang mendengarkan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Syarat komunikasi interpersonal yang baik.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Good Listener&lt;/strong&gt; : mendengarkan orang lain untuk memberi kesempatan mereka mengungkapkan ide atau pemikiran&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Intonasi&lt;/strong&gt; : beri irama dalam setiap ucapan sehingga kata - kata mampu diserap dan dicerna oleh pendengar&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Empati&lt;/strong&gt; : memperhatikan respon emosi orang lain, jangan terlalu banyak humor jika lawan bicara sedang sedih atau sebaliknya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Humor&lt;/strong&gt; : menyegarkan hubungan dengan sebuah suasana yang fresh dan tidak terkesan formal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi Massa&lt;/strong&gt; : menyampaikan informasi kepada beberapa orang di sebuah situasi yang sengaja diciptakan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Syarat&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Positioning : menguasai posisi dimana harus berdiri, kapan harus mendekat, kapan harus menjauh, membuat perubahan posisi di depan, ditengah maupun dibelakang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Volume Suara : ucapan yang dikeluarkan mampu didengarkan oleh orang - orang dalam massa tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahasa Tubuh : jangan terlalu banyak mengekplorasi bahasa tubuh yang tidak perlu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Motivasi : gunakan kata - kata atau bahasa yang inspiratif maupun membangkitkan motivasi, bahkan dalam suasana belajar mengajar sekalipun, memotivasi orang lain sekalipun merupakan sebuah hal perlu dipertimbangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3162976996167284083?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3162976996167284083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/tingkatan-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3162976996167284083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3162976996167284083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/tingkatan-komunikasi.html' title='TINGKATAN KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5037396910245586019</id><published>2009-02-09T19:23:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.592-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>KATA SEX &amp; BUGIL MEMICU ORANG MEMBACA</title><content type='html'>Ketika pada tahun 1998 muncul sebuah situs 17tahun yang berisi cerita - cerita dewasa, begitu banyak remaja yang menyegerakan diri ( wadow istilahnya kayak apa aja) untuk membuka situs tersebut, disitus tersebut diceritakan tentang beberapa pengalaman seksual para penulisnya, dari pengalaman seksual yang wajar sampai pengalaman seksual yang tidak wajar, fenomena apa yang terjadi dengan generasi muda kita? sehingga berdasarkan freekeyword tracker kata tertinggi yang paling banyak dicari oleh orang - orang didunia adalah sex, naked, telanjang, bugil dsb.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa yang sebenarnya mendasari sehingga dengan kata - kata tersebut beberapa orang akan segera mengarah ke situs - situs yang menyajikan gambar telanjang, gambar bugil maupun cerita dewasa, sebegitu kuatnya pengaruh kata - kata ini sehingga pemerintah turun tangan untuk melakukan peringatan bahwa pemilik situs bisa kena pasal dari UU ITE. Akhirnya beberapa situs penyedia cerita porno itu pun gulung tikar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa yang sebenarnya terjadi dengan otak manusia ketika kata sex itu muncul, fantasi..khayalan...pleasure dll, dengan adanya gambar, kata - kata jorok dll maka pikiran dari si pencari akan menemukan sebuah perasaan nyaman, perasaan terpenuhi kebutuhan dasar, jika saja mereka tahu resiko bahwa informasi yang terlalu sering masuk ke otak akan membuat memori otak menjadi kehilangan kemampuan terbaiknya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika anda masih sayang dengan otak anda, maka jangan mudah terpicu untuk membaca atau melihat gambar maupun tulisan yang bertema sex maupun telanjang, resikonya anda akan membebani otak anda sendiri dengan informasi yang tidak penting dan tidak perlu, jika masih banyak kesenangan lain yang bisa dicari mengapa tidak mencari kesenangan yang lain saja, Main Games contohnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5037396910245586019?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5037396910245586019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/kata-sex-bugil-memicu-orang-membaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5037396910245586019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5037396910245586019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/kata-sex-bugil-memicu-orang-membaca.html' title='KATA SEX &amp;amp; BUGIL MEMICU ORANG MEMBACA'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8848223573592647653</id><published>2009-02-03T19:42:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.582-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>MUTIARA KEBIJAKAN DALAM KOMUNIKASI</title><content type='html'>Pernahkah terbayangkan kita berbicara dengan orang bertutur kata santun, dengan tutur kata tertata dan penuh motivasi, ungkapan yang diungkapkan begitu halus dan penuh kesantunan. Jika orang bijak berkata maka rumput pun akan ikut mendengarkan (memang rumput bisa mendengar..?) Just Kidding.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang bijak memang selalu memperhatikan kata - katanya, sang bijak tak pernah lupa dengan semboyan bahwa mulutmu adalah harimaumu..makanya sang bijak tidak pernah berusaha mengumpulkan berbagai macam fakta maupun data untuk menyakiti orang lain, jika ada kejadian buruk menimpa maka sang bijak hanya akan berkata ...SABAR.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang bijak bisa saja masih sangat muda atau bahkan sangat tua, umur tidak akan mempengaruhi cara seseorang dalam menentukan kebijakan, karena kebijakan ditentukan bagaimana seseorang mengenal dirinya dan bagaimana seseorang menyayangi orang lain, orang bijak akan berhati - hati dalam bertutur karena khawatir bahwa seseorang akan terluka oleh kata - katanya, sebuah penuturan yang halus, mengena dan memang mampu menelanjangi jiwa manusia akan membuat semua pendengarnya terkesima, bagaimana mungkin orang mulia seperti ini bisa terlahir.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sang bijak tidak hanya menjaga kata - katanya, tetapi juga pikiran dan hatinya, sang bijak tidak suka menyebarkan fitnah atau tuduhan tanpa bukti yang disebarkan karena nafsu angkara murka, nafsu duniawi yang telah membuat manusia lupa bahwa setiap yang kita perbuat pasti akan dibalas, mengapa tidak berbuat baik saja?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Satu hal yang sering dilupakan manusia adalah balasan..mereka merasa paling kuat, merasa paling berkuasa tanpa sadar bahwa malaikat kematian senantiasa mengawasi semua perilaku kita dan hanya menunggu waktu untuk segera mencabut nyawa. Merasa kenal dengan orang - orang terhebat didunia tanpa sadar mereka melakukan kekacauan dimuka bumi, dari yang menyerang kaum lemah, menyerang kelompok lain.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Memang sang bijak harus turun diantara mereka untuk menyegarkan jiwa mereka dengan ajaran kebaikan, karena dunia ini sebenarnya akan lebih menjadi indah ketika cinta dan kasih sayang mengalahkan dendam dan kebencian...mampukah kita menumbuhkan cinta dan kasih sayang dan membunuh kebencian tersebut...hanya Anda yang bisa menjawab renungan ini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8848223573592647653?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8848223573592647653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/mutiara-kebijakan-dalam-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8848223573592647653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8848223573592647653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/02/mutiara-kebijakan-dalam-komunikasi.html' title='MUTIARA KEBIJAKAN DALAM KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-2140265641989989199</id><published>2009-01-12T20:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.513-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>KOMUNIKASI DIGITAL</title><content type='html'>Apa sih manfaatnya menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam keperawatan? memang perawat butuh komputer dalam merawat pasien, khan cukup menyediakan spuit 3 cc trus menyiapkan obat khan sudah beres, mau infus tinggal menyiapkan abocath dan plabot serta infus set sudah selesai, mau pasang NGT cukup menyiapkan alat sudah beres, kenapa harus menggunakan teknologi informasi segala?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terkesan pertanyaan diatas simple dan sepele, padahal pertanyaan diatas bisa saja muncul bagi orang yang memang tidak mau berkembang, ketika keperawatan mulai menerapkan &lt;strong&gt;Sistem Informasi Manajemen Keperawatan &lt;/strong&gt;maka bagi beberapa orang yang tidak mau berkembang pasti akan ditanyakan dengan pertanyaan diatas, apakah kita akan selalu mendewakan logika akal sehat kita dalam melakukan sebuah tindakan, mengapa tidak memberi kesempatan teknologi digital untuk mengambil alih memori otak kita?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Teknologi informasi dan komunikasi membantu manusia mempercepat pengolahan data, jika data pasien beserta semua pemeriksaan labnya bisa dianalisis dengan komputer, nilai precisi dari pemberian obat secara titrasi memiliki ketepatan tinggi maka apalagi yang akan menghambat kerja kita, tidak perlu lagi mengitung rumus tetesan infus, tidak perlu harus menginterpretasi EKG karena sudah dianalisis secara digital, bahkan hanya untuk pengukuran tumbuh kembang dan analisis sekalipun bisa menggunakan alat bantu teknologi digital.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika satu keping DVD bisa menyimpan data ratusan pasien, berapa banyak penghematan yang bisa dilakukan? penghematan secara finansial maupun secara sumberdaya, untuk menyimpan arsip kertas dibutuhkan ruang penyimpanan yang sangat besar dan luas, sementara penyimpanan digital membutuhkan ruang yang lebih kecil bahkan bisa dibawa kemana saja tanpa khawatir data tersebut mampu dibaca oleh orang lain,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saatnya kita mulai berbenah diri menyambut telenursing, sistem informasi asuhan keperawatan, sistem informasi manajemen RS dan berbagai macam software terbaru yang akan membantu kita dalam efektivitas dan efisiensi.Teknologi informasi bukan lagi urusan orang TI tapi sudah menjadi kebutuhan bagi semua lini kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-2140265641989989199?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/2140265641989989199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/01/komunikasi-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2140265641989989199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2140265641989989199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/01/komunikasi-digital.html' title='KOMUNIKASI DIGITAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-528822533271983060</id><published>2009-01-08T20:36:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keperawatan'/><title type='text'>BERBICARA DENGAN HATI</title><content type='html'>Pernahkah selintas terpikir dalam benak kita tentang apa yang telah kita ucapkan, berapa hati yang sudah terlukai, berapa banyak mulut yang melemparkan sumpah serapahnya atas kesalahan tutur kata kita, tutur kata bukan hanya sekedar ucapan, atau ungkapan perasaan, kata - kata adalah anak panah yang meluncur menembus jiwa orang lain, jika kita bisa meresapi diri dan meresapi apa yang orang lain maka betapa mesranya sebuah komunikasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pernah berkumpul dalam sebuah komunitas dunia maya, dalam sebuah situs saling menumpahkan opini dan mengirimkan beberapa kata saling sapa dengan beberapa member, karena suatu kejadian, situs tersebut tutup, dalam situasi dan kondisi yang seperti ini maka jika kita tidak menggunakan hati maka yang akan keluar adalah sumpah serapah dan berbagai kata - kata tidak etis yang keluar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bicara dengan hati adalah merefleksikan apakah kata - kata yang kita ucapkan akan membuat orang lain terluka atau membuat orang lain menjadi tidak nyaman, kedewasaan tidak terukur dari umur tapi dari ATTITUDE. mohon maaf jika sebenarnya saya masih anak - anak. Keinginan untuk berubah menjadi orang dewasa dan orang tua adalah sebuah transisi dan transformasi menuju kedewasaan diri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika anda pernah melukai hati, pernah membuat sebongkah hati menjadi tidak nyaman, mintalah maaf karena setelah ajal menjemput maka penyesalan dan maaf tidak akan lagi diterima. Mari kita berlatih berbicara dengan hati bukan dengan logika semata, rasakan apa yang dirasakan oleh orang lain akibat kata - kata kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-528822533271983060?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/528822533271983060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/01/berbicara-dengan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/528822533271983060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/528822533271983060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2009/01/berbicara-dengan-hati.html' title='BERBICARA DENGAN HATI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-9065674706099795214</id><published>2008-10-30T00:12:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.497-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='egostate'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='analisis transaksional'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dewasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='orang tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>ANALISIS TRANSAKSIONAL</title><content type='html'>Dalam setiap hubungan dan interaksi dengan berbagai tingkatan dan perbedaan latar belakang, mengetahui ego state adalah sebuah langkah yang sangat ideal. Mengetahui egostate lawan bicara akan membuat kita menggunakan bahasa yang se visi dengan lawan bicara kita, Ada 3 egostate yang akan dibahas dalam posting kali ini, pertama adalah egostate anak, kedua adalah egostate dewasa dan ketiga adalah egostate orang tua.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setiap egostate terwakili oleh beberapa symbol yang melambangkan kekuatan karakter atau sifat dari individu dengan egostate tertentu. Anak bisa berada dalam tahap egostate anak, dewasa bahkan orang tua. Anak yang memiliki egostate anak maka dia akan menggunakan bahasa paedagogik, bahasa anak - anak dengan tingkat ketajaman analisa yang rendah, segala hal dilihat dari segi penampilan dan fisik belum dinilai dari segi kualitas. Seorang anak memilih baju maka warna, kemudian sablon, menjadi bahan pertimbangan pertama, meskipun merknya lebih branding menurut orang dewasa jika warnanya tidak atrractive maka anak kurang tertarik, secara fisik mereka melihat kaos dari sudut luar bukan dari kenyamanan. Anak yang beregostate dewasa mulai menggunakan analisis dalam menilai sesuatu, jika saya mencubit teman saya maka dia akan balas mencubit saya. Anak dengan egostate dewasa bisa terbentuk karena urutan dalam kelahiran, pengalaman dan kejadian hidup. Pengasuhan orang tua dll.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Anak dengan egostate orang tua maka dia akan menampilkan kesan bijaksana dalam melakukan segala sesuatu, Tidak usah bertengkar sekarang kita main yang lain aja yuk .. yang penting teman - teman bisa main bersama, kalo PS khan cuma 2 orang, sementara kita khan 7 orang. Selain kematangan secara emosi pada umur anak - anak, mereka lebih kebal terhadap tekanan mental yang menimpa mereka, bisa terjadi karena secara continue mereka mendapatkan cara asuh yang benar, mereka mampu menempatkan diri secara wajar dalam segala situasi, bahkan terlihat berwibawa dikalangan anak - anak.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dewasa dengan egostate anak. Kebayang gak sih orang berusia sekitar 28 tahun tapi tingkahnya kaya anak SMP, masih sering urakan, masih sering cari perhatian, masih sering bertingkah laku seenaknya sendiri seperti tidak sadar kalau dia sudah besar.. perilakunya nyaris seperti anak usia belasan tahun, dalam bertutur dan berperilaku masih seperti anak ABG yang demen istilah gaul, memakai aksesoris gaul, jangankan diajak debat, diajak diskusi pasti pengen menang sendiri, maklum anak - anak. Dewasa dengan egostate dewasa, alias sesuai dengan porsinya, tidak mudah terpancing emosi tapi juga belum begitu bijak, dalam melakukan segala hal masih menggunakan logika dan akal sehat belum dengan olah jiwa dan olah rasa, Segala hal dilihat dengan rasionalisasi. Bahkan untuk perbuatan buruk sekalipun akan dirasionalisasi sebagai kebenaran.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dewasa sebagai orang tua, dalam usia muda sudah bisa menuntun orang lain menuju ke arah yang lebih baik, bisa karena kedalaman ilmu, bisa pula karena ketinggian dari filosofi yang dia pahami, bisa terbentuk karena pengalaman hidup dan interaksi dengan orang - orang yang bijaksana. Dengan penuh pertimbangan semua ucapan dan perilaku dia lakukan dengan sangat hati - hati, bahkan dia memegang pepatah jawa, digdoyo tanpo aji, menang tanpo ngasorake dan nglurug tanpo bolo atau menang tanpa ilmu tenaga dalam, menang tanpa harus mengalahkan, dan mendatangi musuh tanpa banyak teman.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Orang tua dengan egostate anak, wah ini jelas bahaya, bisa rebutan acara televisi dengan anaknya, rebutan pergi ke kamar mandi dengan anak, bahkan jika anak berani mengambil makan duluan bisa dihukum gak boleh makan. Orang tua egostate dewasa bertingkah lebih tenang tapi masih belum bijak, sering melakukan segalanya dengan pertimbangan rasio dan akal sehat jika anaknya mencintai seseorang maka latar belakang pekerjaan selalu menjadi bahan kajian utama, keturunan kyai atau keturunan preman diperhatikan dengan seksama. Orang tua yang beregostate orang tua maka ini adalah pemimpin dalam segala situasi, jangankan marah. Ketika segala sesuatu tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan maka dia akan menyusun rencana bagaimana mengubah kejadian tersebut agar menjadi lebih baik, jangan harap orang tua dengan egostate orang tua menyalahkan orang lain. Dengan kebijaksanaan dan kematangan berfikirnya maka dia mampu menyelesaikan masalah tanpa masalah. Jika anda menemukan seorang ulama besar karismatik maka dia berada dalam orang tua dengan egostate orang tua. Apakah anda sudah sadar di posisi mana anda berada?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-9065674706099795214?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/9065674706099795214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/analisis-transaksional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/9065674706099795214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/9065674706099795214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/analisis-transaksional.html' title='ANALISIS TRANSAKSIONAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-253215807709479902</id><published>2008-10-23T18:48:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.413-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembelajaran sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mentoring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mentor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='intelektual'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='praktisi'/><title type='text'>MENTOR DAN MENTORING</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Pengertian Mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Dukungan/bimbingan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mendukung dan membimbing orang lain – untuk berjuang dan berusaha mencapai tujuan tertinggi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Seorang penasehat/pembimbing yang dipercaya dan bersahabat, terutama seseorang yang baru di suatu peran tertentu (rowntree, 1981)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Peran Mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Terlibat di dalam hubungan interpersonal yg kuat dng orang yg kurang berpengalaman, pada umumnya orang yg lebih muda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Figur seorang mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mempunyai pengetahuan cukup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Pengalaman yg memadai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Memahami dan mengerti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Penasehat yang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mempunyai ketetapan hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Perencanaan yang baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Penguasaan diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Pembimbing/penunjuk jalan yang dipercaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Perawat Mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Seorang berwenang yg dihormati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Seorang praktisi perawat teladan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="NO-BOK"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Telah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="NO-BOK"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mengetahui pada yg ada di depannya, mampu memberi dukungan dan dorongan keberanian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mengerti dan berbicara dengan ungkapan akademik dan tuntutan esoteris&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Bertindak atas nama orang yg dibimbingnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mengenali kompetensi bimbingannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring palsu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Type Mentoring &lt;span&gt;menurut Morton-Cooper &amp;amp; Palmer&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring palsu : Dukungan untuk tugas-tugas yg berhubungan dengan kualifikasi profesional dan pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring sejati : dukungan seutuhnya bagi individu untuk mengembangkan sebuah peran profesional yg baru dan kompleks&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Cirri perawat mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Muncul pada masa awal untuk menawarkan dukungan, menghilangkan rasa takut dari pengasingan, ketidakpedulian, cemoohan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Dapat bertindak sebagai seorang pembimbing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Dapat memberikan peringatan dan pandangan, mefasilitasi pembelajaran, menberi umpan balik, kritik konstruktif dan pujian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Dapat menerjemahkan dan menerangkan syarat-syarat kursus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Bertindak sebagai advokat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="FI"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Memperbolehkan kemandirian dan dapat memisahkan diri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Konsep menthoring&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Perkembangan sepanjang hidup (Erik Erikson)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Tahap perkembangan intelektual dan etika (William Perry)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Teori pembelajaran (Albert Bandura)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Perkembangan sepanjang hidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Tahap paling relevan bagi mentor usia dewasa menengah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring sebuah manifestasi tugas orang dewasa menengah (merriam, 1983)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Tugas utama generativitas-stagnani tergantung tugas perkembangan sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Kekuatan produksi dan kepedulian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Dibutuhkan kematangan emosional yg cukup orang yg dibimbing, identitas diri adequatm kemampuan berhubungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Perkembangan intelektual dan etika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Hubungan mentoring dipengaruhi kemampuan intelektual dan etika secara bertahap&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Ditandai dengan kemandirian, fleksibilitas, keterbukaan dan kobinasi ideal dukungan-tantangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Teori pembelajaran sosial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Model (teladan) aspek penting dalam mentoring&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Orang yg dibimbing akan meniru perilaku, nilai-nilai dan sikap mentor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Berkaitan dengan prinsip penguatan dan peniruan dlm hubungannyg dengan pengendalian dan modifikasi perilaku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Partisipasi peran bentuk pembelajaran paling ampuh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam konteks&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-90pt;margin:0 0 0 108pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam organisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-90pt;margin:0 0 0 108pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-90pt;margin:0 0 0 108pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam keperawatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam organisasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dapat berlangsung dlm hubungan kontrak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Diimplemetasikan sebagai bagian sebuah program organisasi atau pengembangan karir bukan pengembangan kepribadian dewasa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Model yg saling menguntungkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Masalah hubungan berakar dari komunikasi yg buruk, salah persepsi, gagal komunikasi, ketergantungan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Program mentoring digunakan sangat luas: program anak berbakat, pelatihan guru awal-lanjutan, pengembangan staf, program mahasiswa, pendidikan perawat dll&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Tujuan untuk menumbuhkan kemandirian, pembelajaran yg diatur sendiri, memungkinkan pembelajaran yg tak mungkin dilakukan di dalam kelas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Mentoring dalam keperawatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt;Perawat mampu bekerja dengan cara kolaboratif dan kooperatif dengan profesi kesehatan lainnya dan mengenali serta menghargai konstribusi dlm tim kesehatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Berakar pada penerapan pembelajaran orang dewasa dan teori perkembangan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;" lang="SV"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;span style="font:7pt &amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Memungkinkan pendatang baru dlm keperawatan untuk melewati masa peralihan lebih lancar dari pemula menjadi praktisi penuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin:0;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-253215807709479902?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/253215807709479902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/mentor-dan-mentoring.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/253215807709479902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/253215807709479902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/mentor-dan-mentoring.html' title='MENTOR DAN MENTORING'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3487146402802191909</id><published>2008-10-22T21:18:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.224-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non verbal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='verbal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keperawatan'/><title type='text'>KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL</title><content type='html'>Komunikasi Non Verbal : kebiasaan bentuk dalam paralanguage dan kinesik ditambah area artikulasi seperti proksimity/jarak&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Randall P Harrisan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Performance Codes : gerakan anggota tubuh, ekspresi wajah, gerakan mata, gesture, postur tubuh, kontak fasial, paralinguistic phenom ( keluh kesah, menguap, tertawa, mendengkur)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Artifactual Codes : manipulasi pakaian, kosmetik, perlengkapan, obyek seni, symbol status, arsitektur.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Mediational Codes : Aransemen lagu, editor pengatur foto, foto close up, shooting metode long shoot, sound effect&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Contextual Codes : tanda non verbal muncul pada waktu dan tempat tertentu dari system komunikasi dalam penggunaan atau pengaturan artifactual code oleh komunikator.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Klasifikasi pesan menurut Duncan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Kinesik : gerak tubuh yang terdiri dari 3 komponen, fasial, gestural, postural, fasial ( bahagia, terkejut, marah, takut, sedih, takjub)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Paralinguistik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Proksemik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Oflaksi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Sensitivitas kulit&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Artifaktual&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Komunikasi wajah (Leather, 1976)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wajah mengkomunikasikan penilaian dengan ekspresi senang dan tidak senang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wajah mengkomunikasikan berminat atau tidak pada orang lain&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wajah mengkomunikasikan intensitas keterlibatan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wajah mengkomunikasikan tingkat pengendalian individu&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;Wajah menunjukkan kurang pengetahuan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Gesture&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt; : gerakan sebagian anggota badan seperti tangan, mata untuk mengkomunikasikan berbagai arti dan makna&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mendorong/membatasi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyesuaikan/mempertentangkan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Perasaan positif/negatif&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Memperhatikan/tidak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Melancarkan/tidak reseptif&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyetujui/menolak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Posture&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt; : Berkaitan dengan komunikasi antar status dimana orang yang statusnya rendah akan kaku dan tegang ( Mehrabian, 1981)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Immediacy : suka/tidak suka&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Power : status komunikator tinggi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Responsiveness : Individu bereaksi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="DE"&gt;Pesan Proksemik (Edward T Hall)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;Akrab (dekat 0 – 6 inci, jauh 6 – 18 inci)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Personal ( dekat 18 – 30 inci, jauh lebih dari 30 – 4 kaki)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Sosial ( dekat 4 – 7 kaki, jauh 7 – 12 kaki)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Publik (dekat 12 – 25 kaki, jauh 25 kaki lebih)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Pesan paralinguistik&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Nada&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Kualitas suara&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Volume&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Kecepatan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Ritme&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Pesan sentuhan dan oflaksi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Tanpa perhatian (detached)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Kasih sayang ( mothering)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Takut ( fearful)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Marah (angry)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Bercanda (playful)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Oflaksi ( Parfum dan bau badan)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Facial expression ( Ekman dan Friesen, 1975)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Fear/takut&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Surprise/terkejut&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Anger/marah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Happiness/gembira&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Disgust/muak&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sadness/sedih&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Fungsi komunikasi non verbal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Repetisi/mengulang gagasan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Susbtitusi/menggantikan lambang verbal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kontradiksi/menolak pesan verbal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Komplemen/memperkaya pesan verbal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Aksentuasi (Dale G Leather)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="a"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Faktor non verbal menentukan makna komunikasi interpersonal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Perasaan dan emosi lebih cermat lewat non verbal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Pesan non verbal jauh dari kerancuan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Memiliki metakomunikasi yang tinggi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Cara komunikasi yang efisien&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Sarana sugesti yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Komunikasi non verbal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Immenent reference/membuat referensi masa lalu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Determinasi/kata – kata selalu mengkomunikasikan sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Contras and the working prinsiple of rassonable alternatif/penerima harus tahu secara pasti signal yang akan dikomunikasikan, penerima harus dapat mengenali signal yang mereka terima setelah disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Recurent/bercerita tentang dirinya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;Relativity of signal and write/tanda sebagai informasi atau noise ( kode khusus ex : ketukan sepatu ketika menyontek)&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;Reinforcement/presentasi pesan dalam 1 paket dengan non verbal&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;Adjustement/kesamaan signal&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;Priority/memulai interaksi itu sendiri&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;"&gt;The forest and the trees/melihat seluruh pembicaraan&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3487146402802191909?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3487146402802191909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/komunikasi-verbal-dan-non-verbal.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3487146402802191909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3487146402802191909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/komunikasi-verbal-dan-non-verbal.html' title='KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1937947258068476762</id><published>2008-10-22T20:10:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEPRESI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PIKIRAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KATA-KATA'/><title type='text'>PENGARUH KATA - KATA DALAM KOMUNIKASI</title><content type='html'>Penyampaian informasi bisa diberikan dalam beberapa bentuk salah satunya dalam bentuk verbal, penyampaian informasi dalam bentuk verbal mampu memperjelas pesan yang begitu sulit dipahami jika menggunakan pesan non verbal. Contoh : ketika anda melambaikan tangan ke teman anda sementara didepannya ada seorang pria atau wanita yang lebih tua maka bisa terjadi orang yang berada didepan teman anda tersebut akan merasa aneh dengan lambaian tangan anda, respon non verbal sering menimbulkan bias yang justru menimbulkan kelucuan jika diceritakan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Verbal pun jika tidak satu persepsi juga akan menimbulkan penyimpangan makna, alkisah seorang teman menghadiri sebuah acara pernikahan dan dia diminta menjadi saksi bagi mempelai pria, sang pembawa acara meminta " poro sederek sedanten dipun aturi jumeneng" karena teman saya tersebut orang Jakarta dan tidak paham bahasa jawa maka dia tetap memilih untuk duduk, betapa kagetnya dia ketika akhirnya pembawa acara meminta dia untuk berdiri, dia malu sekali.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kejadian berikutnya adalah ketika Anton yang anak Jakarta pula berlebaran ke kampung di Jawa, setiap bertemu dengan orang lain, temannya yang bernama Sugeng selalu mengucapkan " sugeng riyadi" karena tidak paham maksudnya maka Anton pun ikut - ikutan dengan mengucapkan " Anton..Anton..", beberapa orang yang mendengar tertawa geli.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahasa menunjukkan siapa yang berbicara, seorang ekonom akan dianggap sebagai pakar ekonomi karena dia paling sering menggunakan kosakata ekonomi, seorang dokter dianggap pakar kedokteran ketika dia sering menggunakan istilah kedokteran. Manusia belajar dari kosakata, ketika kita akan belajar sebuah subyek baru maka yang diperlukan adalah memasukkan kosakata tentang subyek yang kita pelajari sebanyak mungkin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata - kata adalah sebuah senjata, menahlukkan hati yang marah, meredam orang yang depresi bahkan kata - kata mampu menghipnotis orang lain untuk melakukan sesuatu, kata - kata yang baik keluar dari pikiran yang baik pula, pikiran yang baik terkontrol oleh hati yang baik, jika kita bisa membersihkan hati dari semua penyakit maka pikiran kita akan baik, jika pikiran kita baik maka kata - kata kita akan baik.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahkan seorang pakar komunikasi terkemuka Dale Carnegie dan David J Schwart menulis dua buku dengan inti yang hampir sama, yang satu hati - hati dengan pikiran dan yang satu hati - hati dengan kata - kata. Jika negatif yang sering kita keluarkan maka kata - kata negatif pula yang akan kembali ke kita, coba saja anda mengejek orang lain maka akan ada orang lain yang mengejek anda. Jika begitu mengapa kita tidak mencoba berkata - kata yang baik saja?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya tunggu hasil anda mencoba berpikir baik tentang orang lain dan berkata baik kepada orang lain, jika ingin banyak teman maka sapalah begitu banyak orang maka anda tidak akan pernah kesepian karena akan ada selalu banyak orang yang mampu menemani anda, bukan kekayaan yang menarik teman tetapi kata - kata yang halus, sopan dan penuh penghormatan kepada orang lain akan menarik mereka untuk mendekat. Jadi jaga kata - kata anda seperti anda menjaga harta anda, anda dianggap sesuai dengan kata - kata anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1937947258068476762?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1937947258068476762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/pengaruh-kata-kata-dalam-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1937947258068476762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1937947258068476762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/10/pengaruh-kata-kata-dalam-komunikasi.html' title='PENGARUH KATA - KATA DALAM KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6958058802800409371</id><published>2008-09-24T18:57:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.206-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinamika Kelompok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keperawatan'/><title type='text'>DINAMIKA KELOMPOK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pengertian&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Suatu Pola atau prosesnpertumbuhan, perubahan atau perkembangan dari suatu bidang tertentu ( Webster : Encyclopedic Unabridged Dictionary, 1994)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sistem ikatan yang saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara unsur yang satu dengan yang lain, karena adanya pertalian yang langsung diantara unsur - unsur tersebut ( Sukamta, 1980)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelompok : Kumpulan individu - individu yang mempunyai hubungan tertentu yang membuat mereka saling ketergantungan satu sama lain dalam ukuran - ukuran yang bermakna ( lewin, 1958)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kualifikasi kelompok (Malkolm &amp;amp; Knowles, 1975)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Keanggotaan Jelas&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kesadaran anggota sebagai kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Adanya persamaan perasaan tentang tujuan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Saling ketergantungan : menyatu dalam kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Terjadi interaksi : komunikasi mempengaruhi, bereaksi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kemampuan untuk bertindak sesuai cara kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Kualifikasi dapat tercapai jika ada interaksi lama ( Sukamta, 1980)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hasil :&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Rasa Memiliki&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Solidaritas&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Interdependent&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Norma kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Struktur kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tahap pembentukan kelompok&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Performing&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pancaroba&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pembentukan Norma&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Berprestasi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Performing&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Individu Penjajagan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Meletakkan pola dasar perilaku kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Penjajagan situasi kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Rasa kekelompokan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Pancaroba&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Memperluas tujuan kelompok&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Identifikasi kekuatan/kelemahan individu&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Muncul konflik dan kerjasama&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Pembentukan norma&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Melihat karakteristik kepribadian lebih dalam&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Meningkatkan Kohesivitas dan trust&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Perilaku boleh dan tidak boleh&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Berprestasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Hubungan Harmonis&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Inovasi Berkembang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Prestasi kerja optimal&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6958058802800409371?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6958058802800409371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dinamika-kelompok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6958058802800409371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6958058802800409371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dinamika-kelompok.html' title='DINAMIKA KELOMPOK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8499211651615366009</id><published>2008-09-24T18:40:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.193-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konflik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KONFLIK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pengertian&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Suatu proses yang mulai bila satu pihak merasakan bahwa suatu pihak lain telah mempengaruhi secara negatif atau akan segera mempengaruhi secara negatif sesuatu yang diperhatikan pihak pertama&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;mencakup rentang yang luas : ketidakcocokan tujuan, perbedaan dalam penafsiran fakta, ketidaksepakatan didasarkan pada pengharapan perilaku, tindakan yang terbuka dan penuh kekerasan sampai keragam - ragaman yang halus dari ketidaksepakatan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Jenis Konflik&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konflik Fungsional&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Konflik Disfungsional&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tahapan Konflik&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Oposisi atau ketidakcocokan potensial : komunikasi buntu, kondisi anteseden, variabel pribadi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kognisi dan personalisasi : kondisi yang dipersepsikan, konflik yang dirasakan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maksud : bersaing, berkompromi, menghindar, kerjasama&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perilaku : perilaku pihak, reaksi orang lain&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hasil : Kinerja meningkat atau kinerja menurun&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Ragam Konflik&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Konflik Intrapersonal ( negatif - negatif, positif - negatif, positif - positif)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Konflik Interpersonal&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Konflik Kesukuan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Konflik antar kelompok/organisasi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Konflik Bilateral&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bahaya Konflik&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Ketegangan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Stress&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Ketakutan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Ketidakmampuan mengambil keputusan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Bingung&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Bias Peran&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Konfrontasi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Gangguan konsep diri&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Harga diri rendah&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- Ketidakpercayaan terhadap pihak lain&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8499211651615366009?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8499211651615366009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konflik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8499211651615366009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8499211651615366009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konflik.html' title='KONFLIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-2552156579660712078</id><published>2008-09-24T18:27:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.183-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Countertransferen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resisten'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hasil Terapeutik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transferen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>HASIL TERAPEUTIK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;1. Resisten&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Adalah usaha pasien untuk tetap menyadari aspek - aspek yang menyebabkan kegelisahan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Disebabkan oleh ketidakinginan pasien untuk berubah&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Sikap resisten ditunjukkan pada saat hubungan berjalan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Reaksi pasien terhadap perawat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Penyebab lain : dapat karena lingkungan, interpersonal, perubahan suasana&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bentuk resisten oleh pasien :&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Supresi dan represi informasi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Devaluasi diri dan keputusan melihat masa depan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Dipaksa sembuh secara tiba - tiba&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Berlebihan atau bertingkah laku tidak rasional&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Komunikasi dangkal&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;2. Transferen&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Suatu respon yang tidak disadari dimana perasaan dan sikap pasien terhadap perawat berhubungan dengan figure yang pernah hadir dalam kehidupannya.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Disebabkan karena adanya penyamaan generalisasi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Usaha untuk mengurangi kecemasan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Semua orang dilihat sama&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Perawat dapat dipandang sosok yang dicintai masa lalunya&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Ada dua tipe Transferens :&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;a. Transferen yang menunjukkan permusuhan&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pasien memendam kemarahan dan permusuhan maka bentuk perlawanannya depresi dan putus asa&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Jika perlawanan diungkapkan, pasien mengkritik, cerewet, mudah tersinggung, ragu terhadap pendidikan, ketrampilan dan pengalaman perawat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Bentuk paling ekstrim adalah pasien tidak mau komunikasi (diam)&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Tugas perawat memahami arti diam pasien dan menghadapi respon tersebut&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;b. Transferen ketergantungan&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Ditandai sikap pasien yang patuh, bekerjasama, menganggap perawat sebagai sosok yang sempurna&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Penilaian berlebihan terhadap karakter dan kualitas perawat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Perawat harus membangkitkan pengharapan pasien&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Jika harapan tidak terpenuhi akan bersikap memusuhi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;3. Countertransferen&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terapeutik yang buntu, dibentuk oleh respon emosional spesifik perawat yang disebabkan dari kualitas ataupun kemampuan pasien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tiga tipe countertransferen&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;a. Reaksi cinta/perhatian yang berlebihan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;b. Reaksi kemuakan/permusuhan yang berlebihan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Penyebab&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;a. Perawat terlibat dengan pasien sebagai pengamat&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;b. Bila dipelajari secara obyektif&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;    Dapat informasi lebih jauh mengenai pasien&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;    Dalam keadaan obyektif, perawat tidak harus sependapat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;    Jika pasien tertekan, perawat dituntut untuk mengerti perasaan pasien&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Cara menghindari countertransferen&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;   Menerapkan kejujuran&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;   Menguji hubungan secara keseluruhan, ketika pasien menyerang atau mengkritik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;4. Boundary Violations ( Pelanggaran Batas)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Terjadi ketika seorang perawat berada diluar batas hubungan terapeutik&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Melakukan hubungan ekonomi, sosial atau hubungan pribadi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kategori pelanggaran batas &lt;/strong&gt;:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas peranan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas waktu&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas tempat dan uang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas uang&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas hadiah dan pelayanan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas berpakaian&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas berbahasa&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas pengungkapan diri sendiri&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Batas kontak fisik&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Contoh Boundary Violations :&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Perawat mengajak makan siang/malam&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Hubungan sosial ekonomi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Menceritakan informasi pribadi&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Memperkenalkan dengan tujuan hubungan sosial&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Menerima hadiah dari pasien&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Melakukan Bisnis&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-2552156579660712078?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/2552156579660712078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/hasil-terapeutik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2552156579660712078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2552156579660712078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/hasil-terapeutik.html' title='HASIL TERAPEUTIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-32253040497078204</id><published>2008-09-23T23:55:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.174-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kekuatan komunikasi'/><title type='text'>KEKUATAN KOMUNIKASI</title><content type='html'>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada beberapa kekuatan besar yang mampu mempengaruhi dunia, kekuatan pertama adalah militer, kekuatan kedua adalah politik, kekuatan ekonomi, kekuatan teknologi dan yang terakhir adalah kekuatan komunikasi. Sebuah komunikasi tidak sekedar penyampaian ide dan penyampaian lambang dari satu orang ke orang lain, Komunikasi adalah sebuah interaksi antara seseorang dengan dirinya, seseorang dengan orang lain dan seseorang dengan massa. Kekuatan komunikasi mampu menggerakkan beberapa perubahan atau reformasi secara besar - besaran. Ketika Martin Luther King melakukan orasi maka ribuan warga kulit hitam mendengarkan dengan seksama, bahkan berusaha mencerna kata - kata yang dia ucapkan. Dale Carnegie dengan kemampuan komunikasinya mampu menggetarkan beberapa pelaku marketing yang jelek menjadi beberapa pemasar yang luar biasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Stephen R. Covey bahkan mengatakan bahwa komunikasi menjadi salah satu cara untuk menjadi pribadi yang efektif, komunikasi bukan lagi sekedar kemampuan mengolah kata, komunikasi adalah gabungan dari perencanaan dan implementasi. Perang adalah sebuah gambaran dari komunikasi negatif, konflik yang bersifat bilateral bisa berkembang menjadi perseteruan secara universal dengan melibatkan begitu banyak pihak. Peperangan adalah sebuah instruksi untuk menggempur pihak lain dengan kekuatan militer, &lt;i&gt;dumping&lt;/i&gt; adalah sebuah upaya untuk mematikan sisi ekonomi. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Komunikasi bukan lagi sekedar penyampaian ide dan pesan, komunikasi telah mengubah manusia biasa menjadi luar biasa hanya karena memiliki kemampuan komunikasi yang istimewa, dengarkan komunikasi &lt;b&gt;Mario Teguh&lt;/b&gt; dalam &lt;b&gt;The Golden Ways&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Andrie Wongso&lt;/b&gt; lewat website &lt;b&gt;www.andriewongso.com&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Tung Desem Waringin&lt;/b&gt; lewat &lt;b&gt;Finansial Revolution&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Marketing Revolution&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Ary Ginanjar&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Agustian&lt;/b&gt; lewat &lt;b&gt;ESQ&lt;/b&gt; nya. Komunikasi yang terolah secara matang akan menghasilkan kemapanan finansial. Seorang komunikator yang baik bisa menghasilkan uang lebih banyak dari orang yang tidak tahu komunikasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pemasaran adalah sebuah contoh kekuatan komunikasi, komunikasi lewat promosi, lewat advertising dan komunikasi internal telah membuat beberapa perusahaan yang tidak diperhitungkan sebelumnya menjadi besar hanya karena kemampuan mengolah komunikasi massa lewat tayangan berita dll. Komunikasi seorang &lt;b&gt;Rhenald Kasali &lt;/b&gt;penulis buku &lt;b&gt;Change&lt;/b&gt; tentu di dengarkan oleh begitu banyak orang, komunikasi yang terolah menjadi sebuah jalan lapang untuk merubah kehidupan. Siapkah anda merubah diri dengan menguatkan kekuatan komunikasi anda?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-32253040497078204?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/32253040497078204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kekuatan-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/32253040497078204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/32253040497078204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kekuatan-komunikasi.html' title='KEKUATAN KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-9193625296801766055</id><published>2008-09-23T22:02:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.165-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='konsep diri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>KONSEP DIRI</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&amp;gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &amp;lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;" lang="SV"&gt;Konsep diri adalah penilaian terhadap diri sendiri menurut aspek fisik, psikologis, social, maupun spiritual, jika penilaiannya&lt;span&gt; &lt;/span&gt;bagus maka akan memiliki rasa percaya diri yang baik tapi jika penilaiannya&lt;span&gt; &lt;/span&gt;terhadap diri negatif maka akan menjadi orang yang rendah diri atau minder, perasaan rendah diri ini bisa terjadi karena menganggap orang lain lebih dari anda dalam segala hal atau malah sebaliknya anda menjadi sombong karena merasa lebih tinggi dari orang lain dan memandang orang lain lebih rendah dari anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Konsep diri ini akan menjadi dasar bagi anda maupun saya dalam berinteraksi dengan orang lain, jika anda memiliki konsep diri yang baik maka anda akan mampu menampilkan sesuatu yang sesuai dengan kaidah yang berlaku di masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Untuk membangun konsep diri yang baik maka anda harus mampu menerima semua kelebihan dan kekurangan diri dengan proporsional, jika anda mampu menerima semua yang ada pada diri nda maka anda tidak ingin meminta seperti orang lain contoh : anda ingin memiliki badan sekekar Ade Rai, memiliki ketampanan Leonardo Di Caprio, Mewarisi kekayaan Donal Triumph dan menjadi orang yang paling ini dan paling itu. Anda tidak akan menemukan orang seperti itu, karena setiap manusia selalu membawa kelebihan dan kekurangan, semua itu di ciptakan dengan pertimbangan yang tidak mampu dipahami oleh manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Menurut penelitian Dr Stanley penulis the Millionaire Next Door bahwa kebanyakan orang milyuner justru memiliki tampang yang biasa – biasa saja, mengapa hal itu terjadi karena pemerataan kesempatan dan sesuai dengan probabilitas atau peluang, setiap manusia terlahir dari sperma juara yang akhirnya menjadi manusia utuh, sehingga harus ada factor keunikan yang membuat manusia itu berbeda antara satu dengan yang lain, jika semua manusia itu sama betapa membosankannya hidup ini, jika setiap hari anda bertemu dengan orang yang wajahnya sama semua, apa yang akan terjadi, anda seperti hidup dalam sebuah dunia yang aneh, karena perbedaanlah akhirnya muncul fotomodel, muncul peragawan, muncul covergirl yang memiliki kelebihan secara fisik, ketika yang bertampang tidak menarik menekuni dunia bisnis dan menjadi berhasil justru mereka yang mampu membayar orang dengan fisik cantik. Mengapa bisa seperti itu? Semua itu demi keadilan, apapun yang anda miliki sebenarnya adalah pemberian terbaik dari tuhan, bagaimana dengan orang tetraplegi yang tidak bisa bergerak Sama sekali yang tergantung ke orang lain seratus persen. Mereka masih bersyukur karena masih hidup, jika anda bisa menerima semua kekurangan maupun kelebihan dengan proporsional maka anda tidak akan pernah merasa menjadi orang yang paling hebat karena menyadari bahwa anda memiliki kekurangan, sedangkan dengan mengetahui bahwa anda memiliki kelebihan maka anda tidak akan rendah diri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Membentuk konsep diri yang positif bisa diawali dengan melihat yang lebih rendah dari anda kemudian mulai mensyukuri semua pemberian tuhan kepada anda, pernah saya berharap akan memiliki otak genius seperti Albert Einstein tapi ketika kemudian melihat bahwa nilai saya hanya rata – rata saya tidak mau menyerah, meskipun saya tidak memiliki otak yang cemerlang tapi saya yakin dengan memiliki mental juara maka saya akan mampu mencapai semua impian saya . kekuatan mental inilah yang menurut saya menjadi salah satu factor penentu kesuksesan, meski ketika saya menulis buku ini kekayaan saya baru ditaksir sekitar 300 – 400 juta tetapi saya merasa bahwa apa yang saya miliki belum seberapa. Mengapa saya mengatakan belum seberapa karena agar esok saya akan semakin meningkatkan jumlah kekayaan tersebut, meski kekayaan bukan satu – satunya tujuan ada tujuan lain yang lebih mulia tapi dengan memiliki kekayaan saya berharap bisa membantu orang disekitar saya dengan rumahsakit biaya murah atau tempat kuliah dengan biaya murah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Dulu ketika masih berusia sekitar 17 tahun saya sering mimpi akan menjadi orang kaya seperti tetangga – tetangga saya, meskipun menurut saya impian saya baru 75 % tetapi menurut orang lain, saya sudah berada dalam tahap berubah dari nothing to be something. Bahkan jika ada orang lain yang naik mobil saya akan mengatakan bahwa saya lebih kaya dari mereka meskipun pada kenyataannya belum tentu. Karena saya menyakini kekayaan adalah kualitas bukan kuantitas. Logikanya : anda memiliki asset 1 milyar tapi anda memiliki beban operasional perbulan 250 juta, memiliki hutang 500 juta maka anda masih punya sisa 250 juta, bagaimana dengan bunga bank yang harus anda tanggung kalo terjadi inflasi?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika anda hanya melihat kuantitas maka anda tidak bisa menganalisa secara fundamental, menurut Robert Tiyosaki anda belum menjadi Investor Fundamental, investor yang menjual saham bukan membeli saham, pebisnis yang menciptakan bisnis bukan membeli bisnis, meski basik ekonomi saya lemah tapi saya yakin bahwa dengan belajar terus menerus maka analisa bisnis saya akan meningkat dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Beberapa teman saya yang sudah lebih dulu sukses dari bisnis saya jadikan lawan semu, untuk memacu diri bahwa kita juga bisa, ketika melihat rumah mereka yang megah saya berharap kelak saya akan memiliki rumah dengan fasilitas lux mampu mengendarai kendaraan termutakhir, usia baru 30 tahun tetapi saya berharap usia 45 tahun saya sudah bisa pensiun dari pekerjaan saya dan bebas secara finansial.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika anda ingin tahu banyak cara keluar dari kesulitan finansial bacalah buku Rich Dad Poor Dad, Rich Dad Guide to Investing, Cashflow Quadrant, Millionaire Next Door, Thingk Rich and Growth Rich, Financial Revolution semua cara dijabarkan dalam buku – buku tersebut. Tugas saya adalah meyakinkan anda bahwa anda bisa mencapai apapun yang anda inginkan asalkan anda YAKIN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Keajaiban itu tidak akan datang dengan tiba – tiba tetapi datang dengan segenap upaya anda, upaya secara fisik, secara mental, secara social dan secara spiritual. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika anda meminta kepada Tuhan maka akan dikabulkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-9193625296801766055?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/9193625296801766055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konsep-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/9193625296801766055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/9193625296801766055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konsep-diri.html' title='KONSEP DIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-771701667183034980</id><published>2008-09-23T21:53:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.156-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penetapan tujuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>GOALSETTING</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:200%;"&gt;Ada beberapa cara menentukan goal setting, dengan cara SMART yaitu &lt;em&gt;spesifik, measurable, achievable, realistic &lt;/em&gt;dan&lt;em&gt; time bound&lt;/em&gt;. Ataupun dengan cara menjadi – melakukan dan mempunyai atau wish it-dream it dan do it. Beberapa cara menentukan goal setting ini akan membantu anda menentukan sampai seberapa jauh tujuan anda. Penetapan tujuan ini berguna sebagai parameter, seperti fungsi task manager pada sistem komputer, dengan mengetahui parameter menuju keberhasilan mencapai tujuan maka anda akan tahu bahwa ada beberapa proses yang sedang berlangsung maupun yang masih posisi not responding. Jika ada beberapa task yang not responding maka harus direfresh. Dengan cara refresh maka anda berharap task yang not responding akan kembali berjalan,maka sekarang anda jadi tahu bahwa jika ada beberapa hal yang membuat tujuan anda tidak tercapai, maka berarti ada beberapa task anda yang sedang not responding, apakah karena termakan virus yang disebut kemalasan, kebodohan, ragu – ragu, ketakutan, kecemasan, egoisme. Jika virus – virus ini tidak diberi antivirus maka virus ini akan melakukan ekspansi dan menyerang file – file yang lain. Beberapa virus tersebut membuat anda berhenti bermimpi dan kembali ke titik keamanan dan kenyamanan. &lt;span lang="SV"&gt;Jika anda berhenti maka semua yang anda lakukan akan menemui jalan buntu. anda berhenti sebelum sampai tujuan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Terkadang anda jarang menggunakan &lt;em&gt;exit strategi&lt;/em&gt;, seperti ketika kita menyukai seorang gadis kemudian ditolak dan kita masih terus saja mengejarnya, kita terlalu takut terluka sehingga kehilangan rasional bahwa kita tidak boleh memaksakan kehendak kita pada orang lain, kita harus membiarkan orang lain memilih pilihan, terkadang karena emosi manusia, banyak yang kemudian melakukan kecurangan, memasang susuk, menggunakan ilmu pengasihan untuk mendapatkan gadis impiannya. Akhirnya secara spiritual semua itu akan mengganggu mereka. Banyak hal yang positif yang bisa dilakukan, jangan pernah mengotori nama baik dengan sesuatu yang kurang pas, anda harus menggunakan etika, norma dan nilai dalam berperilaku. Jika anda mampu menjaga perilaku anda maka secara psikologis anda tidak akan tertekan, hati yang terluka adalah menyakitkan, memaksakan cinta, keinginan yang ada pada anda ke orang lain akan membuat anda menjadi kurang sesuai dengan masyarakat. anda telah menunjukkan satu rasa pengecut, sehingga tidak berani menerima sebuah kenyataan. Kalaupun akhirnya dia menjadi pacar anda, cara – cara anda yang licik akan membuat orang lain merebut dia dari anda dengan cara yang licik sehingga anda akan berpisah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Pernahkah anda melakukan pendakian gunung, anda berusaha mencapai puncak sebuah gunung didepan anda, dengan padang rumput disekeliling anda, jarak yang terlihat jauh, rintangan yang harus anda lewati, sejauh jarak memandang yang ada hanyalah keraguan, jika anda menetapkan menggapai puncak gunung itu, maka tetapkanlah segera karena jika anda hanya berjalan tanpa arah, anda mungkin akan tersesat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Jika anda benci pegunungan, anda bisa pergi ke pantai, gunung, pantai hanyalah sebuah simbol dari tujuan yang akan anda tuju. Hanya anda yang mampu melakukan estimasi apakah tujuan anda mungkin tercapai atau tidak. Goal setting adalah mulai memutuskan kemana anda akan melangkah dalam hidup, selama ini anda membiarkan anda berjalan tanpa tahu kemana arah yang anda tuju, bisa saja anda akan kembali ke titik tempat anda berangkat bukan malah sampai ke titik yang anda tuju.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Contoh kasus : “ &lt;em&gt;Sebut saja namanya Bowo, seorang pemain basket handal yang memiliki spesialisasi tembakan tiga angka, Karena selalu meyakini bahwa tembakan tiga angkanya selalu berhasil maka ia begitu menyombongkan diri bahwa selama ia bermain, musuh pasti akan selalu kalah. Tetapi permainan ini terbaca oleh Rudi yang terkenal jago block, sehingga setiap Bowo dan Rudi bertemu, tembakan tiga angka Bowo akan selalu gagal masuk ring, akibatnya ia putus asa dan nyaris menggantungkan sepatu, sampai akhirnya ia sadar bahwa selama ini ia salah menetapkan tujuan, selama ini ia menetapkan tujuan tembakan yang bagus tetapi ia tidak berkreasi menciptakan tembakan – tembakan lay up maupun slam dunk yang nyaris sulit di block, dengan semangat 45 ia mulai berlatih dan menjadi salah satu pencetak poin terbanyak, tujuannya mulai bergeser ke mencetak poin untuk tim nya bukan tembakan 3 angka saja, dengan mengubah tujuan sebenarnya ia sudah melakukan reformasi dalam diri.”&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Menarik kesimpulan dari cerita di atas bahwa jika anda kalah atau gagal, kemungkinan tujuan yang anda tetapkan masih belum spesifik, tolok ukur yang anda tetapkan mungkin malah tidak rasional, goalsetting membutuhkan sebuah pemikiran yang berasal dari pengalaman, goal setting adalah kejujuran terhadap realitas diri, jika saya berharap memiliki pacar secantik Dian Sastrowardoyo atau Agnes Monica maka saya menjadi seorang pungguk yang merindukan bulan. Inilah yang disebut ampian yang tidak realistis, memang tidak ada yang tidak mungkin, anda mampu menembus batas dengan keyakinan anda tetapi jika gagal anda pasti akan menyerah, menetapkan goal setting yang baik harus spesifik, jika anda menginginkan memiliki rumah yang bagus, maka criteria yang bagus ini harus dapat diurai dalam beberapa komponen, berapa jumlah kamarnya, tingkat berapa, bagaimana bentuk tamannya, bagaimana desain interiornya, bahan apa yang akan digunakan untuk lantai, parquet, keramik atau bahkan marmer, bagaimana atapnya apakah genting atau alumunium.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Penetapan goal setting yang spesifik akan membuat anda mendapatkan gambar yang jelas terkait dengan impian anda, semakin jelas gambar yang anda buat maka peluang anda mendapatkannya akan semakin besar. Secara materi sangat mustahil bagi saya memiliki rumah tinggal sendiri tanpa KPR tetapi tuhan memiliki rencana lain, bapak saya mewariskan rumahnya untuk saya, tentu hal ini diluar impian saya, tetapi saya mengubah impian itu dengan merenovasi rumah yang seadanya tersebut menjadi rumah yang seharusnya. Goal setting yang bagus megikuti rumus seadanya menjadi seharusnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Dengan menetapkan yang seharusnya maka saya telah melakukan langkah – langkah untuk berubah. Langkah berubah ini akan menjadi pelajaran pengalaman saya yang berikutnya, dari menghitung luas rumah yang akan dibangun, mengitung jumlah keramik yang dibutuhkan, menghitung biaya tukang untuk renovasi, menetapkan warna cat tembok. Dengan detail yang semakin rinci, impian itu seperti hitungan angka 10 % ke 20% terus sampai 75 %, sampai di sini saya berhenti apakah rumah yang saya tempati saat ini konsep renovasinya sudah sesuai dengan gambaran awal saya atau belum. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ternyata goal setting benar – benar menjadi peta petunjuk, semakin jelas petunjuk di peta, semakin mungkin lokasi yang akan anda tuju tercapai, karena sebuah goalsetting akan memberikan anda sebuah titik tujuan yang jelas, titik tujuan yang benar – benar spesifik, contoh adalah anda menetapkan akan meningkatkan IPK anda dari 2,76 menjadi 3,00 angka ini akan menjadi sebuah titik tuju. Sehingga secara tidak langsung anda memerintahkan otak untuk berfikir bagaimana cara mencapai IPK 3,00. mungkin ide yang muncul belum begitu sesuai sasaran tetapi lama – kelamaan anda akan terbiasa dengan impian IPK 3,00 ketika impian ini sudah terekam kuat dalam alam bawah sadar maka anda punya peluang yang lebih besar untuk mencapai IPK 3,00.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Kejadian ini terjadi ketika saya belum begitu memahami kekuatan afirmasi maupun autosugesti bahwa dengan mensupport diri kita dengan mental positif maka apa yang kita inginkan akan tercapai, setiap kali melihat seorang pemuda memboncengkan seorang wanita cantik saya selalu bermimpi bahwa suatu saat sayalah yang menjadi pemuda tersebut yang menggoncengkan wanita cantik di belakangnya, beberapa tahun kemudian saya benar benar memiliki pacar yang cantik bahkan istri saya pun menurut saya cantik, sesuatu yang dulu hanyalah impian akhirnya terwujud menjadi kenyataan Karena saya meyakini bahwa kekuatan pikiran akan mampu mewujudkan apa yang kita inginkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ketika saya masih kuliah uang 5 juta sangat banyak dan sangat besar, sekarang saya mulai menaikkan target atau goal setting saya untuk memiliki tanah seluas 50 hektar dan uang cash sebanyak 25 miliar yang akan saya ivestasikan dalam bentuk perusahaan. Meskipun goalsetting tersebut masih jauh dari harapan tetapi 50 hektar ini di awali dari tanah seluas 1300 meter persegi dahulu, setiap perjalanan membutuhkan sebuah titik tolak, saat ini saya sedang dalam proses perjalanan mencapai goalsetting saya, target saya bisa pensiun dalam usia muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-771701667183034980?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/771701667183034980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/goalsetting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/771701667183034980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/771701667183034980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/goalsetting.html' title='GOALSETTING'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1957375633867675796</id><published>2008-09-23T21:51:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.147-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>MOTIVASI</title><content type='html'>&lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;" lang="SV"&gt;Mobil digerakkan oleh bahan bakar, manusia digerakkan oleh motivasi. Mengapa anda belajar? karena anda termotivasi untuk masuk jajaran kaum cerdik pandai, mengapa anda menjadi kapitalis? Karena anda ingin nama anda masuk ke dalam daftar orang terkaya versi forbes. Tanpa sebuah motivasi seseorang biasanya mengalami bad mood, enggan melakukan segala sesuatu, hanya mau bergerak jika disediakan reward, hanya mau bekerja jika sudah dijamin akan dibayar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika anda termotivasi, uang, harta, kedudukan bukan motivasi yang menggerakkan anda, seorang yang termotivasi bekerja sesuai dengan hati nurani, bekerja karena mengharap kasih sayang Tuhan yang telah memberinya kehidupan, bekerja untuk menunjukkan eksistensi bahwa dia mampu memberi makna bagi lingkungannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Bekerja adalah aktualisasi diri seorang manusia untuk menunjukkan eksistensinya, motivasi adalah tenaga pendorong yang mampu membuat bangunan 100 lantai menjadi kemegahan, motivasi pula yang membuat pesawat tempur siluman dibuat, motivasi telah menggerakkan seseorang melakukan sesuatu, agar anda melakukan hal yang benar maka anda harus meluruskan motivasi anda, karena motivasi adalah bahan bakar anda untuk mencapai tujuan, dengan motivasi tinggi meskipun capek anda akan berusaha untuk terus melangkah tapi jika anda kehilangan motivasi maka anda akan melakukan segala sesuatu dengan berat hati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Motivasi berubah sesuai dengan fluktuasi dan mood perasaan seseorang, ketika sedang jatuh cinta seseorang bisa menjadi workaholic alias kecanduan kerja sedangkan ketika ia patah hati, bisa saja ia lari ke minuman keras, lari ke narkotika, secara kualitas pekerjaan akan mengalami penurunan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Luruskan motivasi anda, nyalakan terus obor semangat dalam diri anda sehingga anda akan terus melangkah meski banyak duri, meski banyak halangan dan rintangan yang menghadang. Masa depan ditangan anda bukan ditangan orang tua anda, bukan ditangan tetangga anda atau ditangan saudara anda, anda yang akan menentukan masa depan anda, karena tuhan hanya mengukur individu bukan di ukur secara kolektif, jika secara individu anda tidak berusaha untuk meningkatkan kemampuan maka anda sama saja dengan air yang tergenang, air yang jernih adalah air yang mengalir, lumut tidak akan menempel pada batu yang menggelinding, &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Teruslah bergerak sehingga setiap memimpin rapat di Microsoft Bill Gates selalu menggoyangkan badan, gerakan tubuh akan memacu jantung untuk memompa darah dengan lebih adekuat, pernafasan juga semakin cepat sehingga semakin banyak oksigen yang anda ambil yang bermanfaat untuk proses glikolisis dan glukolisis. Kedua proses ini akan menghasilkan energi dalam bentuk ATP yang bisa anda gunakan untuk beraktifitas. Berubah membutuhkan rencana untuk berubah “hari ini lebih baik dari hari kemarin dan besok lebih baik dari hari ini” motivasi seperti bahan bakar pada kompor gas, dengan adanya gas maka anda bisa memasak makanan yang enak dari sup jagung, chiken steak, sirloin steak atau sekedar menanak nasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Motivasi menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa yang mampu mengubah “loyang menjadi emas” atau “ nothing to be something” motivasi untuk selalu menjadi nomor satu telah membuat Bill Gates menjadi Milyader dalam usia muda, Motivasi pula yang membuat Atilla The Hun berani melawan bangsa Roma yang terkenal gagah perkasa, betapa gigihnya perjuangan Pangeran Diponegoro, Pangeran Antasari, Sisingamangaraja, Patimura, Sultan Hasanudin bahkan Gajah Mada yang mampu menahlukkan begitu banyak kerajaan, sebuah motivasi membuat anda akan terus berlari meskipun tubuh terluka, meskipun ada jurang yang dalam di depan, anda akan terus maju.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Motivasi membuat anda rela kehujanan, rela kepanasan demi menggapai sebuah impian, tanpa motivasi yang kuat, anda akan langsung menyerah ketika pertandingan baru berlangsung satu babak, anda sudah berfikir bahwa anda adalah pecundang yang&lt;span&gt; &lt;/span&gt;tidak mungkin menjadi pemenang, padahal kekalahan bukanlah akhir dari sebuah babak, kekalahan adalah perintah agar anda mencoba babak kedua, babak ketiga dan seterusnya, kekalahan dan kegagalan adalah perintah “coba sekali lagi!”. Jika saat ini anda ditolak ketika memasukkan lamaran pekerjaan, buat satu kali lagi dan masukkan ke tempat lain, masih ditolak, buat lagi sampai ada yang akan memanggil anda, karena anda tidak tahu pada hitungan keberapa nasib anda akan berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika Thomas Alfa Edison gagal hampir 5000 percobaan sebelum menemukan bola lampu, ketika Robert Tiyosaki harus kehilangan uang dalam bisnis dompet Velcro nya, mengapa anda harus berhenti jika anda baru ditampar oleh kehidupan, kegagalan dan kekalahan adalah tamparan kehidupan agar anda melakukan segalanya lebih baik, jika kemarin anda mampu menghafal 10 kosakata setiap hari maka anda berharap mampu menghafal 20 kosakata setiap hari, besok 30 kosakata setiap hari. Perubahan berawal dari jumlah kosakata yang anda kuasai, jika secara perlahan anda mampu melakukan perubahan secara simultan motivasi anda akan lebih terjaga, contoh anda menginginkan memiliki tabungan 1 juta sementara gaji anda hanya 500 ribu, butuh waktu 10 bulan untuk menyisihkan 20 % dari gaji anda untuk mendapatkan tabungan 1 juta, apa harga yang harus dibayar dengan tujuan tersebut, anda mengendalikan kesenangan, jika kemarin anda harus makan sama daging, sekarang anda makan sama telur, penghematan dalam pengeluaran, prioritas dalam pengeluaran akan menjaga Cashflow anda dalam rentang balance, jika antara income dan outcome bisa setara maka anda memiliki ekspektasi 10 bulan ke depan anda punya tabungan 1 juta.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Ini akan lebih masuk akal dibandingkan anda menabung 250 ribu setiap bulan dan bertahan hidup dengan 250 ribu, meskipun tujuan dan impian anda cepat tercapai tetapi ada begitu banyak pengorbanan yang harus anda lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Mengapa contohnya ratusan ribu bukan jutaan atau milyaran, sebuah kerumitan berawal dari sesuatu yang sederhana, jika secara simple anda sudah menguasai keseimbangan neraca atau cashflow baik input makanan dengan&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Buang Air Besar, antara air yang anda minum dengan Buang Air Kecil antara pemasukan anda dengan pengeluaran antara kebaikan yang anda lakukan dengan dosa yang anda lakukan maka anda akan terjaga secara homeostasis. Inti dari kehidupan adalah keseimbangan, antara keberanian dengan ketakutan, antara kemalasan dengan rajin, antara kepandaian dengan kebodohan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Anda mungkin termotivasi untuk membaca tulisan ini karena ingin melakukan perubahan dalam hidup anda, anda ingin hidup yang nyaman dan aman, beberapa orang beranggapan dengan memiliki banyak uang maka ia akan bahagia, tetapi lihatlah orang – orang yang tinggal di perumahan elit, mobilnya saja lexus apakah mereka tidak memiliki masalah? Jawabnya sama saja, ketika saya menulis tulisan ini banyak sekali tetangga, teman yang secara finansial tidak bermasalah tetapi memiliki masalah dalam hidup. Andai saya ditanya tentu akan menjawab bahwa saya ingin aman secara finansial tetapi juga hidup tentram. Ketika saya melakukan renovasi rumah pemberian bapak saya, semua itu saya lakukan tanpa saya harus berpuasa dengan makan yang kurang bergizi, justru karena saya mempertahankan nilai gizi inilah makanya bentuk dan citarasa makanan tidak terlalu menjadi pertimbangan, saya termotivasi untuk mengalahkan masa lalu saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Motivasi yang paling baik adalah mengalahkan masa lalu, bukan mengalahkan orang lain karena dengan mengalahkan orang lain maka akan ada orang lain yang akan mengalahkan anda, mengalahkan masa lalu cenderung membawa kepada kebaikan, ketika lulus SMA nilai bahasa inggris saya di STTB 5 alias nilai jelek, tetapi ketika kemudian saya kuliah di diploma III ternyata nilai bahasa inggris saya termasuk diatas rata – rata. Karena saya jengkel kenapa teman saya bisa bahasa inggris sedangkan saya tidak, ketika melihat teman saya mengirim email dengan bahasa inggris, saya benar – benar termotivasi untuk bisa seperti teman saya ada dua hal yang membuat saya iri, melihat orang lain baik secara karakter dan melihat orang yang jenius, rasa iri tersebut memacu saya untuk belajar lebih keras dan lebih keras lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Masa lalu saya yang telah terlewati hampir 30 tahun harus saya bayar dengan sebuah perubahan dalam semua aspek baik fisik, mental, social maupun spiritual, jika tadinya tubuh saya kurus maka saya ikut fitness untuk membentuk tubuh, agar mental saya kuat saya mengikuti training ESQ nya pak Ari Ginanjar Agustian, ketika secara social saya ingin berubah lebih baik, saya melakukan semakin banyak interaksi dengan tetangga dengan teman maupun dengan saudara, untuk menguatkan spiritual saya membaca kitab suci sesuai dengan agama yang saya yakini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Motivasi berubah lebih baik dari masa lalu akan membuat anda berfikir untuk melakukan perbuatan yang kurang pantas, dengan motivasi berubah maka anda sedang dalam proses untuk mencapai impian anda, karena impian setiap manusia selalu berbeda, dulu ketika saya masih belum memiliki Honda Megapro setelah impian saya terwujud muncul dalam benak saya keinginan memiliki mobil agar tidak kehujanan. Secara pelan namun pasti impian-impian saya mulai berubah ke tataran spiritual, karena impian material ternyata terus berubah sehingga saya berusaha mencapai impian yang pasti. Ingin tahu bagaimana mencapai impian yang pasti? Bacalah buku ESQ Way dari pak Ari Ginanjar Agustian!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1957375633867675796?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1957375633867675796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/motivasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1957375633867675796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1957375633867675796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/motivasi.html' title='MOTIVASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-4177474713866730425</id><published>2008-09-23T21:49:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.084-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi intrapersonal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KOMUNIKASI INTRAPERSONAL</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Komunikasi intra personal adalah perenungan, inner journey, kontemplasi atau berusaha menemukan diri. Siapa Anda, dari mana Anda datang, kemana Anda akan kembali, komunikasi intra personal adalah proses untuk menemukan jati diri, proses untuk menemukan “siapa saya”. Ada beberapa pertanyaan yang mungkin bisa anda jawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Apa makanan favorit anda ?, Apa warna favorit anda ?, Siapa idola anda ?, Siapa yang selama ini telah mempengaruhi cara berpikir anda ?, Mengapa anda belajar ?, Mengapa anda berintaraksi dengan orang banyak ?, Untuk apa anda ingin memiliki mobil ?, Siapa saja orang yang menjadi teman anda ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Pertanyaan – pertanyaan ini bukan pedoman, pertanyaan – pertanyaan itu adalah salah satu contoh proses internalisasi, ketika Anda harus menemukan siapa diri Anda yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;“&lt;em&gt;seorang anak bingung dengan kejadian – kejadian yang ia lihat, selama ini ia sering mengalami mimpi basah yang menyenangkan, tapi ia takut jika ia bercerita akan ditertawakan oleh temannya, kemudian ia mulai membaca buku tentang&lt;/em&gt; &lt;em&gt;perubahan reproduksi remaja&lt;/em&gt;” apa hasil akhir dari cerita tersebut, usaha menemukan sesuatu yang terjadi dalam diri Anda dengan mencari dukungan literatur, pendapat pakar tentang kejadian yang Anda alami. Anda pernah jatuh cinta kepada seorang wanita yang kemudian wanita itu tidak tertarik pada anda, atau sebaliknya anda tertarik dengan seorang pria tampan tapi pria itu tidak memperdulikan anda. Perasaan kecewa, perasaan sedih, merasa ada yang kurang dalam diri Anda, merasa tidak cantik. Berarti kecantikan anda masih sebatas opini belum fakta karena faktanya semua wanita cantik, selama ini kriteria cantik menjadi perdebatan. Warna kulit putih, tinggi badan ideal, berat badan ideal, hidung mancung, wajah simetris. Apakah benar seperti itu. Cantik yang sebenarnya adalah ketika seseorang bisa benar – benar enjoy dengan dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Cantik secara fisik berarti simetrisitas, hidung mancung tetapi ukuran lubang hidung tidak sama akan mengurangi penampilan, hidung mancung tetapi mancungnya kurang proporsional juga tidak bisa dikatakan cantik, cantik hati berarti dia tidak memiliki bad character, dia tidak memiliki benci karena yang ada dihatinya adalah cinta kepada orang lain, cantik sosial adalah orang yang memiliki kepedulian tingi kepada orang lain. Kecantikan spiritual ketika nilai nilai keTuhanan sudah merasuk dalam hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Masihkan anda merasa kurang cantik, lihatlah acara the Amazing of Love atau kekuatan cinta. Betapa perbedaan fisik sering tidak menjadi kendala atau masalah bagi seseorang dalam menentukan pilihan hidupnya. Ada pengalaman seorang teman yang begitu antipati dengan seorang cowok karena wajahnya kurang menarik, ketika akhirnya si cowok mau berubah, betapa terkejutnya ternyata sebenarnya cowok tersebut tampan. Sebuah penilaian yang bisa berubah dalam waktu seketika. Bahkan ada beberapa&lt;span&gt; &lt;/span&gt;orang dengan neurofibromatosis bersuami cakep. Lalu masalahnya apa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;“&lt;em&gt;Ini kisah yang dialami oleh teman saya sebut saja namanya Rangga dia menyukai seorang cewek yang secara penampilan sangat jauh dari penampilan teman saya tersebut yang cewek seorang primadona sementara teman saya hanya cowok yang biasa karena begitu terobsesinya dia dengan cewek tersebut sampai setiap melihat cewek tersebut dia sudah mabuk kepayang, cewek yang disukai teman saya tersebut sebenarnya tidak paling cantik tapi dia mampu memikat banyak hati cowok sampai akhirnya suatu hari adik kelas saya tersebut menolak cinta teman saya, kasihan sekali teman saya tersebut yang gagal mendapatkan cinta dari orang yang ia sayangi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ketika anda jatuh cinta pada seseorang kemudian orang yang anda cintai tidak membalas, bukan karena anda tidak menarik secara fisik, tapi anda belum mampu membuat dia merasa nyaman dengan keberadaan anda, jika anda mampu membuat orang lain merasa aman dan nyaman dengan keberadaan anda, tidak akan terjadi gaya tolak menolak.karena seseorang menolak bukan karena anda kurang tampan, bukan karena anda kurang cantik tapi kurang meyakinkan, jika mampu menyakinkan orang lain dengan ketulusan hati, orang akan merasa aman dan nyaman berada didekat anda. Anda jaga pikiran, hati dan ucapan maupun perbuatan dengan pertimbangan nilai dan norma, Anda pertimbangkan pula adat yang berlaku, jangan sampai anda dianggap kurang sopan atau kurang etis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Beberapa orang sering kali “klik” ketika bertemu dengan seseorang yang ia sukai, ketika kemudian hatinya ternyata tidak menyukai sesuatu akhirnya akan terjadi pemutusan komunikasi. Internal konflik adalah akibat dari konsep diri yang belum kuat, pencarian identitas, gambaran diri negatif bahkan kehilangan pertimbangan rasional dalam memutuskan segala sesuatu, misalkan : jatuh cinta pada istri orang lain, tidak hanya menyakiti diri sendiri juga berpotensi konfliks interpersonal. Konflik yang ujung – ujungnya mengarah ke pertikaian maupun ke perebutan kekuasaan atau harga diri. Saling unjuk kekuatan untuk membuat orang lain kalah. The Winning Spirit sejalan dengan pemikiran ESQ Way Ari Ginanjar Agustian, Komunikasi Efektifnya Dale Carnegie, Finansial Revolution nya Tung Desem Waringin, The Seven Habbit to be Effective People Stephen R Covey, atau bahkan dengan The Cashflow Quadrant Robert Tiyosaki. The Winning Spirit adalah proses perubahan mental dengan dimensi utama adalah homeostasis atau keseimbangan, jika Cashflow Quadrant membahas keseimbangan antara empat kuadran yaitu kuadran pekerja, kuadran bisnis, kuadran small bisnis, kuadran investor. The Winning Spirit adalah keseimbangan antara rencana dengan hasil yang akan dicapai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;The Winning Spirit adalah langkah untuk berubah sesuai dengan konsep perubahan Kurt Lewin , jadi komunikasi internal adalah komunikasi antara rencana, faktor penyulit, faktor pendukung, analisis problem solving, bahkan sampai evaluasi proses, hasil. The Winning Spirit bukanlah meneriakkan “saya pasti bisa, aku bisa” The Winning Spirit adalah konsep pikir melaksanakan perencanaan untuk mencapai hasil maksimal “ sehingga Henry Ford berkata pekerjaan yang paling sulit adalah berpikir” betapa pentingnya komunikasi internal untuk mencapai keberhasilan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Dengan komunikasi internal berarti anda sudah melakukan inner journey, perjalanan jauh kedalam diri anda sendiri, selama ini anda baru bisa mengingat bagaimana bentuk hidung anda, bentuk mata anda, warna kulit anda, bentuk gigi anda, padahal masih ada hal lain yang belum anda kenal, pemikiran anda, proses berpikir anda, apakah anda sudah mampu menyeimbangkan neraca, hitunglah air yang anda minum dengan air yang anda buang lewat urin dan keringat, hitunglah jumlah makanan yang anda makan dengan hasil akhir energi ATP yang dihasilkan. Keseimbangan neraca akan membantu anda untuk survive, ketidakseimbangan neraca akan mengancam anda. Cobalah berhenti bernafas selama 2 menit, lanjutkan sampai 10 menit, anda akan menyebabkan otak anda mengalami hipoksia yang berakibat kerusakan pada sel – sel otak, jika masih terjadi iskemik maupun infark pada otak akibatnya kerusakan otak irreversibel. Seimbangkan input dan output anda, jika anda saat ini dalam posisi kekurangan sekalipun, sisihkan 500 rupiah uang anda, berikan kepada pengemis atau peminta – minta tanpa melihat apakah dia benar – benar seorang pengemis atau tidak, berikan dengan tulus. Jangan pernah mengingat pemberian anda, lupakan hal baik yang sudah pernah anda lakukan agar anda berusaha untuk mengulanginya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika anda berlimpah harta, berikan atau sumbangkan beberapa dari harta anda untuk orang lain, baik lewat yayasan maupun lewat tempat ibadah. Sisihkan sebagian rejeki anda, karena dengan menyisihkan sebagian rejeki anda, anda sudah memberi makan pada organ sosial anda, ketika anda beribadah berarti anda sudah memberi makan organ spiritual anda, bahkan berdasarkan penelitian, akhirnya diketemukan bahwa dalam otak ada area god spot. Area yang akan membawa anda pada kekuatan spiritual, kekuatan yang bersumber pada kepercayaan pada Tuhan. Jika anda yakin dengan keberadaan Tuhan, jika anda juga sudah meyakini dalam hati akan kekuasaan Tuhan maka ibadah anda adalah input bagi spirtitual yang anda bangun. Lakukan komunikasi intrapersonal, jujurlah dengan hati anda sendiri, catatlah semua kejadian dari yang menyenangkan sampai kejadian yang menyakitkan kedalam sebuah diari, kemudian tuliskan rencana – rencana anda ke depan, temukan semua pengetahuan tentang anda, tentang semangat anda, tentang cita – cita anda “gantungkan cita cita setinggi langit tapi jangan sampai pungguk merindukan bulan, ubah takdir anda yang masih bisa dirubah, karena takdir yang sudah tidak bisa dirubah tidak bisa diputar ulang agar anda bisa mengubahnya. Contoh takdir yang tidak bisa dirubah adalah anda lahir dari rahim seorang ibu, merubah ibu anda adalah hal yang mustahil&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Begitu anda terlahir ke dunia, anda tidak punya kekuatan untuk memilih anda tidak bisa kemudian mengubah ibu yang telah melahirkan anda, takdir ini akan anda bawa sampai mati, tapi takdir yang masih bisa anda rubah seperti bentuk tubuh, ketrampilan, pengetahuan, kekayaan, atau apapun yang ingin anda miliki masih bisa anda ubah. Sadari semua kekurangan dan kelebihan, terima semuanya sebagai pemberian dan titipan dari Tuhan, Tuhan selalu memberikan yang terbaik kepada hambanya. Selama ini, ketika anda berbuat salah, anda cenderung menyalahkan orang lain, ketika anda memecahkan gelas, anda berusaha menyalahkan lantai yang licin, letak gelas yang tidak terlalu ke tengah, akibatnya anda tidak mendapatkan pelajaran apa – apa dan berpotensi mengulang kesalahan yang sama. Ketika anda mengalami kesalahan dan kegagalan, pikirkan bahwa itu kesalahan anda, coba temukan mengapa bisa salah dan gagal, susun alternatif penyelesaian terhadap kesalahan dan kegagalan tersebut. Ketika anda belajar berjalan untuk pertama kalinya, anda terjatuh, anda bangun lagi mencoba berjalan lagi dengan sedikit rasa takut, ketika anda jatuh lagi anda sudah sadar bahwa terjatuh itu sakit, kemudian anda tetap mencoba berjalan, sekarang ketika anda sudah besar, sambil baca komik, tangan kanan memegang handphone, berjalan ternyata tidak sulit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Anda pantas belajar dari masa lalu anda, ketika anda baru bisa mengucapkan “mam..mam..” semua orang yang melihat anda sudah sangat senang sekali, mengapa menyenangkan mereka karena kata – kata yang anda ucapkan tulus dari dalam hati, anda tidak memiliki maksud dan tujuan lain kecuali ucapan yang anda ucapkan “tidak ada udang dibalik batu”, sehingga ketika anak kecil mampu bercerita, akan anda sadari bahwa anda pernah sangat menyenangkan, mengapa anda tidak melakukan flashback, anda berbicara secara jujur dan tulus tanpa ada unsur apapun, tanpa ada maksud yang tersembunyi. Buat diri anda menyenangkan bagi orang lain, tangan anda untuk menolong orang lain, bukan untuk memukul ataupun menampar, mulut anda untuk mengajak pada kebaikan bukan untuk mengajak dalam kesesatan, mengapa perbuatan buruk dianggap menyesatkan, karena dia telah melencengkan pikiran anda dengan kebenaran hati anda, sucikan hati agar hidup anda tenang, damai, bahagia dan sejahtera. Satu organ anda yang memiliki kemampuan luar biasa adalah otak anda, secara otomatis, otak akan memerintahkan kelenjar endokrin untuk mengeluarkan hormon – hormon yang ada dalam tubuh, mengatur pengeluaran neurotransmitter. Betapa otomatisnya, dengan kontrol otak pula anda bisa mengendalika emosi anda, bisa mengendalikan kenyang dalam perut anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Sadari semua pikiran yang ada dalam otak anda, otak bekerja dengan mengolah informasi yang masuk, jika anda ingin menang, maka berikan informasi kemenangan kepada otak, maka otak akan memerintahkan semua organ tubuh dan kelenjar bergerak menuju kemenangan. Kemenangan sejati, kemenangan yang sudah tidak bisa dikalahkan, Best of the Best. Jika anda ingin menjadi yang terpandai, akan banyak orang yang bisa menyaingi kepandaian anda, jika anda ingin terkaya, akan banyak orang yang menyaingi kekayaan anda. Jika anda bersaing dengan masa lalu anda sendiri dan berpikiran bahwa “besok saya harus lebih baik” anda akan menang sejati, karena yang anda kalahkan adalah masa lalu dan masa lalu selalu tertinggal oleh masa sekarang dan masa depan. Menjadi yang terbaik, menjadi paling unggul akan membawa anda menang dalam waktu yang terbatas, kemenangan terhadap perubahan tidak terbatas, ketika anda bisa menjadi orang yang benar – benar taat kepada Tuhan maka masa depan anda jauh lebih panjang dari umur anda.umur anda terbatas sampai 70 – 80 tahun, lebih dari itu anda akan berpindah alam, anda akan hidup lebih panjang di alam setelah kematian. Dengan hidup sesuai tuntunan agama yang resmi, anda akan berusaha menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-4177474713866730425?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/4177474713866730425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/komunikasi-intrapersonal.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4177474713866730425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4177474713866730425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/komunikasi-intrapersonal.html' title='KOMUNIKASI INTRAPERSONAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-7479906307366329864</id><published>2008-09-23T21:44:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:27.071-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kerja tim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KERJA TIM</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&amp;gt;--&gt;&lt;br/&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&amp;gt;   &amp;lt;![endif]--&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Dunia selalu berisi unsur – unsur yang berbeda, ada air, ada awan, ada udara, ada tanah, ada kayu, ada logam, ada api, ada minyak. Sama halnya manusia mereka selalu mewakili karakter – karakter alam, ada yang tenang seperti air, ada yang labil seperti udara, ada yang kuat seperti logam, ada yang menaungi seperti kayu, ada yang kokoh seperti tanah. Warna pelangi menjadi indah karena dia adalah kumpulan warna yang membentuk sinergi yang indah. Anda lihat bagaimana sebuah tim sepakbola bermain, ada yang sebagai penjaga gawang, ada yang sebagai striker, ada yang sebagai gelandang serang, ada yang menjadi libero. Mengapa Anda menempati posisi berbeda seperti posisi sepakbola, mengapa tidak semua orang kaya, mengapa tidak semua wanita cantik. Karena jika semua orang kaya maka tidak ada yang menjadi pembantu, apa saja harus Anda lakukan sendiri, mengangkat semen juga Anda sendiri. Maka inilah bermaknanya tim.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&amp;gt;                    &amp;lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Tim bukanlah pakar yang bergabung menjadi satu, tim adalah ketika “&lt;em&gt;every body important&lt;/em&gt;” dan “&lt;em&gt;no very important person&lt;/em&gt;” &lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Bagaimana cara membangun tim, yang pertama berkumpullah dengan orang yang satu hobi dengan anda, yang memiliki minat yang sama, yang memiliki kemampuan berbeda – beda, kemudian secara perlahan tingkatkan intensitas pertemuan, catat hari ulang tahun teman – teman anda, terkadang sekedar ucapan ulang tahun sudah mampu mempererat hubungan antara seorang manusia dengan manusia lainnya.bangun saling pengertian, lemparkan seulas senyum tiap bertemu dengan teman satu kelompok, buat kode khusus untuk membentuk identitas kelompok, jika perlu secara fisik buatlah baju atau kaos tim. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Pertama kali pasti akan muncul konflik antar individu, harus ada fasilitator yang mampu memecah konflik, lakukan kemah bersama atau touring bersama, setelah anda saling menyelami masing – masing teman anda, anda akan tahu harus sebagai apa ketika tim anda akan bergerak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Tim sejati tidak terbentuk secara tiba – tiba, tim sejati terbentuk berdasarkan sebuah perencanaan yang matang, berdasarkan proses adaptasi yang dikontrol, proses adaptasi yang negatif segera di treatment. “tim samba Brasil dengan Ronaldinho, Kaka, Adriano, Gilberto Silva, Dida dan beberapa pemain lain, semua orang memegang peranan di lini masing – masing, kekuatan tim sejati muncul ketika Ronaldinho dan Kaka mau menjadi jembatan bagi Dida, libero sampai ke Adriano. Sebagai penghubung antar lini sehingga ketika harus menyerang mereka berdua akan saling bertukar posisi, pertukaran posisi secara signifikan sesuai dengan situasi yang sedang berlangsung, sehingga ketika Adriano dalam kawalan ketat, Ronaldinho menjadi ujung tombak penyelesai masalah atau &lt;em&gt;goalgetter&lt;/em&gt;, Tapi jika Adriano dan Ronaldinho dikunci maka Kaka atau Gilberto yang menggantikan peran melakukan penetrasi ke gawang. Saling mendukung, saling menutup dan saling memperkuat, kekuatan tim sejati adalah dalam kekompakan, dalam kebersamaan, ketika tidak ada salah satu dari anggota tim yang merasa paling penting, ketika ada salah satu anggota tim yang merasa penting maka anggota tim lain akan merasa terabaikan, merasa tidak bermakna. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Dengan kekuatan kebersamaan, kekuatan yang merupakan gabungan dari persamaan, persatuan, satu visi dan misi serta keinginan mencapai tujuan bersama. Tanpa dukungan dari masing – masing anggota tim, sepakbola hanya akan menjadi atlet lari jarak jauh, tanpa sebuah perencanaan yang matang Anda hanya akan berjalan tanpa arah yang jelas, mudah terbaca lawan sehingga mudah dikalahkan, inti dari pembentukan tim sejati adalah ketika masing – masing anggota merasa nyaman dan aman dengan peran mereka masing – masing.ketika tidak ada yang iri dengan anggota tim lain. Secara umum sebuah tim ada anggota, ada ketua, ada sekertaris dan bendahara. Perbedaan peran ini akan tergilir dengan baik untuk membentuk pengalaman, seorang anggota sekali waktu diberikan kesempatan menjadi koordinator atau pemimpin sebuah kegiatan,&lt;span&gt; &lt;/span&gt;beri kesempatan agar dia menentukan siapa yang akan dia pilih untuk mendukung rencananya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Tim berusaha membentuk karakter dan sebuah budaya kepemimpinan yang efektif, ketika proses delegasi ingin berhasil maka proses duplikasi menjadi kunci, menduplikasikan atau mencetak orang dengan kemampuan yang hampir setara adalah sumber kekuatan dari sebuah tim. Betapa kokohnya Chicago Bulls dengan Dennis Roodman, Scotie Pippen, Toni Kukoc dan Michael Jordan. Secara umum Michael Jordan adalah kapten tapi ketika peran Michael Jordan diminimalisir oleh lawan, Dennis Roodman maupun Scotie Pippen segera menjadi second line, orang kedua yang mampu menggantikan secara sempurna, secara mengejutkan Toni Kukoc akan melakukan tembakan tiga angka yang mengejutkan lawan. Perasaan semua penting akan memberi makan kepada harga diri masing – masing anggota &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Tim yang sempurna adalah ketika terjalin komunikasi yang positif, komunikasi yang tidak saling mencurigai, komunikasi yang penuh kepercayaan, membentuk tim yang kuat membeutuhkan kepercayaan, dari anggota kepada pengelola maupun sebaliknya. Seorang komandan militer secara periodik akan memberangkatkan anak buahnya dalam tugas yang benar – benar berbeda. Meski digembleng dalam waktu yang sama, individu akan menghasilkan banyak hal yang berbeda. Karena banyak faktor yang membuat mereka berbeda sejak kecil. Sejak mereka dilahirkan faktor perbedaan ini sudah ada,&lt;span&gt; &lt;/span&gt;tetapi faktor perbedaan ini akan menjadi kehilangan makna dengan kebersamaan, dengan persatuan. Seperti semboyan negara Anda “ bhineka tunggal ika” yang artinya berbeda – beda tetapi tetap satu. Atau semboyan the three musketers “ &lt;em&gt;one for all&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;all for one&lt;/em&gt;” satu untuk semua atau semua untuk satu.kekuatan menuju 1 goal adalah tenaga penggerak tim agar tidak melenceng.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Perbedaan warna kulit, agama, pengetahuan, kecerdasan, latar belakang orang tua tidak perlu menjadi persoalan dalam pembentukan tim. Sehingga dalam militer di kenal istilah &lt;em&gt;zero&lt;/em&gt; yang artinya begitu seorang pemuda masuk militer, ia harus menanggalkan semua egosentris, individualis, narsis, sombong. Terbentuk jiwa korsa, jiwa kasih sayang terhadap sesama anggota tim, terbentuk rasa perduli terhadap anggota tim, rasa tenggang rasa terhadap anggota tim. Sehingga sebotol air akan dinikmati bersama, sebuah pisang akan terbagi secara merata. Tanpa ada perasaan paling penting, mereka saling berbagi, “lihatlah film Black Hawk Down dan anda akan menemukan bagaimana masing masing anggota menyerahkan kepercayaan bahkan hidup mati dengan berbagi kekuatan atau spirit. Jika selama ini anda sendirian, maka anda akan mengalami kesulitan dalam menggapai impian – impian anda. Sehebat apapun Andrew Carnegie memimpin pabrik baja, atau Warren Buffet memimpin perusahaannya, selalu ada orang – orang disekitar mereka yang loyal dan sangat kompeten. Jika anda ingin berhasil dalam apapun, jangan pernah mengabaikan kehadiran orang lain, jika sebuah RS tanpa kehadiran cleaning service betapa kotornya lingkungan RS, jika 1 ruangan ada 50 pasien dengan 3 orang perawat jaga sore, akan sangat tidak memungkinkan jika mereka harus menguras bak kamar mandi, membuang sampah dll. Bisa – bisa tugas utama untuk merawat pasien akan terbengkalai. Kehadiran orang lain secara spesifik akan ikut memberi arti dan makna dalam sebuah tim pelayanan, tim produksi maupun tim distribusi. Dengan kesendirian anda tidak dapat menikmati tawa bersama, canda bersama. Secara mental tidak mampu tumbuh kooperatif karena tidak ada partner. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Mulai sekarang ciptakan tim anda, tim tidak harus sekumpulan pakar, yang penting tim adalah perbedaan peran menuju 1 tujuan. Jika perbedaan tetapi tujuan berbeda berarti bukan tim, karena tim seperti jari – jari pelek, mereka saling menguatkan, saling menopang, saling mendukung. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Jika selama ini anda selalu melakukan apa saja secara sendirian, cobalah meminta bantuan orang lain, jika perlu lakukan duplikasi agar ada orang yang memiliki kompetensi seperti anda. Buatlah tim yang anggotanya lebih dari 3 minimal 4 orang, meskipun mereka saudara anda, mereka tetangga anda, bentuklah dengan persahabatan, kepercayaan, sebarkan sebuah tujuan mulia pada tim anda, susun rencana untuk merealisasikannya, segera lakukan pertemuan. Bahkan jika anda hanya ingin sekedar naik gunung, berpiknik keluar kota, kehadiran orang lain diseAndar anda akan mengubah hidup anda. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:200%;"&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Ketika anda tidak sendiri akan ada orang yang mengulurkan tangan ketika anda membutuhkan bantuan, akan ada orang yang merawat anda ketika anda sakit. Bentuklah tim anda, meski secara dasar manajemen anda belum paham pembentukan tim, dengan berkumpul dan berintarksi dengan orang lain, dengan tujuan mencapai visi bersama, anda memiliki kesempatan untuk mencapai keberhasilan. Karena pergerakan satu individu mampu ditakhlukkan oleh faktor eksternal dan faktor internal, tetapi dengan kekuatan kebersamaan, anda akan merasakan sebuah keajaiban, kemampuan anda akan terasah yang berimbas ke kehidupan anda, emosi yang terkontrol, rasa saling perduli dan rasa saling menyayangi 1 sama lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height:200%;color:black;"&gt;Meski anda bukan seorang yang berbekal pengetahuan manajemen, sudah saatnya bersama orang – orang tedekat anda, mulai berjalan menuju impian anda, impian yang sesuai dengan kata kebenaran dalam hati, yang direncanakan oleh otak dan di implementasikan oleh organ tubuh yang lain untuk mencapai keberhasilan. Jangan pernah melihat orang lain, karena keberhasilan adalah perpindahan titik, Robert Tiyosaki dalam bukunya sering menyebutkan perpindahan quadrant, perpindahan pola pikir, bahkan secara lebih sederhana perpindahan yang dimaksud adalah perpindahan dari keadaan sekarang menuju keadaan lebih baik berikutnya, dari seadanya menuju seharusnya, jika Anda mampu mengeluarkan semua potensi yang terpendam dalam diri Anda maka Anda akan menemukan sebuah kekuatan luar biasa yang akan selalu mendukung anda agar anda sampai ke impian anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-7479906307366329864?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/7479906307366329864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kerja-tim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7479906307366329864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7479906307366329864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kerja-tim.html' title='KERJA TIM'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-4982023183504276933</id><published>2008-09-23T21:37:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.742-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='model komunikasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>MODEL-MODEL KOMUNIKASI</title><content type='html'>Menurut Effendy (2003) teori dan model komunikasi yang tampil pada tahun awal sekitar dekade 1940-an dan 1950-an adalah sebagi berikut :&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;1. Lasswell’s Model (Model Lasswell)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Teori komunikasi yang dianggap paling awal (1948). Lasswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah menjawab pertanyaan : Siapa mengatakan apa melalui saluran apa kepada siapa dengan efek apa. Sehingga Lasswell menemukan unsur-unsur proses komunikasi yaitu komunikator, pesan, Media, komunikan/penerima, dan efek. Adapun fungsi komunikasi menurut Lasswell adalah sebagai berikut : pengamatan terhadap lingkungan, Korelasi kelompok-kelompok dalam masyarakat ketika menanggapi lingkungan, transmisi warisan sosial dari generasi yang satu ke generasi yang lain.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;2. S-O-R Theory (Teori S-O-R)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Teori S-O-R singkatan dari Stimulus-Organism-Response ini semua berasal dari psikologi. Objek material dari psikologi dan ilmu komunikasi adalah sama yaitu manusia yang jiwanya meliputi komponen-komponen : sikap, opini, perilaku, kognisi afeksi dan konasi. Menurut stimulus response ini efek yang ditimbulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus sehingga seseorang dapat mengharapkan dan memperkirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikan. Jadi unsur-unsur dalam model ini adalah ;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pesan (stimulus, S) Komunikan (organism, O) Efek (Response, R)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dalam proses perubahan sikap tampak bahwa sikap dapat berubah, hanya jika stimulus yang menerpa benar-benar melebihi semula. Mengutip pendapat Hovland, Janis dan Kelley yang menyatakan bahwa dalam menelaah sikap yang baru ada tiga variabel penting yaitu : (a) perhatian, (b) pengertian, dan (c) penerimaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Stimulus atau pesan yang disampaikan kepada komunikan mungkin diterima atau mungkin ditolak. Komunikasi akan berlangsung jika ada perhatian dari komunikan. Proses berikutnya komunikan mengerti. Kemampuan komunikan inilah yang melanjutkan proses berikutnya. Setelah komunikan mengolahnya dan menerimanya, maka terjadilah kesediaan untuk mengubah sikap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;3. S-M-C-R model (Model S-M-C-R)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Rumus S-M-C-R adalah singkatan dari istilah-istilah : S singkatan dari Source yang berarti sumber atau komunikator ; M singkatan dari Message yang berarti pesan ; C singkatan dari Channel yang berarti saluran atau media, sedangkan R singkatan dari Receiver yang berarti penerima atau komunikan. Khusus mengenai istilah Channel yang disingkat C pada rumus S-M-C-R itu yang berarti saluran atau media, komponen tersebut menurut Edward Sappir mengandung dua pengertian, yakni primer dan sekunder. Media sebagai saluran primer adalah lambang, misalnya bahasa, gesture, gambar atau warna, yaitu lambang-lambang yang dieprgunakan khusus dalam komunikasi tatap muka face-to-face communication), sedangkan media sekunder adalah media yang berwujud, baik media massa, misalnya surat kabar, televisi atau radio, maupun media nir-massa, misalnya, surat, telepon atau poster. Jadi, komunikator pada komunikasi tatap muka hanya menggunakan satu media saja, misalnya bahasa, sedangkan pada komunikasi bemedia seorang komunikator, misalnya wartawan, penyiar atau reporter menggunakan dua media, yakni media primer dan media sekunder, jelasnya bahasa dan sarana yang ia operasikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;4. The Mathematical Theory of Communication (Teori Matematika Komuikasi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Teori matematikal ini acapkali disebut model Shannon dan Weaver, oleh karena teori komunikasi manusia yang muncul pada tahun 1949, merupakan perpaduan dari gagasan Claude E. Shannon dan Warren Eaver. Shannon pada tahun 1948 mengetengahkan teori matematik dalam komunikasi permesinan (engineering communication), yang kemudian bersama Warren pada tahun 1949 diterapkan pada proses komunikasi manusia (human communication). Sumber informasi (information source) memproduksi sebuah (message) untuk dikomunikasikan. &lt;span lang="FI"&gt;Pesan tersebut dapat terdiri dari kata-kata lisan atau tulisan, musik, gambar, dan lain-lain. Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi isyarat (signal) yang sesuai bagi saluran yang akan dipergunakan. Saluran (channel) adalah media yang menyalurkan isyarat dari pemancara kepada penerima (receiver). Dalam percakapan sumber informasi adalah benak (brain) pemancar adalah mekanisme suara yang menghasilkan isyarat, saluran (channel) adalah udara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;5. The Osgood and Schramm Circular Model (Model sirkular Osgood dan Schramm)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Jika model Shannon dan Weaver merupakan proses linier, model Osggod dan Schramm dinilai sebagai sirkular dalam derajat yang tinggi. Perbedaan lainnya adalah apabila Shannon dan Weaver menitikberatkan perhatiannya langsung kepada saluran yang menghubungkan pengirim (sender) dan penerima (receiver) atau dengan perkataan lain komunikator dan komunikan. Schramm dan Osgood menitikberatkan pembahasannya pad perilaku pelaku-pelaku utama dalam proses komunikasi. Shannon dan Weaver membedakan source dengan transmitter dan antara receiver dengan distination. Dengan kata lain, dua fungsi dipenuhi pada sisi pengiriman (transmiting) dan pada sisi penerimaan (receiving ) dari proses. Pada Schramm dan Osgood ditunjukkan fungsinya yang hampir sama. Digambarkannya dua pihak berperilaku sama, yaitu encoding atau menjadi, decoding atau menjadi balik, dan interpreting atau menafsirkan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;6. Dance’Helical Model (Model Helical Dance)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Model komunkasi helical ini dapat dikaji sebagai pengembangan dari model sirkular dari Osggod dan Schramm. Ketika membandingkan model komunikasi linier dan sirkular, Dance mengatakan bahwa dewasa ini kebanyakan orang menganggap bahwa pendekatan sirkular adalah paling tepat dalam menjelaskan proses komunikasi. Heliks (helix), yakni suatu bentuk melingkar yang semakin membesar menunjukkan perhatian kepada suatu fakta bahwa proses komunikasi bergerak maju dan apa yang dikomunikasikan kini akan mempengaruhi struktur dan isi komunikasi yang datang menyusul. Dance menggarisbawahi sifat dinamik dari komunikasi Proses komunikasi, seperti halnya semua proses sosial, terdiri dari unsur-unsur, hubungan-hubungan dan lingkungan-lingkungan yang terus menerus berubah. Heliks menggambarkan bagaimana aspek-aspek dri proses berubah dari waktu ke waktu. Dalam percakapan ,misalnya bidang kognitif secara tetap membesar pada mereka yang terlibat. Para aktor komunikasi secara sinambung memperoleh informasi mengenai topik termasa tentang pandangan orang lain, pengetahuan dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Newcomb’ABX Model (Model ABX Newcomb)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Pendekatan komunikasi yang berdasarkan pada pendekatan seorang pakar psikolog sosial berkaitan dengan interaksi manusia. Dalam bentuk yang paling sederhana dari kegiatan komunikasi seseorang A menyampaikan informasi kepada orang lain B mengenai sesuatu X. Model ini menyatakan bahwa orientasi A (sikap) terhadap B dan terhadap X adalah saling bergantung dan ketiganya membentuk sistem yang meliputi empat orientasi.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Seperti dikutip Effendy (2003) menurut Severin dan Tankard (1992) pada model newcomb ini komunikasi merupakan cara yang biasa dan efektif dimana orang-orang mengorientasikan dirinya terhadap lingkungannya.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;8. The Theory of Cognitive Dissonance (Teori Disonansi Kognitif)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Istilah disonansi kognitif dari teori yang ditampilkan Festinger ini berarti ketidaksesuain antara kognisi sebagai aspek sikap dengan perilaku yang terjadi pada diri seseorang. Orang yang mengalami disonansi akan beruapaya mencari dalih untuk mengurangi disonansinya. Pada umunya orang berperilaku ajeg atau konsisten dengan apa yang diketahuinya. Tetapi kenyataan menunjukkan bahwa sering pula seseorang berperilaku tidak konsisten seperti itu. Jika seseorang mempunyai informasi atau opini yang tidak menuju ke arah menjadi perilaku, maka informasi atau opini itu akan menimbulkan disonansi dengan perilaku.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;9. Innoculation Theory (Teori Inokulasi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Teori inokulasi atau teori suntikan yang pada mulanya ditampilkan oleh Mcguire ini mengambil analogi dari peristiwa medis. Orang yang terserang penyakit cacar, polio disuntik. Diberi vaksin untuk merangsang mekanisme daya tahan tubuhnya. Demikian pula halnya dengan orang yang tidak memiliki informasi mengenai suatu hal atau tidak menyadari posisi mengenai hal tersebut, maka ia akan lebih mudah untuk dipersuasi atau dibujuk. Suatu cara untuk membuatnya agar tidak mudah kena pengaruh adalah ”menyuntiknya” dengan argumentasi balasan (counterarguments).&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;10. The Bullet Theory of Communication (Teori Peluru)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Teori peluru ini merupakan konsep awal sebagai efek komunikasi massa yang oleh para teoritis komunikasi tahun 1970-an dinamakan pula hypodermic needle theory yang dapat diterjemahkan sebagai teori jarum suntik.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;•Proses Komunikasi dalam Perspektif Mekanistis;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Proses ini berlangsung ketika komunikator mengoperkan atau “melemparkan” dengan bibir kalau lisan, atau dengan tangan kalau tulisan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Penangkapan pesan itu dapat dilakukan dengan indera telinga atau indera mata, atau indera-indera lainnya. Adakalanya komunikasi tersebar dalam jumlah relatif banyak, sehingga untuk menjangkaunya diperlukan suatu media atau sarana, dalam situasi ini dinamakan komunikasi massa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;Teori Komunikasi Relasional&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Gregory Bateson melalui Teori Komunikasi Relasional menyebutkan bahwa komunikasi sebagai interaksi menciptakan struktur suatu hubungan.9 Komunikasi berfungsi mengukuhkan, mempertahankan, atau mengubah hubungan-hubungan. Bateson mengemukan dua proposisi yang mendasari teorinya. Yang pertama adalah pesan mendua. Setiap komunikasi yang bersifat relasional membawa dua pesan, yakni pesan “report” dan pesan “command”. Pesan “report” menyangkut substansi atau isi komunikasi, sedangkan pesan “command” menyangkut pernyataan mengenai hubungan. Sebuah perintah menyerbu pasukan musuh adalah “report” bagi lawan, sedangkan pernyataan untuk segera menyerang adalah “pesan command”.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;Proposisi kedua Bateson adalah hubungan-hubungan yang dicirikan oleh komplementaris atau simetris. Dalam hubungan komplementer, satu bentuk perilaku diikuti bentuk anonimnya. Misalnya perilaku dominan dijawab dengan kepatuhan. Sedangkan dalam hubungan simetri, perilaku seseorang diikuti perilaku sama. &lt;span lang="SV"&gt;Dominan dengan dominant, patuh dengan patuh, marah dengan marah, dan lain-lain. Sikap menentang merupakan contoh perilaku simetris .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Biologi komunikasi dalam pembelajaran&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ilmu Biologi mempelajari fenomena hayati alam (organisme hidup) semesta. Manusia merupakan salah satu ragam organisme hidup yang ada di alam semesta. Cabang ilmu biologi yang mempelajari bagian-bagian tubuh manusia antara lain: fisiologi, neurologi, neurofisiologi, dan lain-lain. Jadi, manusia adalah salah satu bidang obyek yang dipelajari oleh biologi. Pada sudut pandang ilmu komunikasi, pendekatan biologi mencoba mengangkat faktor-faktor biologis pada diri manusia komunikan untuk mempelajari perilaku komunikasinya. Dari penjelasan dua bidang pendekatan ini, jelas bahwa keduanya menjadikan manusia komunikan sebagai fokus mendekatan dalam sudut pandang ilmu komunikasi. Dengan demikian, masih menurut penjelasan dua bidang di atas, kita dapat menyusun elemen-elemen pembeda antara pendekatan biologi dan psikologi dalam ilmu komunikasi. Pendekatan biologi ilmu komunikasi memulai studinya aspek-aspek hayati pada diri manusia misalnya, kondisi otak, telinga, mata, dan mulut (lida dan bibir untuk komunikasi verbal). Sedangkan pendekatan psikologi memulai dengan studi terhadap perilaku individu manusia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-4982023183504276933?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/4982023183504276933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/model-model-komunikasi.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4982023183504276933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/4982023183504276933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/model-model-komunikasi.html' title='MODEL-MODEL KOMUNIKASI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-7877866108868908317</id><published>2008-09-23T21:17:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.729-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dimensi tindakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>DIMENSI TINDAKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Konfrontasi&lt;/strong&gt;:  Konfrontasi adalah proses interpersonal yang digunakan oleh perawat untuk memfasilitasi, memodifikasi dan peluasan dari gambaran diri orang lain. Tujuan dari konfrontasi : agar orang lain sadar adanya ketidaksesuaian pada dirinya&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Dua bagian konfrontasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Membuat orang lain sadar terhadap perilaku yang tidak produktif/merusak&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Membuat pertimbangan tentang bagaimana dia bertingkah laku yang lebih produktif dengan jelas dan konstruktif&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Waktu yang tepat dilakukkannya konfrontasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tingkah lakunya tidak produktif&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tingkah lakunya merusak&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika mereka melanggar hak kita atau hak orang lain&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Cara melakukan konfrontasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Clarify : membuat sesuatu lebih jelas untuk dimengerti&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Articulate : dapat mengekspresikan opini diri sendiri dengan kata – kata yang jelas&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Request : permintaan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Encourage : memberikan support, harapan dan kepercayaan&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Kesegeraan&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Kesegeraan terjadi jika interaksi perawat klien difokuskan dan digunakan untuk mempelajari fungsi klien dalam hubungan interpersonal lainnya. Perawat harus sensitive terhadap perasaan klien dan berkeinginan untuk membantu dengan segera&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Membuka diri&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Membuka diri adalah membuat orang lain tahu tentang pikiran, perasaan, pengalaman pribadi kita&lt;br/&gt;Membuka diri diperlukan saat perawat ingin meningkatkan pemahaman, kekuatan dan kepercayaan klien&lt;br/&gt;Cara membuka diri :&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mendengar&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Empati&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Membuka diri&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mengecek&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Katarsis&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Klien didorong untuk membicarakan hal – hal yang sangat mengganggunya untuk mendapatkan efek terapeutik. Disini perlu pengkajian dan kesiapan klien untuk mendikusikan masalahnya. Jika klien sulit mengungkapkan perasaannya perawat perlu membantu mengekspresikan perasaannya jika ia berada pada situasi klein&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Bermain peran&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;Tindakan untuk membangkitkan situasi tertentu untuk meningkatkan penghayatan klien kedalam hubungan manusia dan memperdalam kemampuannya untuk melihat situasi dari sudut pandang lain dan juga memperkenalkan klien untuk mencobakan situasi baru dalam lingkungan yang aman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-7877866108868908317?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/7877866108868908317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dimensi-tindakan-komunikasi-terapeutik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7877866108868908317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7877866108868908317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dimensi-tindakan-komunikasi-terapeutik.html' title='DIMENSI TINDAKAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1803185665049695275</id><published>2008-09-23T21:16:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.712-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penggunaan diri perawat secara terapeutik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>PENGGUNAAN DIRI PERAWAT SECARA TERAPEUTIKn</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt; Dimensi respon yang harus dimiliki oleh perawat terdiri dari 5 hal :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt; Kesejatian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kesejatian adalah pengiriman pesan pada orang lain tentang gambaran diri kita yang sebenarnya. Kesejatian dapat ditunjukkan dengan adanya kesamaan antara verbal dan non verbal (kongruen). Lawan dari kongruen adalah ingkongruen (adanya ketidaksamaan antara verbal dan non verbal)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Akibat dari ingkongkruen&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tidak percaya kepada perawat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Curiga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hubungan menjadi renggang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Informasi yang berharga hilang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menerima pesan yang berbeda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bingung&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mungkin hanya percaya pada pesan non verbal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mempertanyakan kredibilitas perawat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sulit memelihara dialog yang berarti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tidak merasa mereka berbicara dengan orang lain yang sebenarnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Merasa bahwa perawat hanya mencoba menghormati klien daripada keinginan untuk mencapai kebersamaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ciri – ciri perilaku ingkongruen&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;a.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Gerak kaki&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menendang dengan agresif&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Posisi kaki tegang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sering mengganti postur kaki&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Gerak tangan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menggaruk pipi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menarik kuku tangan dengan keras&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Melindungi atau menendang lutut ketika tersenyum&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Keuntungan bagi perawat jika perilaku kongruen&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Berbicara dengan kesungguhan dan tanpa menyakiti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Mengekspresikan apa yang dia pikirkan, perasaan dan pengalaman saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Menunjukkan kespontanan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Menunjukkan keterbukaan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Keuntungan bagi klien jika perilaku kongruen&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Merasa bebas untuk mengekspresikan pikiran dan emosi mereka yang sesungguhnya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengembangkan perasaan percaya pada perawat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyediakan informasi dimana mereka dapat menggunakannya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Merasakan atmosfer rileks&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menikmati iklim kesejatian&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kesejatian dipengaruhi oleh :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;a.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kepercayaan diri&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Orang yang mempunyai kepercayaan diri yang tinggi akan mampu menunjukkan kesejatiannya pada saat yang tidak nyaman dimana kesejatian yang ditampilkan akan mengakibatkan resiko tertentu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Persepsi terhadap orang lain&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Apabila seseorang melihat orang lain mempunyai power yang lebih besar dan menguasai kita maka hal ini akan mempengaruhi bagaimana kita akan menampilkan seperti apa diri kita yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;c.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Lingkungan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Lingkungan terdiri dari waktu dan tempat. Tempat dimana seseorang berada di muka publik ( auditorium, panggung) akan mengakibatkan seseorang merasa sulit untuk menunjukkan seperti apa dirinya yang sebenarnya. Waktu yang terbatas juga akan mengakibatkan seseorang tidak mampu menunjukkan siapa dia yang sebenarnya&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Empati&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Empati adalah kemampuan menempatkan diri kita pada orang lain dan bahwa kita telah memahami bagaimana perasaan orang lain tersebut dan apa yang menyebabkan reaksi mereka tanpa emosi kita terlarut dalam emosi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Beberapa aspek empati antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;a.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Aspek mental&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Aspek mental berarti memahami orang secara emosional dan intelektual. Kemampuan melihat dunia orang lain dengan menggunakan paradigma orang lain tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Verbal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Kemampuan mengungkapkan secara verbal pemahaman terhadap perasaan dan alasan reaksi emosi klien. Aspek verbal memerlukan keakuratan (ketepatan), kejelasan dan kealamiahan (naturalness).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;c.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Aspek non verbal&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Aspek non verbal yang diperlukan adalah kemampuan menunjukkan empati dengan kehangatan dan kesejatian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Enam tahap dalam melakukan empati : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;a.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Membersihkan pikiran kita dari agenda yang mengganggu (kekhawatiran, tekanan kerja, hutang ).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;b.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dengarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;c.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengkonsentrasikan pesan verbal dan non verbal untuk mengerti perasaan dan alasan reaksi klien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;d.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengatakan pada diri sendiri ” orang ini ingin mendengar apa darinya?”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;e.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyampaikan respon empatik yang mencakup.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;f.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Keakuratan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;g.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Natural.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;h.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kejelasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;i.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kehangatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;j.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kesejatian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;k.&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengecek apakah respon empatik yang kita lakukan tersebut efektif.&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kehangatan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kehangatan sangat diperlukan dalam menyampaikan empati untuk menyampaikan kehangatan bisa secara verbal maupun non verbal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kondisi muka&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dahi : dahi tampak rileks, tidak ada kerutan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mata : kontak mata yang nyaman, gerakan mata natural&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mulut : mulut tampak rileks, tidak cemberut, tidak menggigit bibir, tersenyum, rahang rileks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ekspresi : tampak rileks, tidak ada ketakutan, kekhawatiran menunjukkan perhatian dan ketertarikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kondisi postur/sikap tubuh&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tubuh : berhadapan, bahu paralel dengan lawan bicara&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kepala : duduk atau berdiri dengan tinggi yang sama, menganggukan kepala jika perlu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Bahu : mudah digerakkan tidak tegang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Lengan : mudah digerakkan, memegang kursi atau tembok&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Tangan : tidak memegang atau menggengam diantara keduanya, tidak mengetuk – ngetuk pena atau bermain dengan objek&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Dada : nafas biasa, tidak tampak menelan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Kaki : tampak nyaman, tidak menendang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Telapak kaki : tidak mengetuk&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Posisi tubuh yang menurunkan kehangatan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Mengangkat bahu tanda tidak peduli atau tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Bersedekap&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Menyilang kaki&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;Mengepalkan tinju&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hal – hal yang dapat merusak kehangatan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Melihat sekeliling pada saat berkomunikasi dengan orang lain&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengetuk – ngetuk dengan jari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mundur tiba – tiba&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Tidak tersenyum&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hambatan untuk dapat menunjukkan kehangatan antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Terburu – buru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Emosi berlebihan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Shock/terkejut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Penilaian tentang orang lain sehingga membuat kita menjadi mengalihkan perhatian pada masalah kita sendiri.&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Respek/Hormat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Respek berarti mengakui kebutuhan orang lain untuk dipenuhi, dimengerti dan dibantu dalam keterbatasan kemampuan dan waktu yang dimiliki oleh perawat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Perilaku respek ditunjukkan dengan :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Melihat ke arah klien&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Memberikan perhatian yang tidak terbagi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Memelihara kontak mata&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Senyum pada saat yang tidak tepat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bergerak ke arah klien&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menentukan sapaan yang disukai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span&gt;-&lt;span style="font-family:&amp;quot;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jabat tangan atau sentuhan yang lembut&lt;/span&gt; &lt;span lang="SV"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;strong&gt;Konkret&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="NO-BOK"&gt;Perawat menggunakan terminologi yang spesifik dan bukan abstrak. Manfaat dari konkret adalah dapat mempertahankan respon perawat terhadap perasaan klien, penjelasan dengan akurat tentang masalah dan mendorong klien memikirkan masalah yang spesifik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1803185665049695275?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1803185665049695275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/penggunaan-diri-perawat-secara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1803185665049695275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1803185665049695275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/penggunaan-diri-perawat-secara.html' title='PENGGUNAAN DIRI PERAWAT SECARA TERAPEUTIKn'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-7901761423772786622</id><published>2008-09-23T00:57:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.700-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>MENGENAL DIRI SENDIRI</title><content type='html'>Mengenal diri bukan hanya menjawab siapa nama anda, apa warna favorit anda, mengenal diri adalah upaya menerima kelebihan dan kekurangan dengan porsi yang wajar, meski kulit anda hitam, meski anda tidak sempurna tetapi ketika anda mampu menerima semua kelebihan dan kelemahan dengan proporsional maka sepertinya tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hidup. Hidup menjadi bermasalah karena anda takut berbeda dengan orang lain, mengapa teman – teman anda memiliki handphone seri terbaru sementara anda tidak, anda belum mampu menerima sebuah perbedaan. Mengapa bukan anda yang menjadi miss universe, mengapa anda tidak dilahirkan sebagai seorang Zinedine Zidane atau David Beckham. Bahkan mungkin anda pernah bermimpi dapat terbang seperti superman, bergelantungan di tembok tinggi seperti spiderman, diri anda dengan semua kelebihan dan kekurangan, merasa sangat kurang. Bagaimana dengan anak yang sejak lahir terbelakang secara mental, bagaimana dengan pendetita tetraplegia yang tidak mampu menggerakkan seluruh anggota geraknya kecuali kepala. Mengapa anda tidak menerima, mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Tuhan kepada anda, Tuhan sudah memberikan yang terbaik, hanya Tuhan jua lah yang tahu rahasia dibalik semua rencananya kepada anda.&lt;br/&gt;Pernah melihat acara Kick Andy di Metrotivi? Ketika seorang bernama Raden Mas Sugeng dengan kaki yang terbalut kaki palsu tapi memiliki mental baja, yang semangat dan spiritnya telah mampu membangkitkan semangat beberapa orang cacat yang lain, bahwa dengan cacat tidak menjadi alasan untuk menyerah pada tantangan kehidupan, Raden Mas Sugeng telah mengajarkan The Winning Spirit kepada kita semua.&lt;br/&gt;Ketika anda iri melihat teman anda yang cantik atau tampan kemudian anda merasa diri anda tidak menarik, sebenarnya bukan karena anda tidak menarik, tapi anda baru menilai segala sesuatu dari aspek fisik. anda akan sadar bahwa sebenarnya anda berada di tataran mental dan psikologis anda berada di gangguan sosial, anda takut ketika penampilan anda tidak menarik maka orang – orang akan menjauhi anda, makanya anda selalu berusaha untuk tampil cantik, jika anda cantik maka anda berfikir bahwa masalah akan selesai. Jika anda cantik kebahagiaan pasti akan datang. Jika anda ingin sebuah fakta surveylah 50 orang cantik kemudian tanyakan apakah mereka tidak memiliki masalah? Bisa saja masalah yang mereka alami lebih buruk dari masalah yang anda tanggung, jika mereka menolak lamaran seorang cowok, salah seorang cowok yang nekat bisa mengancam membunuh, mengancam melukai mereka secara fisik dll. Sungguh apapun keadaan anda, anda harus mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan kepada anda, Tuhan memberikan disesuaikan dengan kapasita seseorang.&lt;br/&gt;Pernahkah anda menemukan pasangan cantik dan tampan  yang kemudian harus cerai , apakah karena mereka kurang cantik? Apakah karena penampilan mereka tidak menarik? Karena dalam hati mereka ada yang kosong, harga diri mereka hampa, meski secara fisik mereka adalah pasangan yang serasi tetapi secara psikologis mereka merasa bahwa pasangan mereka belum bisa mengisi hati mereka, pasangan mereka belum bisa memahami mereka, benarkah pasangan mereka kurang bisa memahami? Sebenarnya inti masalahnya adalah ketidakseimbangan antara id, ego dan superego mereka masing – masing, karena masing – masing individu menuntut kesempurnaan dari pasangannya, sehingga ketika mereka menemukan ketidaksempurnaan mereka akhirnya mengakhiri kebersamaan mereka. Ternyata fisik yang sempurna bukan jaminan bahwa anda sudah mengenal diri anda&lt;br/&gt;Mengenal diri berarti anda mampu membedakan mana pikiran buruk dengan pikiran baik, mana pikiran positiv dan mana pikiran negatif. Pemikiran negatif terhadap diri sendiri Akan mengancam integritas ego, bisa merusak konsep diri seseorang, yang lebih fatal kalo akhirnya sampai mengisolasi dari pergaulan karena selalu beranggapan memiliki banyak kekurangan. Padahal dengan mengaku banyak kekurangan anda sudah menutup mata terhadap semua kelebihan maupun hal –hal positif yang ada dalam diri anda.&lt;br/&gt;Mengenal diri adalah mengakui semua kekurangan dan menerima semua kelebihan tanpa harus disombongkan ke orang lain, selama ini anda menjadi begitu keras tampil sempurna karena anda takut bahwa anda akan dicemooh, anda akan ditertawakan, anda akan diremehkan, mengapa anda harus tampil sempurna jika tidak ada apapun yang sempurna kecuali Tuhan itu sendiri. Bahkan nabi sebagai utusan Tuhan sekalipun memiliki kekurangan, manusia – manusia pilihan saja memiliki kekurangan apalagi anda manusia bisaa.bukan kekurangan atau kelebihan yang harus anda pikirkan tetapi perubahan, perubahan dari 0 menuju 9, perubahan dari nothing tobe something, dari bukan apa – apa mejadi seseorang. Jika Anda sudah mengenal tujuan hidup anda, long-term purpose atau tujuan jangka panjang, tujuan jangka menengah dan tujuan jangka pendek. Maka anda sedang berada dalam proses menuju perubahan tersebut tapi jika anda belum mengenal tujuan hidup anda, belum mengenal semua kelebihan dan kekurangan anda. Maka anda akan berjalan tanpa sebuah arah yang jelas sehingga apa yang anda capai juga tidak jelas. Jadi mulailah menetapkan saat ini sebelum terlambat.&lt;br/&gt;Meski terlihat mudah jika penetapan tujuan hidup anda salah, arah yang akan anda tuju juga akan salah. Penetepan tujuan yang baik menyangkut 4 aspek dimensi fisik, dimensi psikologis, dimensi sosial dan dimensi spiritual, keseimbangan dari ke 4 aspek ini akan membawa anda pada keberhasilan yang tidak membawa kekosongan. Meski secara material anda berlimpah, tapi ketika anda sakit tidak ada yang menjenguk, ketika mobil anda mogok tidak ada yang mau perduli anda harus menelpon bengkel langganan anda, ketika anda dirampok tidak ada yang mau mendengarkan anda harus menelpon polisi untuk menyelesaikan masalah anda. Keberhasilan dalam 4 dimensi akan membawa anda pada kemakmuran dan kesejahteraan. Terbebas dari segala ketakutan, terbebas dari segala kekhawatiran. Anda benar – benar bisa tidur nyenyak, cobalah anda pergi ke sebuah tempat belilah beberapa bungkus nasi kemudian bagikan kepada orang – orang yang kelaparan tapi tidak memiliki pekerjaan. Lihatlah reaksi yang mereka berikan, mereka akan melindungi anda dengan gratis.&lt;br/&gt;Mengapa hanya dengan sebungkus nasi anda bisa mendapatkan perlindungan? Karena orang lain merasa anda bermanfaat untuk mereka, bayangkan dengan anda harus membayar 4 orang pengawal pribadi dengan gaji sejelek – jeleknya 500 ribu rupiah. Dengan uang 2 juta rupiah anda bisa membeli lebih banyak orang ketika anda mampu memberikan kepada orang lain apa yang mereka butuhkan, pakaian, minuman, tumpangan kendaraan. Meski apa yang anda lakukan terlihat kecil, tetapi nilai dari yang menerima bisa tak terhingga, hal ini sesuai dengan hukum ekonomi “ menggunakan modal seminimal mungkin untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin, penggunaan 10 % apa yang anda punya untuk mendapatkan 90 % apa yang anda inginkan. Teori 10/90 bisa diterapkan pada semua dimensi kehidupan, tidak hanya dalam dunia investasi. Hati-hatilah dengan mimpi anda, mimpi dan impian berbeda, mimpi adalah kejadian ketika anda berada dalam alam bawah sadar. Impian adalah kejadian yang anda rencanakan dalam keadaan sadar, anda rencanakan strategi mencapainya agar dapat anda petik hasilnya.&lt;br/&gt;Mengenal diri adalah mengetahui sedalam – dalamnya diri anda, melakukan evaluasi terhadap semua yang sudah Anda lakukan selama ini, apakah Anda hidup sesuai dengan tujuan yang benar, apakah Anda sudah mengikuti pola berpikir yang benar, kebenaran berasal dari hati anda, jika anda mau jujur dengan hati anda, hati kecil anda, setiap kali anda melakukan kesalahan atau melakukan suatu perbuatan yang melanggar, anda merasa khawatir, anda merasa gelisah, anda merasa takut, perubahan secara emosional, anda menjadi terburu – buru seperti dikejar – kejar sesuatu. Jika akibat dari pelanggaran itu tidak segera anda atasi, maka rasa sesal, kecewa, sedih bahkan marah pada diri sendiri Akan menghantui anda. Akan selalu mengikuti kemana anda pergi, Akan selalu mengikuti dimanapun anda berada. Kejujuran, kebenaran dari hati akan menuntun anda menjadi lebih baik, mungkin selama ini Anda merasa apa yang Anda lakukan sudah benar, mungkin Anda juga merasa apa yang Anda lakukan sudah tepat.untuk mengetahuinya tanyakan dalam hati kecil anda apakah yang anda lakukan sudah benar – benar tepat atau belum. Hati anda berisi 99 kebaikan karena menurut Ari Ginanjar Agustian dalam buku ESQ Way, bahwa kebenaran sejati berasal dari Tuhan. Kebenaran mengikuti kata hati anda, jika menurut hati anda benar berarti anda memang sudah benar.&lt;br/&gt;Mengenal diri adalah penguasaan akan konsep diri yang matang, mampu mengetahui sinyal – sinyal yang diberikan oleh tubuh kepada anda, jika anda lapar karena saluran pencernaan anda mengirimkan sinyal lapar ke bagian hipotalamus sehingga anda lapar, ketika anda mengantuk ada sinyal dikirimkan ke otak sehingga anda menguap, ketika anda lelah karena akumulasi asam laktat, anda diminta untuk beristirahat dan mengkonsumsi oksigen sebanyak mungkin agar asam laktat dioksidasi melalui proses glukoneogenesis menjadi bahan siap pakai. Tubuh selalu mengirimkan sinyal kepada Anda, ketika anda menginjak paku tubuh mengirimkan sinyal nyeri agar anda segera mengangkat kaki anda, agar kerusakan yang ditimbulkan tidak menjadi semakin parah. Software yang berada dalam tubuh anda selalu mengirimkan sinyal agar anda merawat hardware. Perangkat keras seperti hepar, ginjal, gastrointestinal, otot dan tulang. Para programmer diseluruh dunia tentu sangat memahami keistimewaan dari software tubuh manusia yang memiliki mekanisme automatisasi, sel akan mati setelah beberapa hari melalui mekanisme apoptosis, secara periodik setiap bulan wanita mengeluarkan darah kotor, bahkan setiap berapa detik Anda mengeluarkan air liur untuk membasahi tenggorokan Anda, ketika Anda panas terprogram secara otomatis untuk mengeluarkan keringat.&lt;br/&gt;Sudahkah anda merawat organ – organ anda melalui makanan yang sesuai dengan standar kesehatan, olahraga yang teratur, tidur yang cukup. Sistem tubuh anda diprogram dengan sangat sensitif, begitu anda melihat seorang wanita cantik kemudian timbul rasa tertarik dalam pikiran anda, bahkan jika pikiran itu tidak terkontrol anda akan membayangkan sesuatu yang lebih liar dengan wanita tersebut. Stop atau cancel program dipikiran anda, waspadai jika pikiran anda mulai macam – macam. Karena pikiran yang tidak terkontrol oleh hati Akan menyebabkan tubuh bergerak ke arah yang salah. Ketika anda merasa dendam, tubuh akan bergerak ke arah kejahatan (pemukulan, penganiayaan, pengeroyokan, pembunuhan). Stop pikiran buruk dari otak anda, restart ulang program dalam otak anda. Pejamkan mata sebentar, biarkan bayangan gelap terekam dalam memori anda selama minimal 3 menit, dalam kegelapan kelak anda akan dikubur, masih mau meneruskan niat berbuat jahat? Aturlah cara berpikir otak anda, karena bahaya dari pikiran yang tidak terkonrol oleh hati mengakibatkan beberapa organ Anda melakukan kesalahan dan dosa. Jika Anda terlanjur melakukan sebuah pelanggaran, tidak hanya dosa yang Anda tanggung, permusuhan dari keluarga korban, bahkan selain manusia, Tuhan pun akan memusuhi anda, jika Tuhan sudah memusuhi anda kemudian mengusir anda?&lt;br/&gt; Selama ini otak Anda sering terisi dengan rekaman berbagai peristiwa yang membuat persepsi Anda terhadap kehidupan akan berbeda – beda jadi, hati – hati dengan pikiran anda, karena sebagai pusat koordinasi maka pikiran yang ada di otak berpotensi menggerakkan tubuh Anda, positiv thingking dan selalu optimis. Mengenal diri adalah melakukan dialog dengan diri sendiri, apa yang kita inginkan, apa yang kita rencanakan, apa yang akan kita lakukan, jika yang kita lakukan tidak berhasil, rencana kedua yang kita persiapkan agar tujuan kita tercapai, apa personal goal setting kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-7901761423772786622?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/7901761423772786622/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/mengenal-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7901761423772786622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/7901761423772786622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/mengenal-diri-sendiri.html' title='MENGENAL DIRI SENDIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3908873786481893038</id><published>2008-09-23T00:55:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.688-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>MENGUKUR KAPASITAS DIRI</title><content type='html'>Dalam sebuah proses pengembangan diri, anda harus mampu melihat berbagai macam aspek dalam diri anda, secara fisik, secara psikologis, secara sosial maupun secara spiritual. Anda bisa memiliki potensi dengan menggali keempat aspek tersebut memaksimalkan potensi yang anda miliki, bagaimana jika anda tidak punya bakat apapun, bagaimana jika anda selalu merasa orang lain yang lebih baik dari anda, bagaimana jika anda merasa tidak memiliki kemampuan apa – apa, mengapa ada orang dengan multitalenta, jago dalam bidang olahraga, berpenampilan menarik seperti peragawan, memiliki kekayaan melimpah seperti seorang milyuner, yang digemari oleh lawan jenisnya. Sedangkan anda tidak dikaruniai satu bakatpun yang membuat anda menjadi terkenal, atau yang membuat anda dihormati. Bagaimana jika anda ternyata dilahirkan dengan potensi yang bisaa – bisaa saja, hanya dilahirkan dengan 2 tangan, 2 kaki, 1 kepala dan 1 tubuh, mengapa tidak mengalir bakat apapun dalam diri, lalu apa yang harus dilakukan jika anda ingin berhasil. Disini akan diulas bagaimana cara menggali potensi, sehingga dengan mengasah potensi yang Anda miliki maka anda berharap bahwa kelak anda mampu mengeluarkan semua potensi dan kemampuan anda semaksimal mungkin, agar anda mampu menghasilkan sesuatu yang maksimal pula. Untuk mempermudah pemahaman anda kami akan menjabarkannya dalam bentuk cerita “jaman dahulu kala hiduplah 2 orang anak, mereka terlahir dari keluarga yang berbeda, sebut saja namanya edo dan edi, edo adalah seorang anak dengan bakat olahraga yang menonjol, jenius dalam pelajaran, bapaknya seorang pengusaha angkutan sedangkan ibunya membuka industri kecil, Semua wanita begitu mengidolakan edo, selama mereka sekolah di SMP hampir semua mata cewek mengarah ke edo tiap kali edo dan edi berjalan, terkadang timbul rasa iri dalam diri edi, mengapa edo seperti dianugerahi begitu banyak kelebihan, bahkan tiap malam minggu edi kesepian sedangkan edo bisa berkencan dengan siapa saja yang dia sukai. Karena bakatnya dalam olahraga, edo mengikuti klub sepakbola dengan harapan kelak akan menjadi pemain top di sebuah klub sepakbola terkenal, 10 tahun kemudian mereka bertemu, edo sudah menjadi pemain top disebuah klub sedangkan edi masih saja berusaha mencari bakatnya, tapi semakin dalam ia menggali bakatnya tetap belum ketemu juga Karena pengaruh pergaulan yang salah dengan kalangan jetset, edo terjebak dalam narkoba, sex bebas dan akhirnya mendekam di penjara. Sementara edi karena merasa tidak berbakat menuliskan keluhan – keluhannya tentang kelemahan – kelemahan dirinya dalam sebuah diari, lama – kelamaan impiannya untuk memiliki seorang kekasih ia tuangkan dalam sebuah novel, edisi pertama novelnya belum laku terjual, tapi edi tidak mau menyerah, ia belajar lewat buku – buku bagaimana cara menulis novel, mencari informasi di internet bagaimana cara menulis novel yang baik, setelah 7 kali ditolak akhirnya novel edi diterbitkan. Kekuatan mental jarang menjadi nomor satu, terbisaa menjadi nomor dua membuat edi tetap bijak dengan perubahan status finansialnya. Sampai akhirnya karena keberhasilannnya menulis novel, edi diundang oleh sekumpulan penulis remaja untuk mengisi seminar dan pelatihan penulisan novel, dengan perlahan – lahan edi mulai menemukan beberapa hal yang bisa dia lakukan, ketika kepopulerannya sebagai seorang penulis menuntutnya berpenampilan menarik, ia rajin ke salon untuk perawatan wajah. Penampilannya yang memikat dengan pribadi yang menarik akhirnya membuatnya mendapatkan seorang istri seperti yang ia impikan selama ini. Edi menjadi berhasil dari rasa irinya kepada edo, edi menjadi berhasil karena dia tidak harus selalu menjadi juara, edi belajar dari kegagalan. 5 tahun kemudian, edi dan edo kembali bertemu dengan kondisi yang jauh berbeda, tubuh edo kurus kering, sedangkan tubuh edi malah semakin padat berisi karena rajin ke fitnes untuk membentuk tubuhnya. Bentuk tubuh yang atletis, bentuk tubuh yang dulu ia impikan. Dengan perencanaan matang akhirnya edi menemukan dirinya sendiri dalam keberhasilan.&lt;br/&gt;Pelajaran apa yang bisa anda petik dari pelajaran di atas, seringkali anda menjadi orang yang luar bisaa dari kekurangan – kekurangan anda, andai saja Sir Isaac Newton tidak kejatuhan apel mungkin dia tidak akan menemukan teori gravitasi, Albert Einstein tidak akan menjadi fisikawan terkenal jika ejekan orang – orang disekelilingnya bahwa dia gila, dia sinting, dia aneh ia tanggapi, justru dengan cara berpikir berbeda Albert Einstein menjadikan kritik menjadi sarana untuk meningkatkan diri sehingga menjadi salah seorang ilmuwan hebat. Jika mereka bisa, mengapa anda tidak? Apa yang kurang dalam diri anda? Bukankan ukuran otak anda sama dengan ukuran otak Albert Einstein. Apa yang anda makan juga sama dengan yang mereka makan selama ini, bahkan Albert Einstein  juga mengalami masa kanak – kanak, masa dimana dia dianggap dungu dan tolol. Bahkan Thomas Alfa Edison ketika kecil disebut dungu karena mengerami sebutir telur, apakah dia marah? tidak, dia justru semakin tertantang dengan ejekan dan cemoohan itu.&lt;br/&gt;Anda semua memiliki potensi untuk menjadi pakar, menjadi ahli, menjadi kompeten, menjadi hebat dalam bidang – bidang yang mungkin tadinya tidak anda sukai, hanya diri anda yang mampu meningkatkan kemampuan diri, hanya anda yang mampu menembus batas untuk mengeluarkan semua potensi anda. Potensi yang juga dimiliki oleh orang – orang besar dan berhasil dalam dunia bisnis, pendidikan, religius, olahraga dan ekonomi. Potensi yang juga dimiliki oleh Bill Gates, Andrew Carnegie, Renald Kasali, Ari Ginanjar Agustian, Anthony Robin, Tung Desem Waringin atau Andrie Wongso. Bahkan Anda memiliki potensi untuk menjadi lebih hebat dari mereka. Baca biografi mereka dan temukan cara mereka menggapai kesuksesan, pasti tidak selurus jalan tol, tidak semulus wajah cantik putri indonesia atau miss universe. Jalan yang mereka lalui mungkin melelahkan seperti pendakian puncak himalaya, berliku – liku seperti jalan menuju puncak gunung. Karena keberhasilan adalah puncak yang harus anda dan saya daki. Menggapai puncak membutuhkan tenaga extra, membutuhkan sebuah mentalitas untuk meneruskan perjalanan meski yang ada didepan adalah bukit yang terjal, meski yang ada didepan adalah jurang yang curam, anda harus terus melangkah.&lt;br/&gt;Semua orang sukses dalam ekonomi, spiritual ataupun karir pernah mengalami keragu-raguan, ketakutan bahkan pernah membuat kesalahan, tetapi kesalahan tersebut tidak membuat mereka menjadi patah arang, kesalahan tersebut justru membuat mereka bangkit dan maju, kegagalan mereka anggap sebagai tantangan, kesalahan mereka jadikan bahan untuk mengevaluasi diri, sebagai waktu untuk bertanya, apa yang salah dengan mereka sehingga mereka belum berhasil. Selama ini anda bersaing bukan bekerjasama, ketika anda bersaing maka tidak akan pernah merasakan kemenangan sejati, kemenangan yang anda miliki adalah kemenangan semu. Berapa kali Robert Tiyosaki harus kehilangan perusahaan lebih dari 2 kali dengan kehilangan uang ratusan juta sebelum akhirnya dia mengokohkan diri sebagai jutawan bahkan berencana masuk jajaran ultrakaya, bagaimana Bill Gates harus rela kurang tidur sebelum akhirnya ia menjadi salah satu dari 40 orang terkaya di dunia. Hampir semua orang berhasil pernah jatuh bangun menggapai impiannya.&lt;br/&gt;Secara kapasitas anda memiliki kelebihan dan kekurangan, selama ini anda belajar untuk mengasah kelebihan dan menutupi kekurangan, ini yang membuat anda belum berhasil, anda berusaha mempercantik wajah anda tapi melupakan mempercantik hati anda. Bukan hanya kelebihan yang harus diasah tetapi kekurangan juga harus di asah, bagaimana contohnya : “seorang pemuda sebut saja namanya Vero lulus dari sekolah menengah dengan nilai cukup, beberapa nilai bahasa inggris, fisika dan kimia juga mendekati angka 5, nilai 6 tapi tipis, dia sadar bahwa dia kurang mahir berbahasa inggris, tapi dia memiliki bakat yang besar dalam dunia musik. Dunia yang sangat berbeda dengan dunia exact. Benarkan demikian? Tidak, ada kemiripan antara dunia musik dengan dunia exact yaitu rumus, jika orang menyanyi dengan nada dasar G kemudian dia ingin menetapkan variasi, maka variasi suara yang mampu dihasilkan sudah dirumuskan bahwa tidak akan melewati 2 oktaf diatasnya. Mengetahui bahwa ada rumus yang berlaku di musik maka ia mulai mencoba mengasah pengetahuannya di bidang musik, dari belajar not, penjarian gitar sampai memahami nada ia pelajari dengan seksama, untuk meningkatkan kemampuannya menulis lirik dia mencoba mencetak semua teks lagu dari grup musik Guns and Roses karena kebetulan dia sangat menggemari musik Guns and Roses. Setiap kata ia cari artinya di kamus, kemudian ia mencoba merangkai kata – kata yang indah sesuai dengan arti dari lagu tersebut. Semakin banyak lagu yang ia pelajari, semakin banyak kosakata yang masuk terekam dalam memori otaknya, perbendaharaan kosakata yang meningkat membuat kemampuan bahasa inggrisnya juga meningkat, kemudian ia mencoba melamar menjadi door man orang yang bertugas membukakan pintu bagi tamu yang masuk ke hotel sambil mengucapkan “ good morning mister, well come to our hotel” , setelah kemampuan bahasa inggrisnya meningkat ia kemudian diangkat menjadi seorang bell boy yang bertugas mengorientasikan tamu terhadap fasilitas kamar maupun fasilitas hotel sambil membawakan tas mereka, bell boy membutuhkan kemampuan bahasa inggris aktif, semakin sering dia berinteraksi dengan orang asing, kemampuannya secara simultan mengalami peningkatan. Kemudian berbekal uang tabungan gaji ia melanjutkan mengambil S1 perhotelan sampai lulus, sekarang dia menjadi manajer front office disebuah hotel bintang 3”. Andaikata kelemahan bahasa inggris Vero menjadi halangan baginya  untuk melangkah maju, mungkin sampai sekarang dia belum bisa membeli sebuah mobil dan sebuah rumah. Kapasitas adalah jika anda mampu menutup kekurangan, biarkan kelebihan anda secara alami mengalami perkembangan tetapi secara terencana anda tutup kekurangan anda.&lt;br/&gt;Lalu bagaimana cara menutup kekurangan? Apakah dengan cara menyembunyikan kekurangan atau dengan cara mengendalikan, contoh anda memiliki bekas luka bakar di leher, kemudian anda menggunakan pakaian yang menutupi leher anda, bagaimana jika kekurangannya adalah mental, maka anda harus berlatih dengan sungguh – sungguh untuk melakukan afirmasi dan autosugesti, “saya bisa…saya pasti bisa…saya juara…saya juara “ dalam hati anda jangan sambil berteriak – teriak apalagi dimalam hari, bisa – bisa anda dilempari oleh tetangga anda.&lt;br/&gt;Kapasitas ibarat memindahkan air satu ember sebanyak 3000 ml dengan gayung, jika kapasita gayung hanya 500 ml maka anda membutuhkan waktu 6 kali untuk memindahkan air tersebut, kapasitas adalah kemampuan maksimal kita yang mampu kita keluarkan, jika dalam waktu 10 detik anda mampu mencapai jarak 100 meter berarti anda berada dalam kemampuan maksimal, jika menempuh 100 m anda membutuhkan 16 detik maka anda termasuk lamban. Kapasitas diukur dari kekuatan diri, frekuensi yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan atau perpindahan. Selama ini anda menginginkan segalanya berjalan dalam hitungan detik, seketika apa yang anda inginkan terwujud, anda tidak mau susah menanggung kekecewaan maupun kekalahan, anda tidak kuat berada dalam tekanan, padahal tekanan yang diberikan bertujuan menguatkan anda secara fisik, mental maupun social. Semua tekanan – tekanan yang diberikan oleh kehidupan sebenarnya adalah menjadi pondasi kokoh untuk menggapai impian.&lt;br/&gt;Seorang pemenang sejati seperti Tim Manchester United, mereka berusaha semaksimal mungkin sampai peluit ditiup oleh wasit. Mereka tidak perduli sedang berada dalam posisi kalah, sedang berada dalam tekanan tetapi keinginan untuk menang yang kuat akhirnya mampu mengubah keadaan. Keinginan yang kuat untuk menjadi juara inilah yang anda dan saya butuhkan. Jika kapasitas anda terbatas maka dengan mental juara maka anda tidak akan perduli jika saat ini kalah, anda akan terus berlari, terus bergerak sampai akhirnya anda sampai di tujuan anda.&lt;br/&gt;Kapasitas diri ini membuat kita menjadi orang yang tidak tergesa – gesa dan terburu – buru. Jika kecepatan lari mobil kita adalah 250 km/jam maka jangan pernah berusaha menempuh jarak Semarang Jakarta dalam waktu 2 Jam, karena menggunakan kemampuan maksimal dalam jangka waktu yang lama akan menguras energi. Jika energi kita terkuras habis maka kita akan terjatuh sebelum sempat mencapai garis finish, meskipun secara perhitungan matematis memungkinkan menempuh jarak Semarang Jakarta dalam 2 jam tetapi harga yang harus anda bayar lebih mahal yaitu anda naik pesawat terbang bukan dengan naik mobil.&lt;br/&gt;Dengan mengetahui kapasitas diri maka anda akan berusaha mencapai Jakarta dalam waktu tempuh yang pendek tetapi tidak kehilangan begitu banyak energi, sehingga kita menggunakan sumberdaya dengan perhitungan yang benar – benar matang. Secara Fisik, Mental, Sosial dan Spiritual setiap manusia memiliki kapasitas masing – masing. Diantara empat aspek tersebut manakah yang paling besar atau dominan, jika kapasitas tersebut sudah anda gali maka anda akan merasakan kecepatan anda dalam bergerak atau berpindah mengalami peningkatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3908873786481893038?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3908873786481893038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/mengukur-kapasitas-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3908873786481893038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3908873786481893038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/mengukur-kapasitas-diri.html' title='MENGUKUR KAPASITAS DIRI'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1229143290216914820</id><published>2008-09-23T00:51:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.675-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>THE WINNING SPIRIT</title><content type='html'>The Winning Spirit adalah mentalitas menuju kemenangan, mentalitas untuk selalu maju meski dengan potensi yang terbatas tetapi keterbatasan tidak menjadi alasan untuk kemudian mundur atau bahkan menyerah terhadap tantangan kehidupan. &lt;em&gt;”Ketika pertandingan final liga champion antara Bayern Muenchen dengan Manchester United kedudukan 2 – 0 untuk kemenangan Bayern Muenchen, waktu hampir habis, pasukan Manchester United hampir bisa dipastikan kalah, tiba – tiba seperti mendapatkan tenaga extra mereka mampu menyamakan kedudukan justru ketika pertandingan hampir berakhir, ketika akhirnya peluit ditiup justru Manchester United yang mampu mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 3 – 2&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Mentalitas tidak takut kalah, mentalitas ingin menjadi juara telah menggerakkan pasukan Sir Alex Ferguson untuk mengerahkan segala cara melakukan penetrasi ke gawang Oliver Khan dengan gencar, sebuah mentalitas yang akhirnya membuat mereka meraih Treble Winner”&lt;/em&gt; The Winning spirit adalah pembentukan sikap mental untuk berusaha memaksimalkan sumberdaya yang anda miliki. Ketika anda terlahir, apapun kondisi anda, semua ini adalah penciptaan yang paling sempurna dari Tuhan. apapun kondisi anda, tidak layak menjadi alasan untuk menyerah terhadap situasi dan keadaan.&lt;br/&gt;Pepatah jawa mengatakan ada 3 ciri seorang ksatria sejati “digdoyo tanpo aji (tak terkalahkan tanpa menggunakan ilmu kesaktian), menang tanpo ngasorake (menang tanpa harus mengalahkan) dan nglurug tanpo bolo (mendatangi musuh tanpa membawa banyak teman). Pertama bahwa anda bisa menjadi orang hebat tanpa ilmu kesaktian, anda bisa menjadi seorang pemenang meski sebenarnya potensi diri anda terbatas, bakat anda tidak semelejit orang lain, tapi anda masih punya satu organ istimewa yang membuat anda akan mampu mencapai semua tujuan anda, mencapai apa yang anda impikan. Organ itu adalah otak anda, karena otak pula yang membedakan manusia dengan binatang. Otak adalah sebuah software yang mampu menentukan kinerja dari organ internal anda, apa yang anda masukkan sebagai input akan diolah oleh otak menjadi sebuah informasi yang akan dipersepsi kemudian akan meghasilkan sebuah tindakan, menjadi orang hebat tanpa menggunakan ilmu kesaktian adalah mencapai tujuan dengan cara – cara yang normative, etis dan legal. Menggapai mimpi dengan kedua tangan anda bukan dengan meminta kepada orang tua Anda tetapi anda berusaha menggapainya dengan tangan anda, andaikata orang tua anda mendukung maka gunakan dukungan tersebut sebagai tenaga penggerak anda untuk mencapai tujuan. Kedua yaitu anda bisa menang tanpa harus mengalahkan, menurut teori manajemen konflik ini disebut compromise technique, sebuah teknik pendekatan dimana dua pihak yang konflik bertemu mengemukakan argumen kemudian membuat semacam kesepakatan yang tidak merugikan kedua belah pihak dalam bahasa Stephen R Covey disebut dengan win – win solution, sebuah metode pemecahan masalah dengan membuat kedua belah pihak merasa nyaman.&lt;br/&gt;&lt;em&gt;“ Kisah ini terjadi dalam sebuah realita kehidupan ketika Andrew Carnegie berebut kontrak kereta api dengan Pullman, Andrew Carnegie justru menyarankan sebuah nama Pullman Company untuk nama kerjasama, mengapa ia melakukan hal tersebut? Karena ia yakin dengan memberi makan harga diri dan menjaga ego Pullman maka ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan yaitu keberhasilan kontrak.”&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;Terkadang kebaikan justru lebih efektif untuk merebut simpati orang lain dibandingkan dengan perilaku menguasai orang lain, dengan memenuhi kebutuhan harga diri orang lain maka anda sudah membuat orang lain tersebut merasa nyaman. Ketika anda berbeda pendapat dengan orang lain, anda harus mampu melihat aspek positif dari setiap situasi, harus mampu melihat sisi terang dari setiap masalah bukan sisi gelapnya. Melihat sisi terang akan membuat anda menjadi orang yang “trimo ing pandum (menerima takdir yang diberikan Tuhan kepada anda) meski sebenarnya klasifikasi takdir ada beberapa jenis, takdir yang memang sudah tidak mungkin  dirubah misalkan jenis kelamin (meski secara fisik jenis kelamin bisa dioperasi, tetapi beberapa penelitian belum berhasil untuk benar – benar mengubah seorang pria menjadi wanita tulen, penyusunan rahim, jalan lahir antara ciptaan Tuhan dengan ciptaan manusia sangat jauh berbeda, karena jalan lahir adalah organ yang paling elastis di dunia). Ada takdir yang masih bisa di ubah misalkan kekayaan, pengetahuan, ukuran otot, bahkan berat badan dan tinggi badan juga termasuk dalam kriteria yang bisa diubah, warna kulit juga bisa diubah dengan pemberian anti melanin, karena melanin yang membuat beberapa orang cenderung berwana kecoklatan. Sehingga dikembangkan beberapa kosmetik untuk membuat kulit lebih bersih dan kelihatan lebih menarik. Bahkan beberapa wanita rela mengeluarkan uang berjuta – juta untuk menjaga warna kulit maupun penampilan mereka&lt;br/&gt;Jika masih ada takdir yang bisa anda ubah, mengapa anda tidak menentukan takdir anda, tugas manusia adalah berusaha dan Tuhan jualah yang akan memutuskan atau menetapkan. Sehingga ketika rencana anda belum menjadi kenyataan mungkin menurut Tuhan anda belum berhak untuk mendapatkannya. Jika oleh Tuhan anda sudah dianggap mampu maka apa yang anda minta akan diberikan oleh Tuhan. Tuhan memiliki penundaan rencana anda dengan harapan anda akan mengasah kemampuan dan mengasah ketrampilan anda dalam menetapkan rencana. Seseorang mampu menetapkan rencana sesuai dengan apa yang ada dalam memori otaknya, jika dia sudah terbisaa menghadapi masalah yang kompleks maka dia akan menetapkan multi planning, dia akan menetapkan alternatif jika rencananya tidak berjalan seperti yang ia perkirakan.&lt;br/&gt;Pernahkan selama ini terpikirkan oleh anda jika Tuhan selalu memberikan apa yang diminta oleh hamba – hambanya maka apa yang terjadi pada dunia, ketika semua orang cantik, ketika semua orang kaya, ketika semua tubuh sehat. Berapa banyak salon kecantikan akan tutup, beberapa rumah sakit juga gulung tikar karena tidak memiliki pasien, perbedaan ini yang membuat bumi masih terus berotasi dan berevolusi. Dunia akan berwarna jika ada warna merah, warna hijau, warna biru, warna kuning. Gabungan dari warna – warna tersebut sudah menimbulkan keindahan tersendiri, apalagi jika semua warna tersebut tergabung secara artistik. Betapa indahnya.&lt;br/&gt;Perbedaanlah yang membuat Anda berguna bagi orang lain, perbedaan membuat semua bentuk di bumi menjadi begitu artistik, bahkan menjadi kebanggaan tersendiri, bagaimana bentuk Ankhorwat di Thailand, Colloseoum di Roma maupun Candi Borobudur di Indonesia, mengapa dibuat berbeda, karena untuk sebuah kebanggaan, sebuah keunikan, sehingga ketika anda berbeda satu sama lain, semua itu bukan menjadi alasan bagi anda untuk saling serang, saling bantai ataupun saling hujat. Tanpa perbedaan justru manusia seperti robot, anda hanya akan bergerak ke satu arah. Perbedaan itu yang membuat manusia menjadi maju.&lt;br/&gt;Ketiga adalah ketika anda berani menghadapi suatu masalah tanpa melibatkan begitu banyak campur tangan orang lain, anda ingin membeli mobil, cobalah untuk berfikir bagaimana cara membeli mobil. Jika anda menjadi orang yang sedemikian manjanya sehingga anda tinggal meminta kepada ayah ibu anda “Pah, belikan mobil!” maka anda sudah berbuat kurang pantas kepada orang tua anda, seharusnya “Pah, ini ada uang 130 juta dari bisnis saya, papah tak belikan mobil ya?”. Dua pernyataan yang sangat bertolak belakang, ketika anda bisa membanggakan orang tua anda, ketika anda bisa membuat mereka tersenyum karena keberhasilan anda. Meski hampir semua orang tua juga bangga ketika mereka mampu memberikan sesuatu kepada anaknya. Jika dua pemikiran untuk saling memberi ini bertemu, anda tidak akan terlalu bergantung pada orang lain, lebih parahnya kelemahan atau ketakutan anda membuat anda harus meminta begitu banyak orang untuk mengerjakan pekerjaan anda yang sebenarnya mampu anda lakukan sendiri.&lt;br/&gt;Ksatria sejati, pemenang sejati tidak melihat kemenangan dari satu sisi, mereka melihat bahwa ketika mereka menang, berhasil, sukses tidak ada pihak lain yang merasa dirugikan, tidak ada satu pihak pun yang merasa dicurangi, ketika semua pihak merasa nyaman dengan keadaan mereka. Seorang pemenang sejati tidak tergiur dengan simbol – simbol kemenangan, seorang pemenang sejati mengetahui makna kemenangan yang sesungguhnya bahwa kemenangan adalah ketika anda mampu mengalahkan pikiran negatif, prasangka negatif, kata – kata yang kurang pantas, hati yang kotor, anda mampu menjaga kehormatan diri dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma maupun nilai di masyarakat. Pemenang sejati adalah orang yang mampu mencapai keseimbangan hidup, yang mampu menyeimbangkan aspek fisik, mental, sosial dan spiritual.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1229143290216914820?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1229143290216914820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/winning-spirit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1229143290216914820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1229143290216914820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/winning-spirit.html' title='THE WINNING SPIRIT'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6979213528498986637</id><published>2008-09-21T19:10:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.665-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kata mutiara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>KATA - KATA MUTIARA</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. &lt;strong&gt;( Benjamin Franklin )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. &lt;strong&gt;( Hugh Downs )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. (&lt;strong&gt; Jawaharlal Nehru )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan. &lt;strong&gt;( Confusius )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini. &lt;strong&gt;(Samuel Taylor Coleridge )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus-menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan. &lt;strong&gt;( Elbert Hubbard )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. &lt;strong&gt;( Confusius )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. &lt;strong&gt;( Alexander Pope )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. &lt;strong&gt;( Kahlil Gibran )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. &lt;strong&gt;( Andrew Jackson )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. &lt;strong&gt;( Schopenhauer )&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan &lt;strong&gt;( D Farhan Aulawi ).&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;Jika ingin mendapatkan ebook yang berisi kumpulan &lt;a class="wpGallery" title="kata - kata mutiara" href="http://www.ziddu.com/download/3548021/KUMPULANKATAMUTIARA.pdf.html" target="_blank"&gt;kata - kata mutiara &lt;/a&gt;klik pada huruf yang digaris bawah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6979213528498986637?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6979213528498986637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kata-kata-mutiara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6979213528498986637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6979213528498986637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/kata-kata-mutiara.html' title='KATA - KATA MUTIARA'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6036033916761954952</id><published>2008-09-21T18:49:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.657-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>DOKUMENTASI DIGITAL</title><content type='html'>Kita telah berada diabad ke-21, sebuah era di mana kertas akan tersisih oleh media digital dalam proses dokumentasi. Bahkan didunia telah berkembang yang disebut dengan e-document. Sebagai upaya Indonesia Green dan mengembalikan alam Indonesia kembali seperti semula maka upaya – upaya untuk mempertahankan kelestarian alam mutlak dikembangkan kembali, sebuah suasana yang pernah kita miliki beberapa puluh tahun yang lalu, ketika pohon – pohon masih banyak disekitar kita, ketika mutiara hijau tersebut memnuhi udara dengan oksigen dan menetralisir karbondioksida, untuk mengurangi tingkat kerusakan dan penebangan liar maka peralihan dari kertas ke teknologi digital menjadi suatu keharusan, maka kekebutuhan akan e-document sudah tidak terelakkan lagi.  Ada beberapa hal yang mendasari penyusunan e – document&lt;br/&gt;&lt;ol&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Mengurangi ketergantungan terhadap kertas yang telah ikut berperan dalam proses kerusakan hutan di Indonesia&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Efisiensi administrasi dan dokumentasi ( hanya dengan software search engine maka kita bisa mencari dokumen yang mungkin usianya belasan tahun.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Meningkatkan kualitas managemen data maupun dokumen&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Pengolahannya lebih mudah.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Mengurangi sampah kertas dan keterbatasan tempat penyimpanan.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;Menurut Delphi tahun 1997mengatakan bahwa 42 persen pengetahuan manusia tersimpan dalam otak manusia. Lalu sebanyak 24 persen tersimpan dalam bentuk dokumen kertas. Baru disusul dalam bentuk dokumen elektronik sebesar 22 persen. Terakhir, ada pengetahuan yang ditampung dalam elektronik database, yaitu sebesar 12 persen. Dari data yang disajikan oleh Delphi tersebut akan ditarik sebuah kesimpulan bahwa kekuatan pengetahuan justru bertumpu pada otak manusia baru selanjutnya pada teknologi digital. Sama halnya dengan otak manusia yang bisa mengalami infeksi maka dokumen digital juga bisa digerogoti oleh virus, tapi ini bukan menjadi halangan agar kita beralih ke e document. Jika kita bisa mengembangkan metode dokumntasi digital ini maka bukan tidak mungkin metode ini adalah sebuah upaya kreatif untuk mengurangi kerusakan hutan, kebutuhan kertas untuk dokumentasi secara tidak langsung menambah beban operasional kantor kecil maupun besar, jika operasional ini mampu dipangkas seminimal mungkin dengan beralih ke media digital maka berapa rupiah yang bisa dihemat. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana jika termakan virus? Suatu infeksi selalu berawal dari paparan agen infeksi dengan sebuah inang melewati port de entry,  jika proses masuknya infeksi ini dihambat dengan cara mengubah ke format yang jarang terdetek virus, atau menutup sama sekali pintu masuk infeksi baik melalui USB, Disket maupun CD. Maka dokumen aman dari ancaman virus, solusi lain adalah pemanfaatan ruang penyimpanan virtual. Jika memang kita serius berkeinginan mengurangi kerusakan dunia dengan cara mengurangi semua penggunaan terhadap kayu maka kita bisa mencegah alam mengalami kerusakan yang sangat parah. Bagaimanapun hutan adalah paru – paru dunia, dia juga berfungsi sebagai resapan air, jika air tidak lagi terserap oleh tanah maka anak cucu kita kelak yang akan menikmati kesengsaraan. Jika sekarang mulai bermunculan kerangka rumah dari aluminium yang sudah pasti tahan terhadap rayap maupun tikus, jika perlu semua kerangka rumah menggunakan konstruksi beton, jika kita ingin menyelamatkan anak cucu kita dari kemusnahan maka kerusakan alam harus dicegah dari sekarang, tindakan sekecil apapun yang mampu berpengaruh dalam pencegahan kerusakan alam perlu dilakukan secara terus menerus. Keramahan terhadap alam adalah pencegahan terhadap bencana, kerusakan alam adalah kunci terhadap kerusakan maupun bencana alam. Jika tidak dari sekarang kapan lagi? E – documen bukan lagi sebuah benda, e documen bukan lagi sebuah metode dokumentasi, e documen adalah aksi untuk mencegah kerusakan hutan yang semakin menjadi – jadi. Jika alam telah murka maka hanya Tuhan yang mampu mengendalikannya, jika kerusakan ini tidak segera dihentikan maka proses genocide atau pemusnahan manusia secara tidak langsung sudah dilakukan, lewat kanker, lewat serangan penyakit pernafasan, lewat bencana Tsunami, Gempa bumi dan banjir. E documen adalah satu aksi kecil untuk mencegah pengrusakan hutan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6036033916761954952?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6036033916761954952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dokumentasi-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6036033916761954952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6036033916761954952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/dokumentasi-digital.html' title='DOKUMENTASI DIGITAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-2965612585562915409</id><published>2008-09-19T20:04:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.561-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='standar pelayanan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>STANDAR PELAYANAN MINIMAL</title><content type='html'>&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk membatasi perbedaan persepsi antara petugas pelayanan kesehatan dengan pengguna pelayanan kesehatan atau konsumen maka perlu di informasikan dan dipromosikan Standar Pelayanan Minimal. Yang dimaksud dengan Standar Pelayanan Minimal adalah suatu standar dengan batas-batas tertentu untuk mengukur kinerja penyelenggaraan pelayanan kesehatan di sebuah pelayanan kesehatan, sebagai contoh Standar Pelayanan Minimal adalah “ &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;asien dengan penyakit infeksi menular kemudian diletakkan disebuah ruang isolasi, standar pelayanan di ruang isolasi harus minimal sama dengan kelas pelayanan pasien di ruang non isolasi, jika di ruang non isolasi pasien berada di ruang kelas dua kemudian dia di letakkan di ruang isolasi maka diharapkan di ruang isolasi ini fasilitas yang dia dapat minimal sesuai standar kelas dua&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;, sehingga yang dibedakan bukan penyakitnya tetapi kelas perawatan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:45.6pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk membuat standar pelayanan minimal perlu dibuat yang disebut dengan standar mutu pelayanan, kemudian standar mutu tersebut disosialisasikan, ditetapkan manual mutu untuk menterjemahkan standar mutu tersebut kedalam aplikasi atau implementasi, manual mutu ini akan menjadi pedoman bagi pengelola bagaimana mempertahankan kualitas pelayanan sesuai dengan standar minimal, dengan mengetahui standar pelayanan maka pasien kelas 3 tidak akan menuntut pelayanan seperti kelas 1, bagaimanapun perbedaan kelas bukan untuk mengabaikan pelayanan atau mengabaikan keadilan dalam pelayanan, karena keadilan bukan berarti sama secara hak. Semua disesuaikan antara hak dan kewajiban.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Dalam sumpah perawat bahkan dikatakan bahwa perawat dilarang membedakan secara suku, agama maupun ras. Apakah perawat yang memberikan fasilitas pelayanan berbeda dianggap melanggar sumpahnya? &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:45.6pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Hal yang paling sering menimbulkan pertentangan adalah ketika pasien kelas tiga menuntut pelayanan seperti kelas 2, tanpa adanya informasi kepada keluarga maupun pasien itu sendiri maka pelayanan sebuah RS bisa dipersepsi sangat buruk, jika kriteria pelayanan baik dan buruk menurut pasien ini tertangkap media akan menjadi sebuah bahan pemberitaan yang akan merusak citra pelayanan kesehatan, perlu adanya sebuah koordinasi antara pelayanan kesehatan, media massa, konsumen maupun yayasan perlindungan konsumen.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Selama ini masyarakat hanya melihat hak tanpa melihat kewajiban, meskipun sumpah perawat dan dokter mengatakan tidak boleh membeda-bedakan pasien dalam pelayanan, tetapi pelayanan untuk kelas 1 sudah pasti berbeda dengan pelayanan kelas 3, semua sesuai dengan hak dan kewajiban, orang berani membayar sedikit lebih mahal karena menginginkan produk atau layanan yang berbeda.&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-2965612585562915409?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/2965612585562915409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/standar-pelayanan-minimal.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2965612585562915409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2965612585562915409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/standar-pelayanan-minimal.html' title='STANDAR PELAYANAN MINIMAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8312624936421667565</id><published>2008-09-19T20:03:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.553-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='stigma negatif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>STIGMA NEGATIF PELAYANAN KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selama ini Pelayanan Kesehatan di Indonesia belum dikelola secara professional sehingga s&lt;/span&gt;eringkali kita mendengar kritik dan kecaman dari perbagai lapisan masyarakat, terhadap sistem pelayanan kesehatan yang kurang bermutu dan tidak profesional, atau kurang empati dalam melakukan program pelayanan kesehatan terutama di rumah sakit. Dari perlakuan yang tidak manusiawi contoh kasus: &lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;K&lt;/span&gt;ejadian ini terjadi pada salah seorang tetangga dekat saya, Dia dibawa ke RS karena baru saja mengalami kecelakaan &lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;berupa&lt;/span&gt; ditabrak truk &lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pada saat&lt;/span&gt; pagi hari setelah dia sholat subuh, oleh pihak pelayanan, pasien ditidurkan di brankar kemudian keluarga diminta menebus plabot infus, infus set, obat dll yang jika dikalkulasi dengan waktu telah membuang begitu banyak waktu. Hal ini tentu saja bertentangan dengan prinsip kegawatdaruratan, menurut standar dari Primary Survey atau A,B,C,D,E pasien diketemukan mengalami masalah dengan jalan nafasnya, secara sirkulasi pasien mengalami perdarahan yang jika tidak segera diatasi, maka pasien mengalami shyok,&lt;span&gt; &lt;/span&gt;jika 10 menit saja pasien harus menunggu semua plabot dan obat datang, bagaimana dengan perfusi jaringannya? Padahal pasien mengalami cedera kepala berat, kemudian pasien dirujuk ke RS pusat dengan jarak yang agak jauh, setelah di scanning &lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dengan CT Scan &lt;/span&gt;diketemukan fraktur impresi atau retakan tulang tengkoraknya sudah menembus ke otak, diketemukan perdarahan epidural dan perdarahan sub arachnoid meskipun dalam keadaan kritis tetapi di RS ini pasien lebih diperlakukan secara manusiawi, meskipun kemungkinan hidupnya kecil, tetapi dokter dengan cekatan tetap berusaha melakukan segala upaya untuk menjaga kstabilan kondisi pasien, 6 jam berikutnya pasien meninggal?&lt;/em&gt; Perlakuan seperti ini yang membuat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan menurun tajam. Bahkan kritikan kepada pelayanan kesehatan mulai mengarah ke pemberitaan publik, karena masayarakat sudah mulai kritis terhadap situasi saat ini. Jika dulu masyarakat hanya berani menulis di surat pembaca maka seiring dengan kemajuan teknologi masyarakat mulai menulis di Internet.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8312624936421667565?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8312624936421667565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/stigma-negatif-pelayanan-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8312624936421667565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8312624936421667565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/stigma-negatif-pelayanan-kesehatan.html' title='STIGMA NEGATIF PELAYANAN KESEHATAN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-8874913977130857515</id><published>2008-09-19T20:02:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.543-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='paradigma kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>PARADIGMA PELAYANAN KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:14.25pt;text-align:justify;text-indent:39.9pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Organisasi pelayanan kesehatan saat ini sedang mengalami per&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ubahan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; paradigma. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong pelayanan kesehatan yang berorientasi kemanusiaan menjadi tempat pelayanan kesehatan yang berorientasi ke keuntungan. Karena menjadi sebuah bisnis maka pengelolaannya tidak terlepas dari upaya untuk meraih keuntungan, apalagi ditunjang dengan semakin meningkatnya peran swasta dalam menyediakan sarana dan prasarana kesehatan. Diperlukan sebuah upaya menerapkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;perencanaan bisnis&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dalam pengelolaan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tempat pelayanan kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang cenderung menjadikan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tempat pelayanan kesehatan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sebagai asset yang akan memberikan keuntungan setiap bulan maupun tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:14.25pt;text-align:justify;text-indent:39.9pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Perubahan paradigma dari berorientasi kemanusiaan ke berorientasi ke keuntungan sudah diantisipasi oleh UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang memasukkan pelayanan kesehatan sebagai objek hukum perlindungan konsumen, dan menempatkan penerima layanan kesehatan sebagai konsumen serta tenaga kesehatan sebagai pelaku usaha dalam hubungan hukumnya. Ada beberapa UU yang materinya melindungi konsumen, seperti UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:14.25pt;text-align:justify;text-indent:39.9pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam upaya perlindungan konsumen &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tersebut &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;maka harus ditegaskan yang disebut dengan tenaga kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan dirinya dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan. Pasal 53 ayat (2) UU Kesehatan, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;menyebutkan bahwa &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;setiap tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi dan menghormati hak pasien. Demikian pula dengan penghormatan hak, baik hak-hak pasien pada khususnya, maupun hak-hak konsumen pada umumnya. Demikian pula, dalam melakukan tugasnya setiap tenaga kesehatan terikat dan tunduk pada norma-norma yang bersifat hukum dan etik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pelanggaran terhadap hukum dan etik tersebut berkonsekuensi pada pemberian sanksi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ke&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pada para pelanggarnya. Jika tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugasnya &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;masih &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;melakukan beberapa kelalaian sehingga pasien terabaikan di rumah sakit maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kejadian&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; tersebut dapat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dikatakan sebagai&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; penelantaran terhadap pasien. Dalam arti kurangnya perhatian terhadap kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan pasien. Penelantaran ini tergolong pelanggaran berat karena bertentangan dengan ketentuan Pasal 304 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang menyebutkan, "Barangsiapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara, padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang itu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Jika kejadian penelantaran, malpraktik ini dibiarkan maka akan merugikan pasien dan keluarganya sehingga harus diminimalisir agar tidak terjadi kasus yang merugikan konsumen. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk menanggapi perubahan paradigma pelayanan tersebut maka perlu dilakukan sebuah perubahan, hal ini dilakukan dengan terencana oleh manajemen. Sedangkan sebagai pengguna pelayanan kesehatan harus ikut melakukan andil untuk melakukan perubahan dengan cara meningkatkan atau menaikkan kekuatan posisi dan kesadaran konsumen akan hak dan kewajibannya. Kekuatan dan kemampuan konsumen, secara bersama-sama untuk tidak mudah menerima hak dan kewajibannya sehingga dipermainkan oleh pengelola pelayanan kesehatan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-8874913977130857515?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/8874913977130857515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/paradigma-pelayanan-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8874913977130857515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/8874913977130857515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/paradigma-pelayanan-kesehatan.html' title='PARADIGMA PELAYANAN KESEHATAN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-5246512610381170653</id><published>2008-09-19T20:00:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemasaran pelayanan kesehatan'/><title type='text'>PEMASARAN PELAYANAN KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pelayanan kesehatan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mengalami perubahan paradigma &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;dari berorientasi&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kemanusiaan bergerser ke orientasi bisnis, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Paradigma berorientasi ke bisnis berbentuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; tidak &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;hanya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; berorientasi kemanusiaan tapi juga berorientasi ke &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;keuntungan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pelayanan kesehatan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;tidak dikelola dengan professional &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akan mengalami penurunan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; kekuatan pendanaan yang berakhir dengan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kerugian&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, investasi untuk &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;membangun &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sebuah rumah sakit mencapai 50 milliar lebih&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; jika tidak berorientasi ke keuntungan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akibat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang didapat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;berupa&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; kehilangan sumber pemasukan dan kehilangan kemampuan mengelola operasional &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tempat &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pelayanan kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rumah Sakit merupakan tempat &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pelayanan kesehatan yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;berskala &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;besar terutama RS pemerintah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; mendapatkan subsidi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pendanaan melalui &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;program askeskin yang ternyata juga tidak berjalan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;baik&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;, pengelolaan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;RS yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;masih &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;mengandalkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;sumberdana dari masyarakat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang mengakibatkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;masyarakat harus menanggung biaya RS yang sangat mahal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sebagai akibat dari mahalnya biaya pelayanan kesehatan menyebabkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;konsumen &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tidak menggunakan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;pelayanan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pembiayaan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;bisa&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; menjadi faktor kunci kekuatan sebuah organisasi pelayanan kesehatan, jika mampu melakukan audit keuangan secara intensif, mempertahankan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;keuntungan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; pada &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;arus kas&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;RS &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;akan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;mampu secara mandiri membiayai operasional RS. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tempat pelayanan kesehatan tidak hanya &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;RS, tapi RB, Puskesmas, BPS, Dokter praktik, poliklinik dll. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;O&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;rganisasi pelayanan kesehatan tersebut harus mampu mengelola sumber dana dan penggunaan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;nya secara efektif dan efisien&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; sehingga hasil yang diharapkan akan mendapatkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;keuntungan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang di dapat dengan mempertimbangkan beberapa hal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;text-indent:-17.1pt;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kualitas pelayanan, K&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;eterjangkauan biaya oleh konsumen, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Rata – rata hari perawatan, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rata – rata penggunaan tempat tidur, P&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ergantian penggunaan tempat tidur, &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kejadian &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Infeksi Nosokomial, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kesejahteraan Pegawai, &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Peningkatan kualitas dan Kuantitas Sarana Medis&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;F&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;aktor – faktor &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang mempengaruhi orga&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;nisasi pelayanan kesehatan harus &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dipikirkan dengan cermat dan penuh perencanaan, tempat pelayanan kesehatan diminta segera &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;mulai meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam memasarkan pelayanan kesehatan untuk mencapai maksimal &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;keuntungan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;tinggi tetapi dengan biaya yang terjangkau&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; oleh masyarakat&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;asyarakat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pesimis dengan harapan biaya kesehatan yang murah tersebut, selama ini masyarakat terlanjur terkondisikan &lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;bahwa untuk mendapatkan kualitas pelayanan mereka harus mengeluarkan biaya yang begitu mahal, ada banyak cara memasarkan pelayanan kesehatan :  melakukan propaganda, bagaimana mengubah persepsi konsumen tentang kualitas pelayanan, jika pasien maupun konsumen memiliki kepuasan dalam menggunakan organisasi pelayanan kesehatan maka konsumen berpeluang menjadi &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;asisten pemasaran&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang akan membantu memasarkan pelayanan kesehatan anda melalui methode getok tular, dengan kekuatan pemasaran &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;langsung&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; dengan tenaga &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pemasaran&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang sudah merasakan kualitas pelayanan kesehatan yang anda miliki maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ada peluang keuntungan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; yang akan anda dapatkan akan sangat tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;artikel&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; di Surat kabar me&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;nyatakan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; bahwa RS luar negeri mulai menganggarkan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;periklanan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;sebagai&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; bagian dari &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;biaya&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; promosi, dengan asumsi bahwa iklan akan menambah &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;pemasukan&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt; terhadap tempat pelayanan. Jika kita ingin tempat pelayanan kesehatan atau pendidikan yang kita miliki diterima dan dimanfaatkan dengan BOR tinggi maka promosi dan pemasaran menjadi ujung tombak program ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-5246512610381170653?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/5246512610381170653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/pemasaran-pelayanan-kesehatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5246512610381170653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/5246512610381170653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/pemasaran-pelayanan-kesehatan.html' title='PEMASARAN PELAYANAN KESEHATAN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-3473104567763554570</id><published>2008-09-19T19:56:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.336-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sikap teraputik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DASAR KOMUNIKASI'/><title type='text'>SIKAP KOMUNIKASI TERAPEUTIK</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Menurut Egan ada Lima sikap atau cara untuk menghadirkan diri secara fisik yang dapat memfasilitasi komunikasi yang terapeutik , yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="1"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Berhadapan. Maksud dari posisi ini adalah kita sudah siap melakukan sesuatu untuk klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mempertahankan kontak mata. Kontak mata berarti menghargai klien dan menyatakan keinginan untuk tetap berkomunikasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Membungkuk ke arah klien. Posisi ini menunjukkan keinginan untuk mengatakan atau mendengar sesuatu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mempertahankan sikap terbuka, tidak melipat kaki atau tangan menunjukkan keterbukaan untuk berkomunikasi, sebuah sikap menerima kehadiran orang lain dalam komunikasi.&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tetap rileks. Tetap dapat mengontrol keseimbangan antara ketegangan dan relaksasi dalam memberi respon kepada klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Selain hal-hal di atas sikap terapeutik juga dapat teridentifikasi melalui perilaku non verbal. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;strong&gt;Stuart dan Sundeen (1998) mengatakan ada lima kategori komunikasi non verbal, yaitu :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="1"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Isyarat vokal, yaitu isyarat paralingustik termasuk semua kualitas bicara non verbal misalnya tekanan suara, kualitas suara, tertawa, irama dan kecepatan bicara.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Isyarat tindakan, yaitu semua gerakan tubuh termasuk ekspresi wajah dan sikap tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Isyarat obyek, yaitu obyek yang digunakan secara sengaja atau tidak sengaja oleh seseorang seperti pakaian dan benda pribadi lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ruang memberikan isyarat tentang kedekatan hubungan antara dua orang. Hal ini didasarkan pada norma-norma social budaya yang dimiliki.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sentuhan, yaitu fisik antara dua orang dan merupakan komunikasi non verbal yang paling personal. Respon seseorang terhadap tindakan ini sangat dipengaruhi oleh tatanan dan latar belakang budaya, jenis hubungan, jenis kelamin, usia dan harapan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; &lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Teknik Komunikasi Terapeutik.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ada dua persyaratan dasar untuk komunikasi yang efektif (Stuart dan Sundeen, 1998) yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="1"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Semua komunikasi harus ditujukan untuk menjaga harga diri pemberi maupun penerima pesan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Komunikasi yang menciptakan saling pengertian harus dilakukan lebih dahulu sebelum memberikan saran, informasi maupun masukan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;strong&gt;Stuart dan Sundeen, (1998) mengidentifikasi teknik komunikasi terapeutik sebagai berikut :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;ol style="margin-top:0;" type="1"&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Mendengarkan dengan penuh perhatian. Dalam hal ini perawat berusaha mengerti klien dengan cara mendengarkan apa yang disampaikan klien. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mendengar merupakan dasar utama dalam komunikasi. Dengan mendengar perawat mengetahui perasaan klien. Beri kesempatan lebih banyak pada klien untuk berbicara. Perawat harus menjadi pendengar yang aktif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menunjukkan penerimaan.Menerima tidak berarti menyetujui, menerima berarti bersedia untuk mendengarkan orang lain tanpa menunjukkan keraguan atau ketidaksetujuan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menanyakan pertanyaan yang berkaitan.Tujuan perawat bertanya adalah untuk mendapatkan informasi yang spesifik mengenai apa yang disampaikan oleh klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengulangi ucapan klien dengan menggunakan kata-kata sendiri.Melalui pengulangan kembali kata-kata klien, perawat memberikan umpan balik bahwa perawat mengerti pesan klien dan berharap komunikasi dilanjutkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mengklasifikasi. Klasifikasi terjadi saat perawat berusaha untuk menjelaskan dalam kata-kata ide atau pikiran yang tidak jelas dikatakan oleh klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Memfokuskan.Metode ini bertujuan untuk membatasi bahan pembicaraan sehingga percakapan menjadi lebih spesifik dan dimengerti.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menyatakan hasil observasi.Dalam hal ini perawat menguraikan kesan yang ditimbulkan oleh isyarat non verbal klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Menawarkan informasi.Memberikan tambahan informasi merupakan tindakan penyuluhan kesehatan untuk klien yang bertujuan memfasilitasi klien untuk mengambil keputusan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Diam.Diam akan memberikan kesempatan kepada perawat dan klien untuk mengorganisir. Diam memungkinkan klien untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri, mengorganisir pikiran dan memproses informasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Meringkas.Meringkas pengulangan ide utama yang telah dikomunikasikan secara singkat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Memberi penghargaan.Penghargaan janganlah sampai menjadi beban untuk klien dalam arti jangan sampai klien berusaha keras dan melakukan segalanya demi untuk mendapatkan pujian dan persetujuan atas perbuatannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Memberi kesempatan kepada klien untuk memulai pembicaraan.Memberi kesempatan kepada klien untuk berinisiatif dalam memilih topik pembicaraan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Menganjurkan untuk meneruskan pembicaraan.Teknik ini memberikan kesempatan kepada klien untuk mengarahkan hampir seluruh pembicaraan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Menempatkan kejadian secara berurutan.Mengurutkan kejadian secara teratur akan membantu perawat dan klien untuk melihatnya dalam suatu perspektif.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Memberikan kesempatan kepada klien untuk menguraikan persepsinya,Apabila perawat ingin mengerti klien, maka perawat harus melihat segala sesuatunya dari perspektif klien.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Refleksi.Refleksi memberikan kesempatan kepada klien untuk mengemukakan dan menerima ide dan perasaannya sebagai bagian dari dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="FI"&gt;SUMBER:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Cangara, Hafid. (2006), Pengantar Ilmu Komunikasi, PT. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Raja Grafindo Persada, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Ellis,R.,Gates, R, &amp;amp; Kenworthy,N. (2000). Komunikasi Interpersonal Dalam Keperawatan: Teori dan Praktik.Alih Bahasa :Susi Purwoko. Jakarta,EGC.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Keliat, B.A. (2002), Hubungan Terapeutik Perawat-Klien, EGC, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Notoatmodjo, S 1997, Ilmu Perilaku dan komunikasi Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Purwanto, H. (1998). Komunikasi untuk Perawat. EGC, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Stuart.G.W. &amp;amp; Sundeen.S.J.(1998) . Buku Saku Keperawatan Jiwa.Alih Bahasa: Achir Yani S. Hamid. ed ke-3. Jakarta, EGC&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Suryani. (2005). Komunikasi Terapeutik Teori &amp;amp; Praktek. Jakarta, EGC.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-3473104567763554570?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/3473104567763554570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/sikap-komunikasi-terapeutik.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3473104567763554570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/3473104567763554570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/sikap-komunikasi-terapeutik.html' title='SIKAP KOMUNIKASI TERAPEUTIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-6828703535504237741</id><published>2008-09-18T21:28:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.328-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='media digital'/><title type='text'>OPINI : KOMUNIKASI DENGAN MEDIA DIGITAL</title><content type='html'>Setiap orang pernah mengalami kesulitan berkomunikasi ketika berada dalam jarak yang sangat jauh, bahkan ketika saya masih kecil, masih sempat muncul sebuah metode komunikasi yang sangat menggelikan kalau diingat, Ketika bapak saya sedang pergi penataran selama 3 hari, ibu saya mengajarkan agar saya mengaduk air didalam gentong dan mengatakan "bapak pulang". Bayangkan jika kejadian seperti ini terjadi di jaman digital seperti saat ini, dengan semakin berkembangnya layanan dari para penyedia layanan komunikasi telah membuat jarak menjadi tidak terasa, perkembangan videocall atau video confrence membuat kita mampu berdiskusi dengan orang lain dalam sebuah jarak yang sangat jauh.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tekhnologi diciptakan untuk memudahkan manusia, jika manusia bisa memanfaatkan semua lini komunikasi maka sebenarnya dia sedang membuka diri terhadap dunia, membuka wawasan dan membuka pikiran untuk menerima informasi. Betapa dahsyatnya fungsi informasi sehingga ada ilmu yang mempelajari teknologi informasi. Informasi bisa diubah menjadi beberapa bentuk, bentuk informasi ini disesuaikan dengan jarak dan audience. Jika kita ingin berkomunikasi dengan orang lain dibelahan dunia yang berbeda maka penggunaan alat komunikasi digital mutlak diperlukan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Penggunaan email dan blog sebagai salah satu alternatif menyampaikan pesan dari satu individu ke individu yang lain. Email menjadi sebuah alat komunikasi yang efektif sehingga kita bisa menyampaikan beberapa informasi yang ingin kita sampaikan ke audience yang lebih luas, sebagai bagian dari komunikasi publik maka komunikasi dengan media digital adalah sebuah solusi menghadapi persaingan global. Email bukan lagi sekedar surat menyurat elektronik tetapi bisa berkembang menjadi media pembelajaran yang efektif. E book mulai berkembang menjadi sebuah alat pembelajaran distance learning yang efektif.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;bersambung ke hal selanjutnya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-6828703535504237741?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/6828703535504237741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/opini-komunikasi-dengan-media-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6828703535504237741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/6828703535504237741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/opini-komunikasi-dengan-media-digital.html' title='OPINI : KOMUNIKASI DENGAN MEDIA DIGITAL'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-2401190774037288715</id><published>2008-09-18T21:19:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.320-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hubungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunikasi'/><title type='text'>KONSEP HUBUNGAN</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Pengertian&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Proses interpersonal antara dua orang atau lebih ( Varcolis, 1990)&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Bentuk&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Sosial&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Intim&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Terapeutik&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Hubungan sosial&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Persahabatan, sosial, kesenangan, menyelesaikan tugas&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Memenuhi kebutuhan bersama, berbagi ide, pengalaman dan perasaan&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Memberi nasehat, memenuhi kebutuhan dasar&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Ganti peran&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Hubungan intim&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- 2 individu dengan komitmen emosional&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Terjadi pada pasangan&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Kebutuhan bersama dipenuhi&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Alasan : ekonomi, kesepian, seksual dan emosi&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Hubungan terapeutik&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Perawat memahami perilaku manusia&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Fokus hubungan pada klien&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Peran tidak berubah&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Pengalaman belajar bagi klien&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Tindakan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Diawali oleh perawat&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Respon dari klien&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Interaksi : perawat &amp;amp; klien mengkaji kebutuhan klien&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Transaksi : hubungan timbal balik untuk mencapai hubungan&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Menurut Stuart &amp;amp; Sundeen ( 1995)&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Kesadaran diri, penerimaan diri &amp;amp; meningkatnya kehormatan diri&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Identitas pribadi yang jelas &amp;amp; meningkatnya integritas pribadi&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman saling ketergantungan, hubungan interpersonal dengan kapasitas memberi dan menerima cinta&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;- Mendorong fungsi &amp;amp; meningkatkan kemampuan terhadap kebutuhan yang memuaskan &amp;amp; mencapai tujuan pribadi yang realistik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-2401190774037288715?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/2401190774037288715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konsep-hubungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2401190774037288715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/2401190774037288715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/konsep-hubungan.html' title='KONSEP HUBUNGAN'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8746007851207681895.post-1061275776129256054</id><published>2008-09-18T21:00:00.000-07:00</published><updated>2010-02-11T23:24:26.309-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keperawatan'/><title type='text'>TAHAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pengertian&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;interaksi berarti menjalin hubungan yang baik, interaksi perawat klien adalah suatu kegiatan menjalin hubungan baik antara perawat dan klien yang bertujuan untuk memperlancar dalam kegiatan pemberian pelayanan (Kariyoso, 1997)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tujuan&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- memenuhi kebutuhan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- membantu klien dalam pengalaman kehidupan sehari - hari&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mencari tahu latar belakang klien dirawat di RS&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;Tahap Interaksi ( Stuart &amp;amp; Sundeen, 1995)&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- pre interaksi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- oreintasi/perkenalan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- kerja&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- terminasi&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;tugas perawat fase pre interaksi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mendapat informasi tentang klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mencari literatur berhubungan dengan masalah klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mengeksploitasi perasaan, fantasi dan ketakutan diri&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- menganalisa kekuatan dan kelemahan profesional&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- membuat rencana pertemuan dengan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- tipe spesifik data yang akan dicari&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- metode yang tepat untuk kegiatan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- setting ruangan/waktu yang tepat&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;tugas perawat tahap orientasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- membangun iklim kepercayaan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- memformulasikan kontrak dengan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- melakukan kontrak dengan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- komponen kontrak ( nama perawat, peran yang diharapkan dari perawat &amp;amp; klien, tujuan, kerahasiaan, harapan, topik kegiatan, interaksi)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;tugas perawat tahap kerja&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mendorong ekspresi terbuka perasaan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- membuat klien menyadari inkonsistensi dalam tingkah laku/pemikiran yang berhubungan dengan pemahaman diri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;tugas perawat tahap terminasi&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- menghentikan interaksinya dengan klien&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mengevaluasi kegiatan kerja yang telah dilakukan baik secara kognitif, afektif dan psikomotor&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- merencanakan tindak lanjut&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;- mengakhiri terminasi dengan cara yang baik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8746007851207681895-1061275776129256054?l=komkep46.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://komkep46.blogspot.com/feeds/1061275776129256054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/tahapan-komunikasi-terapeutik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1061275776129256054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8746007851207681895/posts/default/1061275776129256054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://komkep46.blogspot.com/2008/09/tahapan-komunikasi-terapeutik.html' title='TAHAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK'/><author><name>Rhino46</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08400565808799987687</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_tnKfK4HXEnw/S3UC_YSC4tI/AAAAAAAAAAM/Mm3mumQtKQo/S220/Slide11.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
