Tampilkan postingan dengan label DASAR KOMUNIKASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DASAR KOMUNIKASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 September 2008

KONSEP DIRI


Konsep diri adalah penilaian terhadap diri sendiri menurut aspek fisik, psikologis, social, maupun spiritual, jika penilaiannya bagus maka akan memiliki rasa percaya diri yang baik tapi jika penilaiannya terhadap diri negatif maka akan menjadi orang yang rendah diri atau minder, perasaan rendah diri ini bisa terjadi karena menganggap orang lain lebih dari anda dalam segala hal atau malah sebaliknya anda menjadi sombong karena merasa lebih tinggi dari orang lain dan memandang orang lain lebih rendah dari anda.


Konsep diri ini akan menjadi dasar bagi anda maupun saya dalam berinteraksi dengan orang lain, jika anda memiliki konsep diri yang baik maka anda akan mampu menampilkan sesuatu yang sesuai dengan kaidah yang berlaku di masyarakat.


Untuk membangun konsep diri yang baik maka anda harus mampu menerima semua kelebihan dan kekurangan diri dengan proporsional, jika anda mampu menerima semua yang ada pada diri nda maka anda tidak ingin meminta seperti orang lain contoh : anda ingin memiliki badan sekekar Ade Rai, memiliki ketampanan Leonardo Di Caprio, Mewarisi kekayaan Donal Triumph dan menjadi orang yang paling ini dan paling itu. Anda tidak akan menemukan orang seperti itu, karena setiap manusia selalu membawa kelebihan dan kekurangan, semua itu di ciptakan dengan pertimbangan yang tidak mampu dipahami oleh manusia.


Menurut penelitian Dr Stanley penulis the Millionaire Next Door bahwa kebanyakan orang milyuner justru memiliki tampang yang biasa – biasa saja, mengapa hal itu terjadi karena pemerataan kesempatan dan sesuai dengan probabilitas atau peluang, setiap manusia terlahir dari sperma juara yang akhirnya menjadi manusia utuh, sehingga harus ada factor keunikan yang membuat manusia itu berbeda antara satu dengan yang lain, jika semua manusia itu sama betapa membosankannya hidup ini, jika setiap hari anda bertemu dengan orang yang wajahnya sama semua, apa yang akan terjadi, anda seperti hidup dalam sebuah dunia yang aneh, karena perbedaanlah akhirnya muncul fotomodel, muncul peragawan, muncul covergirl yang memiliki kelebihan secara fisik, ketika yang bertampang tidak menarik menekuni dunia bisnis dan menjadi berhasil justru mereka yang mampu membayar orang dengan fisik cantik. Mengapa bisa seperti itu? Semua itu demi keadilan, apapun yang anda miliki sebenarnya adalah pemberian terbaik dari tuhan, bagaimana dengan orang tetraplegi yang tidak bisa bergerak Sama sekali yang tergantung ke orang lain seratus persen. Mereka masih bersyukur karena masih hidup, jika anda bisa menerima semua kekurangan maupun kelebihan dengan proporsional maka anda tidak akan pernah merasa menjadi orang yang paling hebat karena menyadari bahwa anda memiliki kekurangan, sedangkan dengan mengetahui bahwa anda memiliki kelebihan maka anda tidak akan rendah diri.


Membentuk konsep diri yang positif bisa diawali dengan melihat yang lebih rendah dari anda kemudian mulai mensyukuri semua pemberian tuhan kepada anda, pernah saya berharap akan memiliki otak genius seperti Albert Einstein tapi ketika kemudian melihat bahwa nilai saya hanya rata – rata saya tidak mau menyerah, meskipun saya tidak memiliki otak yang cemerlang tapi saya yakin dengan memiliki mental juara maka saya akan mampu mencapai semua impian saya . kekuatan mental inilah yang menurut saya menjadi salah satu factor penentu kesuksesan, meski ketika saya menulis buku ini kekayaan saya baru ditaksir sekitar 300 – 400 juta tetapi saya merasa bahwa apa yang saya miliki belum seberapa. Mengapa saya mengatakan belum seberapa karena agar esok saya akan semakin meningkatkan jumlah kekayaan tersebut, meski kekayaan bukan satu – satunya tujuan ada tujuan lain yang lebih mulia tapi dengan memiliki kekayaan saya berharap bisa membantu orang disekitar saya dengan rumahsakit biaya murah atau tempat kuliah dengan biaya murah.


Dulu ketika masih berusia sekitar 17 tahun saya sering mimpi akan menjadi orang kaya seperti tetangga – tetangga saya, meskipun menurut saya impian saya baru 75 % tetapi menurut orang lain, saya sudah berada dalam tahap berubah dari nothing to be something. Bahkan jika ada orang lain yang naik mobil saya akan mengatakan bahwa saya lebih kaya dari mereka meskipun pada kenyataannya belum tentu. Karena saya menyakini kekayaan adalah kualitas bukan kuantitas. Logikanya : anda memiliki asset 1 milyar tapi anda memiliki beban operasional perbulan 250 juta, memiliki hutang 500 juta maka anda masih punya sisa 250 juta, bagaimana dengan bunga bank yang harus anda tanggung kalo terjadi inflasi?


Jika anda hanya melihat kuantitas maka anda tidak bisa menganalisa secara fundamental, menurut Robert Tiyosaki anda belum menjadi Investor Fundamental, investor yang menjual saham bukan membeli saham, pebisnis yang menciptakan bisnis bukan membeli bisnis, meski basik ekonomi saya lemah tapi saya yakin bahwa dengan belajar terus menerus maka analisa bisnis saya akan meningkat dengan sendirinya.


Beberapa teman saya yang sudah lebih dulu sukses dari bisnis saya jadikan lawan semu, untuk memacu diri bahwa kita juga bisa, ketika melihat rumah mereka yang megah saya berharap kelak saya akan memiliki rumah dengan fasilitas lux mampu mengendarai kendaraan termutakhir, usia baru 30 tahun tetapi saya berharap usia 45 tahun saya sudah bisa pensiun dari pekerjaan saya dan bebas secara finansial.


Jika anda ingin tahu banyak cara keluar dari kesulitan finansial bacalah buku Rich Dad Poor Dad, Rich Dad Guide to Investing, Cashflow Quadrant, Millionaire Next Door, Thingk Rich and Growth Rich, Financial Revolution semua cara dijabarkan dalam buku – buku tersebut. Tugas saya adalah meyakinkan anda bahwa anda bisa mencapai apapun yang anda inginkan asalkan anda YAKIN.


Keajaiban itu tidak akan datang dengan tiba – tiba tetapi datang dengan segenap upaya anda, upaya secara fisik, secara mental, secara social dan secara spiritual. Jika anda meminta kepada Tuhan maka akan dikabulkan.

MOTIVASI

Mobil digerakkan oleh bahan bakar, manusia digerakkan oleh motivasi. Mengapa anda belajar? karena anda termotivasi untuk masuk jajaran kaum cerdik pandai, mengapa anda menjadi kapitalis? Karena anda ingin nama anda masuk ke dalam daftar orang terkaya versi forbes. Tanpa sebuah motivasi seseorang biasanya mengalami bad mood, enggan melakukan segala sesuatu, hanya mau bergerak jika disediakan reward, hanya mau bekerja jika sudah dijamin akan dibayar.


Jika anda termotivasi, uang, harta, kedudukan bukan motivasi yang menggerakkan anda, seorang yang termotivasi bekerja sesuai dengan hati nurani, bekerja karena mengharap kasih sayang Tuhan yang telah memberinya kehidupan, bekerja untuk menunjukkan eksistensi bahwa dia mampu memberi makna bagi lingkungannya


Bekerja adalah aktualisasi diri seorang manusia untuk menunjukkan eksistensinya, motivasi adalah tenaga pendorong yang mampu membuat bangunan 100 lantai menjadi kemegahan, motivasi pula yang membuat pesawat tempur siluman dibuat, motivasi telah menggerakkan seseorang melakukan sesuatu, agar anda melakukan hal yang benar maka anda harus meluruskan motivasi anda, karena motivasi adalah bahan bakar anda untuk mencapai tujuan, dengan motivasi tinggi meskipun capek anda akan berusaha untuk terus melangkah tapi jika anda kehilangan motivasi maka anda akan melakukan segala sesuatu dengan berat hati


Motivasi berubah sesuai dengan fluktuasi dan mood perasaan seseorang, ketika sedang jatuh cinta seseorang bisa menjadi workaholic alias kecanduan kerja sedangkan ketika ia patah hati, bisa saja ia lari ke minuman keras, lari ke narkotika, secara kualitas pekerjaan akan mengalami penurunan.


Luruskan motivasi anda, nyalakan terus obor semangat dalam diri anda sehingga anda akan terus melangkah meski banyak duri, meski banyak halangan dan rintangan yang menghadang. Masa depan ditangan anda bukan ditangan orang tua anda, bukan ditangan tetangga anda atau ditangan saudara anda, anda yang akan menentukan masa depan anda, karena tuhan hanya mengukur individu bukan di ukur secara kolektif, jika secara individu anda tidak berusaha untuk meningkatkan kemampuan maka anda sama saja dengan air yang tergenang, air yang jernih adalah air yang mengalir, lumut tidak akan menempel pada batu yang menggelinding,


Teruslah bergerak sehingga setiap memimpin rapat di Microsoft Bill Gates selalu menggoyangkan badan, gerakan tubuh akan memacu jantung untuk memompa darah dengan lebih adekuat, pernafasan juga semakin cepat sehingga semakin banyak oksigen yang anda ambil yang bermanfaat untuk proses glikolisis dan glukolisis. Kedua proses ini akan menghasilkan energi dalam bentuk ATP yang bisa anda gunakan untuk beraktifitas. Berubah membutuhkan rencana untuk berubah “hari ini lebih baik dari hari kemarin dan besok lebih baik dari hari ini” motivasi seperti bahan bakar pada kompor gas, dengan adanya gas maka anda bisa memasak makanan yang enak dari sup jagung, chiken steak, sirloin steak atau sekedar menanak nasi.


Motivasi menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa yang mampu mengubah “loyang menjadi emas” atau “ nothing to be something” motivasi untuk selalu menjadi nomor satu telah membuat Bill Gates menjadi Milyader dalam usia muda, Motivasi pula yang membuat Atilla The Hun berani melawan bangsa Roma yang terkenal gagah perkasa, betapa gigihnya perjuangan Pangeran Diponegoro, Pangeran Antasari, Sisingamangaraja, Patimura, Sultan Hasanudin bahkan Gajah Mada yang mampu menahlukkan begitu banyak kerajaan, sebuah motivasi membuat anda akan terus berlari meskipun tubuh terluka, meskipun ada jurang yang dalam di depan, anda akan terus maju.


Motivasi membuat anda rela kehujanan, rela kepanasan demi menggapai sebuah impian, tanpa motivasi yang kuat, anda akan langsung menyerah ketika pertandingan baru berlangsung satu babak, anda sudah berfikir bahwa anda adalah pecundang yang tidak mungkin menjadi pemenang, padahal kekalahan bukanlah akhir dari sebuah babak, kekalahan adalah perintah agar anda mencoba babak kedua, babak ketiga dan seterusnya, kekalahan dan kegagalan adalah perintah “coba sekali lagi!”. Jika saat ini anda ditolak ketika memasukkan lamaran pekerjaan, buat satu kali lagi dan masukkan ke tempat lain, masih ditolak, buat lagi sampai ada yang akan memanggil anda, karena anda tidak tahu pada hitungan keberapa nasib anda akan berubah.


Jika Thomas Alfa Edison gagal hampir 5000 percobaan sebelum menemukan bola lampu, ketika Robert Tiyosaki harus kehilangan uang dalam bisnis dompet Velcro nya, mengapa anda harus berhenti jika anda baru ditampar oleh kehidupan, kegagalan dan kekalahan adalah tamparan kehidupan agar anda melakukan segalanya lebih baik, jika kemarin anda mampu menghafal 10 kosakata setiap hari maka anda berharap mampu menghafal 20 kosakata setiap hari, besok 30 kosakata setiap hari. Perubahan berawal dari jumlah kosakata yang anda kuasai, jika secara perlahan anda mampu melakukan perubahan secara simultan motivasi anda akan lebih terjaga, contoh anda menginginkan memiliki tabungan 1 juta sementara gaji anda hanya 500 ribu, butuh waktu 10 bulan untuk menyisihkan 20 % dari gaji anda untuk mendapatkan tabungan 1 juta, apa harga yang harus dibayar dengan tujuan tersebut, anda mengendalikan kesenangan, jika kemarin anda harus makan sama daging, sekarang anda makan sama telur, penghematan dalam pengeluaran, prioritas dalam pengeluaran akan menjaga Cashflow anda dalam rentang balance, jika antara income dan outcome bisa setara maka anda memiliki ekspektasi 10 bulan ke depan anda punya tabungan 1 juta. Ini akan lebih masuk akal dibandingkan anda menabung 250 ribu setiap bulan dan bertahan hidup dengan 250 ribu, meskipun tujuan dan impian anda cepat tercapai tetapi ada begitu banyak pengorbanan yang harus anda lakukan.


Mengapa contohnya ratusan ribu bukan jutaan atau milyaran, sebuah kerumitan berawal dari sesuatu yang sederhana, jika secara simple anda sudah menguasai keseimbangan neraca atau cashflow baik input makanan dengan Buang Air Besar, antara air yang anda minum dengan Buang Air Kecil antara pemasukan anda dengan pengeluaran antara kebaikan yang anda lakukan dengan dosa yang anda lakukan maka anda akan terjaga secara homeostasis. Inti dari kehidupan adalah keseimbangan, antara keberanian dengan ketakutan, antara kemalasan dengan rajin, antara kepandaian dengan kebodohan.


Anda mungkin termotivasi untuk membaca tulisan ini karena ingin melakukan perubahan dalam hidup anda, anda ingin hidup yang nyaman dan aman, beberapa orang beranggapan dengan memiliki banyak uang maka ia akan bahagia, tetapi lihatlah orang – orang yang tinggal di perumahan elit, mobilnya saja lexus apakah mereka tidak memiliki masalah? Jawabnya sama saja, ketika saya menulis tulisan ini banyak sekali tetangga, teman yang secara finansial tidak bermasalah tetapi memiliki masalah dalam hidup. Andai saya ditanya tentu akan menjawab bahwa saya ingin aman secara finansial tetapi juga hidup tentram. Ketika saya melakukan renovasi rumah pemberian bapak saya, semua itu saya lakukan tanpa saya harus berpuasa dengan makan yang kurang bergizi, justru karena saya mempertahankan nilai gizi inilah makanya bentuk dan citarasa makanan tidak terlalu menjadi pertimbangan, saya termotivasi untuk mengalahkan masa lalu saya.


Motivasi yang paling baik adalah mengalahkan masa lalu, bukan mengalahkan orang lain karena dengan mengalahkan orang lain maka akan ada orang lain yang akan mengalahkan anda, mengalahkan masa lalu cenderung membawa kepada kebaikan, ketika lulus SMA nilai bahasa inggris saya di STTB 5 alias nilai jelek, tetapi ketika kemudian saya kuliah di diploma III ternyata nilai bahasa inggris saya termasuk diatas rata – rata. Karena saya jengkel kenapa teman saya bisa bahasa inggris sedangkan saya tidak, ketika melihat teman saya mengirim email dengan bahasa inggris, saya benar – benar termotivasi untuk bisa seperti teman saya ada dua hal yang membuat saya iri, melihat orang lain baik secara karakter dan melihat orang yang jenius, rasa iri tersebut memacu saya untuk belajar lebih keras dan lebih keras lagi.


Masa lalu saya yang telah terlewati hampir 30 tahun harus saya bayar dengan sebuah perubahan dalam semua aspek baik fisik, mental, social maupun spiritual, jika tadinya tubuh saya kurus maka saya ikut fitness untuk membentuk tubuh, agar mental saya kuat saya mengikuti training ESQ nya pak Ari Ginanjar Agustian, ketika secara social saya ingin berubah lebih baik, saya melakukan semakin banyak interaksi dengan tetangga dengan teman maupun dengan saudara, untuk menguatkan spiritual saya membaca kitab suci sesuai dengan agama yang saya yakini.


Motivasi berubah lebih baik dari masa lalu akan membuat anda berfikir untuk melakukan perbuatan yang kurang pantas, dengan motivasi berubah maka anda sedang dalam proses untuk mencapai impian anda, karena impian setiap manusia selalu berbeda, dulu ketika saya masih belum memiliki Honda Megapro setelah impian saya terwujud muncul dalam benak saya keinginan memiliki mobil agar tidak kehujanan. Secara pelan namun pasti impian-impian saya mulai berubah ke tataran spiritual, karena impian material ternyata terus berubah sehingga saya berusaha mencapai impian yang pasti. Ingin tahu bagaimana mencapai impian yang pasti? Bacalah buku ESQ Way dari pak Ari Ginanjar Agustian!


MENGENAL DIRI SENDIRI

Mengenal diri bukan hanya menjawab siapa nama anda, apa warna favorit anda, mengenal diri adalah upaya menerima kelebihan dan kekurangan dengan porsi yang wajar, meski kulit anda hitam, meski anda tidak sempurna tetapi ketika anda mampu menerima semua kelebihan dan kelemahan dengan proporsional maka sepertinya tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hidup. Hidup menjadi bermasalah karena anda takut berbeda dengan orang lain, mengapa teman – teman anda memiliki handphone seri terbaru sementara anda tidak, anda belum mampu menerima sebuah perbedaan. Mengapa bukan anda yang menjadi miss universe, mengapa anda tidak dilahirkan sebagai seorang Zinedine Zidane atau David Beckham. Bahkan mungkin anda pernah bermimpi dapat terbang seperti superman, bergelantungan di tembok tinggi seperti spiderman, diri anda dengan semua kelebihan dan kekurangan, merasa sangat kurang. Bagaimana dengan anak yang sejak lahir terbelakang secara mental, bagaimana dengan pendetita tetraplegia yang tidak mampu menggerakkan seluruh anggota geraknya kecuali kepala. Mengapa anda tidak menerima, mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Tuhan kepada anda, Tuhan sudah memberikan yang terbaik, hanya Tuhan jua lah yang tahu rahasia dibalik semua rencananya kepada anda.
Pernah melihat acara Kick Andy di Metrotivi? Ketika seorang bernama Raden Mas Sugeng dengan kaki yang terbalut kaki palsu tapi memiliki mental baja, yang semangat dan spiritnya telah mampu membangkitkan semangat beberapa orang cacat yang lain, bahwa dengan cacat tidak menjadi alasan untuk menyerah pada tantangan kehidupan, Raden Mas Sugeng telah mengajarkan The Winning Spirit kepada kita semua.
Ketika anda iri melihat teman anda yang cantik atau tampan kemudian anda merasa diri anda tidak menarik, sebenarnya bukan karena anda tidak menarik, tapi anda baru menilai segala sesuatu dari aspek fisik. anda akan sadar bahwa sebenarnya anda berada di tataran mental dan psikologis anda berada di gangguan sosial, anda takut ketika penampilan anda tidak menarik maka orang – orang akan menjauhi anda, makanya anda selalu berusaha untuk tampil cantik, jika anda cantik maka anda berfikir bahwa masalah akan selesai. Jika anda cantik kebahagiaan pasti akan datang. Jika anda ingin sebuah fakta surveylah 50 orang cantik kemudian tanyakan apakah mereka tidak memiliki masalah? Bisa saja masalah yang mereka alami lebih buruk dari masalah yang anda tanggung, jika mereka menolak lamaran seorang cowok, salah seorang cowok yang nekat bisa mengancam membunuh, mengancam melukai mereka secara fisik dll. Sungguh apapun keadaan anda, anda harus mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan kepada anda, Tuhan memberikan disesuaikan dengan kapasita seseorang.
Pernahkah anda menemukan pasangan cantik dan tampan  yang kemudian harus cerai , apakah karena mereka kurang cantik? Apakah karena penampilan mereka tidak menarik? Karena dalam hati mereka ada yang kosong, harga diri mereka hampa, meski secara fisik mereka adalah pasangan yang serasi tetapi secara psikologis mereka merasa bahwa pasangan mereka belum bisa mengisi hati mereka, pasangan mereka belum bisa memahami mereka, benarkah pasangan mereka kurang bisa memahami? Sebenarnya inti masalahnya adalah ketidakseimbangan antara id, ego dan superego mereka masing – masing, karena masing – masing individu menuntut kesempurnaan dari pasangannya, sehingga ketika mereka menemukan ketidaksempurnaan mereka akhirnya mengakhiri kebersamaan mereka. Ternyata fisik yang sempurna bukan jaminan bahwa anda sudah mengenal diri anda
Mengenal diri berarti anda mampu membedakan mana pikiran buruk dengan pikiran baik, mana pikiran positiv dan mana pikiran negatif. Pemikiran negatif terhadap diri sendiri Akan mengancam integritas ego, bisa merusak konsep diri seseorang, yang lebih fatal kalo akhirnya sampai mengisolasi dari pergaulan karena selalu beranggapan memiliki banyak kekurangan. Padahal dengan mengaku banyak kekurangan anda sudah menutup mata terhadap semua kelebihan maupun hal –hal positif yang ada dalam diri anda.
Mengenal diri adalah mengakui semua kekurangan dan menerima semua kelebihan tanpa harus disombongkan ke orang lain, selama ini anda menjadi begitu keras tampil sempurna karena anda takut bahwa anda akan dicemooh, anda akan ditertawakan, anda akan diremehkan, mengapa anda harus tampil sempurna jika tidak ada apapun yang sempurna kecuali Tuhan itu sendiri. Bahkan nabi sebagai utusan Tuhan sekalipun memiliki kekurangan, manusia – manusia pilihan saja memiliki kekurangan apalagi anda manusia bisaa.bukan kekurangan atau kelebihan yang harus anda pikirkan tetapi perubahan, perubahan dari 0 menuju 9, perubahan dari nothing tobe something, dari bukan apa – apa mejadi seseorang. Jika Anda sudah mengenal tujuan hidup anda, long-term purpose atau tujuan jangka panjang, tujuan jangka menengah dan tujuan jangka pendek. Maka anda sedang berada dalam proses menuju perubahan tersebut tapi jika anda belum mengenal tujuan hidup anda, belum mengenal semua kelebihan dan kekurangan anda. Maka anda akan berjalan tanpa sebuah arah yang jelas sehingga apa yang anda capai juga tidak jelas. Jadi mulailah menetapkan saat ini sebelum terlambat.
Meski terlihat mudah jika penetapan tujuan hidup anda salah, arah yang akan anda tuju juga akan salah. Penetepan tujuan yang baik menyangkut 4 aspek dimensi fisik, dimensi psikologis, dimensi sosial dan dimensi spiritual, keseimbangan dari ke 4 aspek ini akan membawa anda pada keberhasilan yang tidak membawa kekosongan. Meski secara material anda berlimpah, tapi ketika anda sakit tidak ada yang menjenguk, ketika mobil anda mogok tidak ada yang mau perduli anda harus menelpon bengkel langganan anda, ketika anda dirampok tidak ada yang mau mendengarkan anda harus menelpon polisi untuk menyelesaikan masalah anda. Keberhasilan dalam 4 dimensi akan membawa anda pada kemakmuran dan kesejahteraan. Terbebas dari segala ketakutan, terbebas dari segala kekhawatiran. Anda benar – benar bisa tidur nyenyak, cobalah anda pergi ke sebuah tempat belilah beberapa bungkus nasi kemudian bagikan kepada orang – orang yang kelaparan tapi tidak memiliki pekerjaan. Lihatlah reaksi yang mereka berikan, mereka akan melindungi anda dengan gratis.
Mengapa hanya dengan sebungkus nasi anda bisa mendapatkan perlindungan? Karena orang lain merasa anda bermanfaat untuk mereka, bayangkan dengan anda harus membayar 4 orang pengawal pribadi dengan gaji sejelek – jeleknya 500 ribu rupiah. Dengan uang 2 juta rupiah anda bisa membeli lebih banyak orang ketika anda mampu memberikan kepada orang lain apa yang mereka butuhkan, pakaian, minuman, tumpangan kendaraan. Meski apa yang anda lakukan terlihat kecil, tetapi nilai dari yang menerima bisa tak terhingga, hal ini sesuai dengan hukum ekonomi “ menggunakan modal seminimal mungkin untuk mendapatkan hasil semaksimal mungkin, penggunaan 10 % apa yang anda punya untuk mendapatkan 90 % apa yang anda inginkan. Teori 10/90 bisa diterapkan pada semua dimensi kehidupan, tidak hanya dalam dunia investasi. Hati-hatilah dengan mimpi anda, mimpi dan impian berbeda, mimpi adalah kejadian ketika anda berada dalam alam bawah sadar. Impian adalah kejadian yang anda rencanakan dalam keadaan sadar, anda rencanakan strategi mencapainya agar dapat anda petik hasilnya.
Mengenal diri adalah mengetahui sedalam – dalamnya diri anda, melakukan evaluasi terhadap semua yang sudah Anda lakukan selama ini, apakah Anda hidup sesuai dengan tujuan yang benar, apakah Anda sudah mengikuti pola berpikir yang benar, kebenaran berasal dari hati anda, jika anda mau jujur dengan hati anda, hati kecil anda, setiap kali anda melakukan kesalahan atau melakukan suatu perbuatan yang melanggar, anda merasa khawatir, anda merasa gelisah, anda merasa takut, perubahan secara emosional, anda menjadi terburu – buru seperti dikejar – kejar sesuatu. Jika akibat dari pelanggaran itu tidak segera anda atasi, maka rasa sesal, kecewa, sedih bahkan marah pada diri sendiri Akan menghantui anda. Akan selalu mengikuti kemana anda pergi, Akan selalu mengikuti dimanapun anda berada. Kejujuran, kebenaran dari hati akan menuntun anda menjadi lebih baik, mungkin selama ini Anda merasa apa yang Anda lakukan sudah benar, mungkin Anda juga merasa apa yang Anda lakukan sudah tepat.untuk mengetahuinya tanyakan dalam hati kecil anda apakah yang anda lakukan sudah benar – benar tepat atau belum. Hati anda berisi 99 kebaikan karena menurut Ari Ginanjar Agustian dalam buku ESQ Way, bahwa kebenaran sejati berasal dari Tuhan. Kebenaran mengikuti kata hati anda, jika menurut hati anda benar berarti anda memang sudah benar.
Mengenal diri adalah penguasaan akan konsep diri yang matang, mampu mengetahui sinyal – sinyal yang diberikan oleh tubuh kepada anda, jika anda lapar karena saluran pencernaan anda mengirimkan sinyal lapar ke bagian hipotalamus sehingga anda lapar, ketika anda mengantuk ada sinyal dikirimkan ke otak sehingga anda menguap, ketika anda lelah karena akumulasi asam laktat, anda diminta untuk beristirahat dan mengkonsumsi oksigen sebanyak mungkin agar asam laktat dioksidasi melalui proses glukoneogenesis menjadi bahan siap pakai. Tubuh selalu mengirimkan sinyal kepada Anda, ketika anda menginjak paku tubuh mengirimkan sinyal nyeri agar anda segera mengangkat kaki anda, agar kerusakan yang ditimbulkan tidak menjadi semakin parah. Software yang berada dalam tubuh anda selalu mengirimkan sinyal agar anda merawat hardware. Perangkat keras seperti hepar, ginjal, gastrointestinal, otot dan tulang. Para programmer diseluruh dunia tentu sangat memahami keistimewaan dari software tubuh manusia yang memiliki mekanisme automatisasi, sel akan mati setelah beberapa hari melalui mekanisme apoptosis, secara periodik setiap bulan wanita mengeluarkan darah kotor, bahkan setiap berapa detik Anda mengeluarkan air liur untuk membasahi tenggorokan Anda, ketika Anda panas terprogram secara otomatis untuk mengeluarkan keringat.
Sudahkah anda merawat organ – organ anda melalui makanan yang sesuai dengan standar kesehatan, olahraga yang teratur, tidur yang cukup. Sistem tubuh anda diprogram dengan sangat sensitif, begitu anda melihat seorang wanita cantik kemudian timbul rasa tertarik dalam pikiran anda, bahkan jika pikiran itu tidak terkontrol anda akan membayangkan sesuatu yang lebih liar dengan wanita tersebut. Stop atau cancel program dipikiran anda, waspadai jika pikiran anda mulai macam – macam. Karena pikiran yang tidak terkontrol oleh hati Akan menyebabkan tubuh bergerak ke arah yang salah. Ketika anda merasa dendam, tubuh akan bergerak ke arah kejahatan (pemukulan, penganiayaan, pengeroyokan, pembunuhan). Stop pikiran buruk dari otak anda, restart ulang program dalam otak anda. Pejamkan mata sebentar, biarkan bayangan gelap terekam dalam memori anda selama minimal 3 menit, dalam kegelapan kelak anda akan dikubur, masih mau meneruskan niat berbuat jahat? Aturlah cara berpikir otak anda, karena bahaya dari pikiran yang tidak terkonrol oleh hati mengakibatkan beberapa organ Anda melakukan kesalahan dan dosa. Jika Anda terlanjur melakukan sebuah pelanggaran, tidak hanya dosa yang Anda tanggung, permusuhan dari keluarga korban, bahkan selain manusia, Tuhan pun akan memusuhi anda, jika Tuhan sudah memusuhi anda kemudian mengusir anda?
 Selama ini otak Anda sering terisi dengan rekaman berbagai peristiwa yang membuat persepsi Anda terhadap kehidupan akan berbeda – beda jadi, hati – hati dengan pikiran anda, karena sebagai pusat koordinasi maka pikiran yang ada di otak berpotensi menggerakkan tubuh Anda, positiv thingking dan selalu optimis. Mengenal diri adalah melakukan dialog dengan diri sendiri, apa yang kita inginkan, apa yang kita rencanakan, apa yang akan kita lakukan, jika yang kita lakukan tidak berhasil, rencana kedua yang kita persiapkan agar tujuan kita tercapai, apa personal goal setting kita?

MENGUKUR KAPASITAS DIRI

Dalam sebuah proses pengembangan diri, anda harus mampu melihat berbagai macam aspek dalam diri anda, secara fisik, secara psikologis, secara sosial maupun secara spiritual. Anda bisa memiliki potensi dengan menggali keempat aspek tersebut memaksimalkan potensi yang anda miliki, bagaimana jika anda tidak punya bakat apapun, bagaimana jika anda selalu merasa orang lain yang lebih baik dari anda, bagaimana jika anda merasa tidak memiliki kemampuan apa – apa, mengapa ada orang dengan multitalenta, jago dalam bidang olahraga, berpenampilan menarik seperti peragawan, memiliki kekayaan melimpah seperti seorang milyuner, yang digemari oleh lawan jenisnya. Sedangkan anda tidak dikaruniai satu bakatpun yang membuat anda menjadi terkenal, atau yang membuat anda dihormati. Bagaimana jika anda ternyata dilahirkan dengan potensi yang bisaa – bisaa saja, hanya dilahirkan dengan 2 tangan, 2 kaki, 1 kepala dan 1 tubuh, mengapa tidak mengalir bakat apapun dalam diri, lalu apa yang harus dilakukan jika anda ingin berhasil. Disini akan diulas bagaimana cara menggali potensi, sehingga dengan mengasah potensi yang Anda miliki maka anda berharap bahwa kelak anda mampu mengeluarkan semua potensi dan kemampuan anda semaksimal mungkin, agar anda mampu menghasilkan sesuatu yang maksimal pula. Untuk mempermudah pemahaman anda kami akan menjabarkannya dalam bentuk cerita “jaman dahulu kala hiduplah 2 orang anak, mereka terlahir dari keluarga yang berbeda, sebut saja namanya edo dan edi, edo adalah seorang anak dengan bakat olahraga yang menonjol, jenius dalam pelajaran, bapaknya seorang pengusaha angkutan sedangkan ibunya membuka industri kecil, Semua wanita begitu mengidolakan edo, selama mereka sekolah di SMP hampir semua mata cewek mengarah ke edo tiap kali edo dan edi berjalan, terkadang timbul rasa iri dalam diri edi, mengapa edo seperti dianugerahi begitu banyak kelebihan, bahkan tiap malam minggu edi kesepian sedangkan edo bisa berkencan dengan siapa saja yang dia sukai. Karena bakatnya dalam olahraga, edo mengikuti klub sepakbola dengan harapan kelak akan menjadi pemain top di sebuah klub sepakbola terkenal, 10 tahun kemudian mereka bertemu, edo sudah menjadi pemain top disebuah klub sedangkan edi masih saja berusaha mencari bakatnya, tapi semakin dalam ia menggali bakatnya tetap belum ketemu juga Karena pengaruh pergaulan yang salah dengan kalangan jetset, edo terjebak dalam narkoba, sex bebas dan akhirnya mendekam di penjara. Sementara edi karena merasa tidak berbakat menuliskan keluhan – keluhannya tentang kelemahan – kelemahan dirinya dalam sebuah diari, lama – kelamaan impiannya untuk memiliki seorang kekasih ia tuangkan dalam sebuah novel, edisi pertama novelnya belum laku terjual, tapi edi tidak mau menyerah, ia belajar lewat buku – buku bagaimana cara menulis novel, mencari informasi di internet bagaimana cara menulis novel yang baik, setelah 7 kali ditolak akhirnya novel edi diterbitkan. Kekuatan mental jarang menjadi nomor satu, terbisaa menjadi nomor dua membuat edi tetap bijak dengan perubahan status finansialnya. Sampai akhirnya karena keberhasilannnya menulis novel, edi diundang oleh sekumpulan penulis remaja untuk mengisi seminar dan pelatihan penulisan novel, dengan perlahan – lahan edi mulai menemukan beberapa hal yang bisa dia lakukan, ketika kepopulerannya sebagai seorang penulis menuntutnya berpenampilan menarik, ia rajin ke salon untuk perawatan wajah. Penampilannya yang memikat dengan pribadi yang menarik akhirnya membuatnya mendapatkan seorang istri seperti yang ia impikan selama ini. Edi menjadi berhasil dari rasa irinya kepada edo, edi menjadi berhasil karena dia tidak harus selalu menjadi juara, edi belajar dari kegagalan. 5 tahun kemudian, edi dan edo kembali bertemu dengan kondisi yang jauh berbeda, tubuh edo kurus kering, sedangkan tubuh edi malah semakin padat berisi karena rajin ke fitnes untuk membentuk tubuhnya. Bentuk tubuh yang atletis, bentuk tubuh yang dulu ia impikan. Dengan perencanaan matang akhirnya edi menemukan dirinya sendiri dalam keberhasilan.
Pelajaran apa yang bisa anda petik dari pelajaran di atas, seringkali anda menjadi orang yang luar bisaa dari kekurangan – kekurangan anda, andai saja Sir Isaac Newton tidak kejatuhan apel mungkin dia tidak akan menemukan teori gravitasi, Albert Einstein tidak akan menjadi fisikawan terkenal jika ejekan orang – orang disekelilingnya bahwa dia gila, dia sinting, dia aneh ia tanggapi, justru dengan cara berpikir berbeda Albert Einstein menjadikan kritik menjadi sarana untuk meningkatkan diri sehingga menjadi salah seorang ilmuwan hebat. Jika mereka bisa, mengapa anda tidak? Apa yang kurang dalam diri anda? Bukankan ukuran otak anda sama dengan ukuran otak Albert Einstein. Apa yang anda makan juga sama dengan yang mereka makan selama ini, bahkan Albert Einstein  juga mengalami masa kanak – kanak, masa dimana dia dianggap dungu dan tolol. Bahkan Thomas Alfa Edison ketika kecil disebut dungu karena mengerami sebutir telur, apakah dia marah? tidak, dia justru semakin tertantang dengan ejekan dan cemoohan itu.
Anda semua memiliki potensi untuk menjadi pakar, menjadi ahli, menjadi kompeten, menjadi hebat dalam bidang – bidang yang mungkin tadinya tidak anda sukai, hanya diri anda yang mampu meningkatkan kemampuan diri, hanya anda yang mampu menembus batas untuk mengeluarkan semua potensi anda. Potensi yang juga dimiliki oleh orang – orang besar dan berhasil dalam dunia bisnis, pendidikan, religius, olahraga dan ekonomi. Potensi yang juga dimiliki oleh Bill Gates, Andrew Carnegie, Renald Kasali, Ari Ginanjar Agustian, Anthony Robin, Tung Desem Waringin atau Andrie Wongso. Bahkan Anda memiliki potensi untuk menjadi lebih hebat dari mereka. Baca biografi mereka dan temukan cara mereka menggapai kesuksesan, pasti tidak selurus jalan tol, tidak semulus wajah cantik putri indonesia atau miss universe. Jalan yang mereka lalui mungkin melelahkan seperti pendakian puncak himalaya, berliku – liku seperti jalan menuju puncak gunung. Karena keberhasilan adalah puncak yang harus anda dan saya daki. Menggapai puncak membutuhkan tenaga extra, membutuhkan sebuah mentalitas untuk meneruskan perjalanan meski yang ada didepan adalah bukit yang terjal, meski yang ada didepan adalah jurang yang curam, anda harus terus melangkah.
Semua orang sukses dalam ekonomi, spiritual ataupun karir pernah mengalami keragu-raguan, ketakutan bahkan pernah membuat kesalahan, tetapi kesalahan tersebut tidak membuat mereka menjadi patah arang, kesalahan tersebut justru membuat mereka bangkit dan maju, kegagalan mereka anggap sebagai tantangan, kesalahan mereka jadikan bahan untuk mengevaluasi diri, sebagai waktu untuk bertanya, apa yang salah dengan mereka sehingga mereka belum berhasil. Selama ini anda bersaing bukan bekerjasama, ketika anda bersaing maka tidak akan pernah merasakan kemenangan sejati, kemenangan yang anda miliki adalah kemenangan semu. Berapa kali Robert Tiyosaki harus kehilangan perusahaan lebih dari 2 kali dengan kehilangan uang ratusan juta sebelum akhirnya dia mengokohkan diri sebagai jutawan bahkan berencana masuk jajaran ultrakaya, bagaimana Bill Gates harus rela kurang tidur sebelum akhirnya ia menjadi salah satu dari 40 orang terkaya di dunia. Hampir semua orang berhasil pernah jatuh bangun menggapai impiannya.
Secara kapasitas anda memiliki kelebihan dan kekurangan, selama ini anda belajar untuk mengasah kelebihan dan menutupi kekurangan, ini yang membuat anda belum berhasil, anda berusaha mempercantik wajah anda tapi melupakan mempercantik hati anda. Bukan hanya kelebihan yang harus diasah tetapi kekurangan juga harus di asah, bagaimana contohnya : “seorang pemuda sebut saja namanya Vero lulus dari sekolah menengah dengan nilai cukup, beberapa nilai bahasa inggris, fisika dan kimia juga mendekati angka 5, nilai 6 tapi tipis, dia sadar bahwa dia kurang mahir berbahasa inggris, tapi dia memiliki bakat yang besar dalam dunia musik. Dunia yang sangat berbeda dengan dunia exact. Benarkan demikian? Tidak, ada kemiripan antara dunia musik dengan dunia exact yaitu rumus, jika orang menyanyi dengan nada dasar G kemudian dia ingin menetapkan variasi, maka variasi suara yang mampu dihasilkan sudah dirumuskan bahwa tidak akan melewati 2 oktaf diatasnya. Mengetahui bahwa ada rumus yang berlaku di musik maka ia mulai mencoba mengasah pengetahuannya di bidang musik, dari belajar not, penjarian gitar sampai memahami nada ia pelajari dengan seksama, untuk meningkatkan kemampuannya menulis lirik dia mencoba mencetak semua teks lagu dari grup musik Guns and Roses karena kebetulan dia sangat menggemari musik Guns and Roses. Setiap kata ia cari artinya di kamus, kemudian ia mencoba merangkai kata – kata yang indah sesuai dengan arti dari lagu tersebut. Semakin banyak lagu yang ia pelajari, semakin banyak kosakata yang masuk terekam dalam memori otaknya, perbendaharaan kosakata yang meningkat membuat kemampuan bahasa inggrisnya juga meningkat, kemudian ia mencoba melamar menjadi door man orang yang bertugas membukakan pintu bagi tamu yang masuk ke hotel sambil mengucapkan “ good morning mister, well come to our hotel” , setelah kemampuan bahasa inggrisnya meningkat ia kemudian diangkat menjadi seorang bell boy yang bertugas mengorientasikan tamu terhadap fasilitas kamar maupun fasilitas hotel sambil membawakan tas mereka, bell boy membutuhkan kemampuan bahasa inggris aktif, semakin sering dia berinteraksi dengan orang asing, kemampuannya secara simultan mengalami peningkatan. Kemudian berbekal uang tabungan gaji ia melanjutkan mengambil S1 perhotelan sampai lulus, sekarang dia menjadi manajer front office disebuah hotel bintang 3”. Andaikata kelemahan bahasa inggris Vero menjadi halangan baginya  untuk melangkah maju, mungkin sampai sekarang dia belum bisa membeli sebuah mobil dan sebuah rumah. Kapasitas adalah jika anda mampu menutup kekurangan, biarkan kelebihan anda secara alami mengalami perkembangan tetapi secara terencana anda tutup kekurangan anda.
Lalu bagaimana cara menutup kekurangan? Apakah dengan cara menyembunyikan kekurangan atau dengan cara mengendalikan, contoh anda memiliki bekas luka bakar di leher, kemudian anda menggunakan pakaian yang menutupi leher anda, bagaimana jika kekurangannya adalah mental, maka anda harus berlatih dengan sungguh – sungguh untuk melakukan afirmasi dan autosugesti, “saya bisa…saya pasti bisa…saya juara…saya juara “ dalam hati anda jangan sambil berteriak – teriak apalagi dimalam hari, bisa – bisa anda dilempari oleh tetangga anda.
Kapasitas ibarat memindahkan air satu ember sebanyak 3000 ml dengan gayung, jika kapasita gayung hanya 500 ml maka anda membutuhkan waktu 6 kali untuk memindahkan air tersebut, kapasitas adalah kemampuan maksimal kita yang mampu kita keluarkan, jika dalam waktu 10 detik anda mampu mencapai jarak 100 meter berarti anda berada dalam kemampuan maksimal, jika menempuh 100 m anda membutuhkan 16 detik maka anda termasuk lamban. Kapasitas diukur dari kekuatan diri, frekuensi yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan atau perpindahan. Selama ini anda menginginkan segalanya berjalan dalam hitungan detik, seketika apa yang anda inginkan terwujud, anda tidak mau susah menanggung kekecewaan maupun kekalahan, anda tidak kuat berada dalam tekanan, padahal tekanan yang diberikan bertujuan menguatkan anda secara fisik, mental maupun social. Semua tekanan – tekanan yang diberikan oleh kehidupan sebenarnya adalah menjadi pondasi kokoh untuk menggapai impian.
Seorang pemenang sejati seperti Tim Manchester United, mereka berusaha semaksimal mungkin sampai peluit ditiup oleh wasit. Mereka tidak perduli sedang berada dalam posisi kalah, sedang berada dalam tekanan tetapi keinginan untuk menang yang kuat akhirnya mampu mengubah keadaan. Keinginan yang kuat untuk menjadi juara inilah yang anda dan saya butuhkan. Jika kapasitas anda terbatas maka dengan mental juara maka anda tidak akan perduli jika saat ini kalah, anda akan terus berlari, terus bergerak sampai akhirnya anda sampai di tujuan anda.
Kapasitas diri ini membuat kita menjadi orang yang tidak tergesa – gesa dan terburu – buru. Jika kecepatan lari mobil kita adalah 250 km/jam maka jangan pernah berusaha menempuh jarak Semarang Jakarta dalam waktu 2 Jam, karena menggunakan kemampuan maksimal dalam jangka waktu yang lama akan menguras energi. Jika energi kita terkuras habis maka kita akan terjatuh sebelum sempat mencapai garis finish, meskipun secara perhitungan matematis memungkinkan menempuh jarak Semarang Jakarta dalam 2 jam tetapi harga yang harus anda bayar lebih mahal yaitu anda naik pesawat terbang bukan dengan naik mobil.
Dengan mengetahui kapasitas diri maka anda akan berusaha mencapai Jakarta dalam waktu tempuh yang pendek tetapi tidak kehilangan begitu banyak energi, sehingga kita menggunakan sumberdaya dengan perhitungan yang benar – benar matang. Secara Fisik, Mental, Sosial dan Spiritual setiap manusia memiliki kapasitas masing – masing. Diantara empat aspek tersebut manakah yang paling besar atau dominan, jika kapasitas tersebut sudah anda gali maka anda akan merasakan kecepatan anda dalam bergerak atau berpindah mengalami peningkatan.

THE WINNING SPIRIT

The Winning Spirit adalah mentalitas menuju kemenangan, mentalitas untuk selalu maju meski dengan potensi yang terbatas tetapi keterbatasan tidak menjadi alasan untuk kemudian mundur atau bahkan menyerah terhadap tantangan kehidupan. ”Ketika pertandingan final liga champion antara Bayern Muenchen dengan Manchester United kedudukan 2 – 0 untuk kemenangan Bayern Muenchen, waktu hampir habis, pasukan Manchester United hampir bisa dipastikan kalah, tiba – tiba seperti mendapatkan tenaga extra mereka mampu menyamakan kedudukan justru ketika pertandingan hampir berakhir, ketika akhirnya peluit ditiup justru Manchester United yang mampu mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 3 – 2. Mentalitas tidak takut kalah, mentalitas ingin menjadi juara telah menggerakkan pasukan Sir Alex Ferguson untuk mengerahkan segala cara melakukan penetrasi ke gawang Oliver Khan dengan gencar, sebuah mentalitas yang akhirnya membuat mereka meraih Treble Winner” The Winning spirit adalah pembentukan sikap mental untuk berusaha memaksimalkan sumberdaya yang anda miliki. Ketika anda terlahir, apapun kondisi anda, semua ini adalah penciptaan yang paling sempurna dari Tuhan. apapun kondisi anda, tidak layak menjadi alasan untuk menyerah terhadap situasi dan keadaan.
Pepatah jawa mengatakan ada 3 ciri seorang ksatria sejati “digdoyo tanpo aji (tak terkalahkan tanpa menggunakan ilmu kesaktian), menang tanpo ngasorake (menang tanpa harus mengalahkan) dan nglurug tanpo bolo (mendatangi musuh tanpa membawa banyak teman). Pertama bahwa anda bisa menjadi orang hebat tanpa ilmu kesaktian, anda bisa menjadi seorang pemenang meski sebenarnya potensi diri anda terbatas, bakat anda tidak semelejit orang lain, tapi anda masih punya satu organ istimewa yang membuat anda akan mampu mencapai semua tujuan anda, mencapai apa yang anda impikan. Organ itu adalah otak anda, karena otak pula yang membedakan manusia dengan binatang. Otak adalah sebuah software yang mampu menentukan kinerja dari organ internal anda, apa yang anda masukkan sebagai input akan diolah oleh otak menjadi sebuah informasi yang akan dipersepsi kemudian akan meghasilkan sebuah tindakan, menjadi orang hebat tanpa menggunakan ilmu kesaktian adalah mencapai tujuan dengan cara – cara yang normative, etis dan legal. Menggapai mimpi dengan kedua tangan anda bukan dengan meminta kepada orang tua Anda tetapi anda berusaha menggapainya dengan tangan anda, andaikata orang tua anda mendukung maka gunakan dukungan tersebut sebagai tenaga penggerak anda untuk mencapai tujuan. Kedua yaitu anda bisa menang tanpa harus mengalahkan, menurut teori manajemen konflik ini disebut compromise technique, sebuah teknik pendekatan dimana dua pihak yang konflik bertemu mengemukakan argumen kemudian membuat semacam kesepakatan yang tidak merugikan kedua belah pihak dalam bahasa Stephen R Covey disebut dengan win – win solution, sebuah metode pemecahan masalah dengan membuat kedua belah pihak merasa nyaman.
“ Kisah ini terjadi dalam sebuah realita kehidupan ketika Andrew Carnegie berebut kontrak kereta api dengan Pullman, Andrew Carnegie justru menyarankan sebuah nama Pullman Company untuk nama kerjasama, mengapa ia melakukan hal tersebut? Karena ia yakin dengan memberi makan harga diri dan menjaga ego Pullman maka ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan yaitu keberhasilan kontrak.”
Terkadang kebaikan justru lebih efektif untuk merebut simpati orang lain dibandingkan dengan perilaku menguasai orang lain, dengan memenuhi kebutuhan harga diri orang lain maka anda sudah membuat orang lain tersebut merasa nyaman. Ketika anda berbeda pendapat dengan orang lain, anda harus mampu melihat aspek positif dari setiap situasi, harus mampu melihat sisi terang dari setiap masalah bukan sisi gelapnya. Melihat sisi terang akan membuat anda menjadi orang yang “trimo ing pandum (menerima takdir yang diberikan Tuhan kepada anda) meski sebenarnya klasifikasi takdir ada beberapa jenis, takdir yang memang sudah tidak mungkin  dirubah misalkan jenis kelamin (meski secara fisik jenis kelamin bisa dioperasi, tetapi beberapa penelitian belum berhasil untuk benar – benar mengubah seorang pria menjadi wanita tulen, penyusunan rahim, jalan lahir antara ciptaan Tuhan dengan ciptaan manusia sangat jauh berbeda, karena jalan lahir adalah organ yang paling elastis di dunia). Ada takdir yang masih bisa di ubah misalkan kekayaan, pengetahuan, ukuran otot, bahkan berat badan dan tinggi badan juga termasuk dalam kriteria yang bisa diubah, warna kulit juga bisa diubah dengan pemberian anti melanin, karena melanin yang membuat beberapa orang cenderung berwana kecoklatan. Sehingga dikembangkan beberapa kosmetik untuk membuat kulit lebih bersih dan kelihatan lebih menarik. Bahkan beberapa wanita rela mengeluarkan uang berjuta – juta untuk menjaga warna kulit maupun penampilan mereka
Jika masih ada takdir yang bisa anda ubah, mengapa anda tidak menentukan takdir anda, tugas manusia adalah berusaha dan Tuhan jualah yang akan memutuskan atau menetapkan. Sehingga ketika rencana anda belum menjadi kenyataan mungkin menurut Tuhan anda belum berhak untuk mendapatkannya. Jika oleh Tuhan anda sudah dianggap mampu maka apa yang anda minta akan diberikan oleh Tuhan. Tuhan memiliki penundaan rencana anda dengan harapan anda akan mengasah kemampuan dan mengasah ketrampilan anda dalam menetapkan rencana. Seseorang mampu menetapkan rencana sesuai dengan apa yang ada dalam memori otaknya, jika dia sudah terbisaa menghadapi masalah yang kompleks maka dia akan menetapkan multi planning, dia akan menetapkan alternatif jika rencananya tidak berjalan seperti yang ia perkirakan.
Pernahkan selama ini terpikirkan oleh anda jika Tuhan selalu memberikan apa yang diminta oleh hamba – hambanya maka apa yang terjadi pada dunia, ketika semua orang cantik, ketika semua orang kaya, ketika semua tubuh sehat. Berapa banyak salon kecantikan akan tutup, beberapa rumah sakit juga gulung tikar karena tidak memiliki pasien, perbedaan ini yang membuat bumi masih terus berotasi dan berevolusi. Dunia akan berwarna jika ada warna merah, warna hijau, warna biru, warna kuning. Gabungan dari warna – warna tersebut sudah menimbulkan keindahan tersendiri, apalagi jika semua warna tersebut tergabung secara artistik. Betapa indahnya.
Perbedaanlah yang membuat Anda berguna bagi orang lain, perbedaan membuat semua bentuk di bumi menjadi begitu artistik, bahkan menjadi kebanggaan tersendiri, bagaimana bentuk Ankhorwat di Thailand, Colloseoum di Roma maupun Candi Borobudur di Indonesia, mengapa dibuat berbeda, karena untuk sebuah kebanggaan, sebuah keunikan, sehingga ketika anda berbeda satu sama lain, semua itu bukan menjadi alasan bagi anda untuk saling serang, saling bantai ataupun saling hujat. Tanpa perbedaan justru manusia seperti robot, anda hanya akan bergerak ke satu arah. Perbedaan itu yang membuat manusia menjadi maju.
Ketiga adalah ketika anda berani menghadapi suatu masalah tanpa melibatkan begitu banyak campur tangan orang lain, anda ingin membeli mobil, cobalah untuk berfikir bagaimana cara membeli mobil. Jika anda menjadi orang yang sedemikian manjanya sehingga anda tinggal meminta kepada ayah ibu anda “Pah, belikan mobil!” maka anda sudah berbuat kurang pantas kepada orang tua anda, seharusnya “Pah, ini ada uang 130 juta dari bisnis saya, papah tak belikan mobil ya?”. Dua pernyataan yang sangat bertolak belakang, ketika anda bisa membanggakan orang tua anda, ketika anda bisa membuat mereka tersenyum karena keberhasilan anda. Meski hampir semua orang tua juga bangga ketika mereka mampu memberikan sesuatu kepada anaknya. Jika dua pemikiran untuk saling memberi ini bertemu, anda tidak akan terlalu bergantung pada orang lain, lebih parahnya kelemahan atau ketakutan anda membuat anda harus meminta begitu banyak orang untuk mengerjakan pekerjaan anda yang sebenarnya mampu anda lakukan sendiri.
Ksatria sejati, pemenang sejati tidak melihat kemenangan dari satu sisi, mereka melihat bahwa ketika mereka menang, berhasil, sukses tidak ada pihak lain yang merasa dirugikan, tidak ada satu pihak pun yang merasa dicurangi, ketika semua pihak merasa nyaman dengan keadaan mereka. Seorang pemenang sejati tidak tergiur dengan simbol – simbol kemenangan, seorang pemenang sejati mengetahui makna kemenangan yang sesungguhnya bahwa kemenangan adalah ketika anda mampu mengalahkan pikiran negatif, prasangka negatif, kata – kata yang kurang pantas, hati yang kotor, anda mampu menjaga kehormatan diri dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma maupun nilai di masyarakat. Pemenang sejati adalah orang yang mampu mencapai keseimbangan hidup, yang mampu menyeimbangkan aspek fisik, mental, sosial dan spiritual.

Minggu, 21 September 2008

KATA - KATA MUTIARA


  1. Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. ( Benjamin Franklin )

  2. Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. ( Hugh Downs )

  3. Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. ( Jawaharlal Nehru )

  4. Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan. ( Confusius )

  5. Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini. (Samuel Taylor Coleridge )

  6. Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus-menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan. ( Elbert Hubbard )

  7. Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. ( Confusius )

  8. Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. ( Alexander Pope )

  9. Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. ( Kahlil Gibran )

  10. Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. ( Andrew Jackson )

  11. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. ( Schopenhauer )

  12. Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan ( D Farhan Aulawi ).


Jika ingin mendapatkan ebook yang berisi kumpulan kata - kata mutiara klik pada huruf yang digaris bawah.

DOKUMENTASI DIGITAL

Kita telah berada diabad ke-21, sebuah era di mana kertas akan tersisih oleh media digital dalam proses dokumentasi. Bahkan didunia telah berkembang yang disebut dengan e-document. Sebagai upaya Indonesia Green dan mengembalikan alam Indonesia kembali seperti semula maka upaya – upaya untuk mempertahankan kelestarian alam mutlak dikembangkan kembali, sebuah suasana yang pernah kita miliki beberapa puluh tahun yang lalu, ketika pohon – pohon masih banyak disekitar kita, ketika mutiara hijau tersebut memnuhi udara dengan oksigen dan menetralisir karbondioksida, untuk mengurangi tingkat kerusakan dan penebangan liar maka peralihan dari kertas ke teknologi digital menjadi suatu keharusan, maka kekebutuhan akan e-document sudah tidak terelakkan lagi.  Ada beberapa hal yang mendasari penyusunan e – document

  1. Mengurangi ketergantungan terhadap kertas yang telah ikut berperan dalam proses kerusakan hutan di Indonesia

  2. Efisiensi administrasi dan dokumentasi ( hanya dengan software search engine maka kita bisa mencari dokumen yang mungkin usianya belasan tahun.

  3. Meningkatkan kualitas managemen data maupun dokumen

  4. Pengolahannya lebih mudah.

  5. Mengurangi sampah kertas dan keterbatasan tempat penyimpanan.


Menurut Delphi tahun 1997mengatakan bahwa 42 persen pengetahuan manusia tersimpan dalam otak manusia. Lalu sebanyak 24 persen tersimpan dalam bentuk dokumen kertas. Baru disusul dalam bentuk dokumen elektronik sebesar 22 persen. Terakhir, ada pengetahuan yang ditampung dalam elektronik database, yaitu sebesar 12 persen. Dari data yang disajikan oleh Delphi tersebut akan ditarik sebuah kesimpulan bahwa kekuatan pengetahuan justru bertumpu pada otak manusia baru selanjutnya pada teknologi digital. Sama halnya dengan otak manusia yang bisa mengalami infeksi maka dokumen digital juga bisa digerogoti oleh virus, tapi ini bukan menjadi halangan agar kita beralih ke e document. Jika kita bisa mengembangkan metode dokumntasi digital ini maka bukan tidak mungkin metode ini adalah sebuah upaya kreatif untuk mengurangi kerusakan hutan, kebutuhan kertas untuk dokumentasi secara tidak langsung menambah beban operasional kantor kecil maupun besar, jika operasional ini mampu dipangkas seminimal mungkin dengan beralih ke media digital maka berapa rupiah yang bisa dihemat. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana jika termakan virus? Suatu infeksi selalu berawal dari paparan agen infeksi dengan sebuah inang melewati port de entry,  jika proses masuknya infeksi ini dihambat dengan cara mengubah ke format yang jarang terdetek virus, atau menutup sama sekali pintu masuk infeksi baik melalui USB, Disket maupun CD. Maka dokumen aman dari ancaman virus, solusi lain adalah pemanfaatan ruang penyimpanan virtual. Jika memang kita serius berkeinginan mengurangi kerusakan dunia dengan cara mengurangi semua penggunaan terhadap kayu maka kita bisa mencegah alam mengalami kerusakan yang sangat parah. Bagaimanapun hutan adalah paru – paru dunia, dia juga berfungsi sebagai resapan air, jika air tidak lagi terserap oleh tanah maka anak cucu kita kelak yang akan menikmati kesengsaraan. Jika sekarang mulai bermunculan kerangka rumah dari aluminium yang sudah pasti tahan terhadap rayap maupun tikus, jika perlu semua kerangka rumah menggunakan konstruksi beton, jika kita ingin menyelamatkan anak cucu kita dari kemusnahan maka kerusakan alam harus dicegah dari sekarang, tindakan sekecil apapun yang mampu berpengaruh dalam pencegahan kerusakan alam perlu dilakukan secara terus menerus. Keramahan terhadap alam adalah pencegahan terhadap bencana, kerusakan alam adalah kunci terhadap kerusakan maupun bencana alam. Jika tidak dari sekarang kapan lagi? E – documen bukan lagi sebuah benda, e documen bukan lagi sebuah metode dokumentasi, e documen adalah aksi untuk mencegah kerusakan hutan yang semakin menjadi – jadi. Jika alam telah murka maka hanya Tuhan yang mampu mengendalikannya, jika kerusakan ini tidak segera dihentikan maka proses genocide atau pemusnahan manusia secara tidak langsung sudah dilakukan, lewat kanker, lewat serangan penyakit pernafasan, lewat bencana Tsunami, Gempa bumi dan banjir. E documen adalah satu aksi kecil untuk mencegah pengrusakan hutan.

Jumat, 19 September 2008

STANDAR PELAYANAN MINIMAL

Untuk membatasi perbedaan persepsi antara petugas pelayanan kesehatan dengan pengguna pelayanan kesehatan atau konsumen maka perlu di informasikan dan dipromosikan Standar Pelayanan Minimal. Yang dimaksud dengan Standar Pelayanan Minimal adalah suatu standar dengan batas-batas tertentu untuk mengukur kinerja penyelenggaraan pelayanan kesehatan di sebuah pelayanan kesehatan, sebagai contoh Standar Pelayanan Minimal adalah “ Pasien dengan penyakit infeksi menular kemudian diletakkan disebuah ruang isolasi, standar pelayanan di ruang isolasi harus minimal sama dengan kelas pelayanan pasien di ruang non isolasi, jika di ruang non isolasi pasien berada di ruang kelas dua kemudian dia di letakkan di ruang isolasi maka diharapkan di ruang isolasi ini fasilitas yang dia dapat minimal sesuai standar kelas dua, sehingga yang dibedakan bukan penyakitnya tetapi kelas perawatan”

Untuk membuat standar pelayanan minimal perlu dibuat yang disebut dengan standar mutu pelayanan, kemudian standar mutu tersebut disosialisasikan, ditetapkan manual mutu untuk menterjemahkan standar mutu tersebut kedalam aplikasi atau implementasi, manual mutu ini akan menjadi pedoman bagi pengelola bagaimana mempertahankan kualitas pelayanan sesuai dengan standar minimal, dengan mengetahui standar pelayanan maka pasien kelas 3 tidak akan menuntut pelayanan seperti kelas 1, bagaimanapun perbedaan kelas bukan untuk mengabaikan pelayanan atau mengabaikan keadilan dalam pelayanan, karena keadilan bukan berarti sama secara hak. Semua disesuaikan antara hak dan kewajiban. Dalam sumpah perawat bahkan dikatakan bahwa perawat dilarang membedakan secara suku, agama maupun ras. Apakah perawat yang memberikan fasilitas pelayanan berbeda dianggap melanggar sumpahnya?


Hal yang paling sering menimbulkan pertentangan adalah ketika pasien kelas tiga menuntut pelayanan seperti kelas 2, tanpa adanya informasi kepada keluarga maupun pasien itu sendiri maka pelayanan sebuah RS bisa dipersepsi sangat buruk, jika kriteria pelayanan baik dan buruk menurut pasien ini tertangkap media akan menjadi sebuah bahan pemberitaan yang akan merusak citra pelayanan kesehatan, perlu adanya sebuah koordinasi antara pelayanan kesehatan, media massa, konsumen maupun yayasan perlindungan konsumen. Selama ini masyarakat hanya melihat hak tanpa melihat kewajiban, meskipun sumpah perawat dan dokter mengatakan tidak boleh membeda-bedakan pasien dalam pelayanan, tetapi pelayanan untuk kelas 1 sudah pasti berbeda dengan pelayanan kelas 3, semua sesuai dengan hak dan kewajiban, orang berani membayar sedikit lebih mahal karena menginginkan produk atau layanan yang berbeda.

STIGMA NEGATIF PELAYANAN KESEHATAN

Selama ini Pelayanan Kesehatan di Indonesia belum dikelola secara professional sehingga seringkali kita mendengar kritik dan kecaman dari perbagai lapisan masyarakat, terhadap sistem pelayanan kesehatan yang kurang bermutu dan tidak profesional, atau kurang empati dalam melakukan program pelayanan kesehatan terutama di rumah sakit. Dari perlakuan yang tidak manusiawi contoh kasus: Kejadian ini terjadi pada salah seorang tetangga dekat saya, Dia dibawa ke RS karena baru saja mengalami kecelakaan berupa ditabrak truk pada saat pagi hari setelah dia sholat subuh, oleh pihak pelayanan, pasien ditidurkan di brankar kemudian keluarga diminta menebus plabot infus, infus set, obat dll yang jika dikalkulasi dengan waktu telah membuang begitu banyak waktu. Hal ini tentu saja bertentangan dengan prinsip kegawatdaruratan, menurut standar dari Primary Survey atau A,B,C,D,E pasien diketemukan mengalami masalah dengan jalan nafasnya, secara sirkulasi pasien mengalami perdarahan yang jika tidak segera diatasi, maka pasien mengalami shyok, jika 10 menit saja pasien harus menunggu semua plabot dan obat datang, bagaimana dengan perfusi jaringannya? Padahal pasien mengalami cedera kepala berat, kemudian pasien dirujuk ke RS pusat dengan jarak yang agak jauh, setelah di scanning dengan CT Scan diketemukan fraktur impresi atau retakan tulang tengkoraknya sudah menembus ke otak, diketemukan perdarahan epidural dan perdarahan sub arachnoid meskipun dalam keadaan kritis tetapi di RS ini pasien lebih diperlakukan secara manusiawi, meskipun kemungkinan hidupnya kecil, tetapi dokter dengan cekatan tetap berusaha melakukan segala upaya untuk menjaga kstabilan kondisi pasien, 6 jam berikutnya pasien meninggal? Perlakuan seperti ini yang membuat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan menurun tajam. Bahkan kritikan kepada pelayanan kesehatan mulai mengarah ke pemberitaan publik, karena masayarakat sudah mulai kritis terhadap situasi saat ini. Jika dulu masyarakat hanya berani menulis di surat pembaca maka seiring dengan kemajuan teknologi masyarakat mulai menulis di Internet.

PARADIGMA PELAYANAN KESEHATAN

Organisasi pelayanan kesehatan saat ini sedang mengalami perubahan paradigma. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong pelayanan kesehatan yang berorientasi kemanusiaan menjadi tempat pelayanan kesehatan yang berorientasi ke keuntungan. Karena menjadi sebuah bisnis maka pengelolaannya tidak terlepas dari upaya untuk meraih keuntungan, apalagi ditunjang dengan semakin meningkatnya peran swasta dalam menyediakan sarana dan prasarana kesehatan. Diperlukan sebuah upaya menerapkan perencanaan bisnis dalam pengelolaan tempat pelayanan kesehatan yang cenderung menjadikan tempat pelayanan kesehatan sebagai asset yang akan memberikan keuntungan setiap bulan maupun tahun.


Perubahan paradigma dari berorientasi kemanusiaan ke berorientasi ke keuntungan sudah diantisipasi oleh UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang memasukkan pelayanan kesehatan sebagai objek hukum perlindungan konsumen, dan menempatkan penerima layanan kesehatan sebagai konsumen serta tenaga kesehatan sebagai pelaku usaha dalam hubungan hukumnya. Ada beberapa UU yang materinya melindungi konsumen, seperti UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.


Dalam upaya perlindungan konsumen tersebut maka harus ditegaskan yang disebut dengan tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan dirinya dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan. Pasal 53 ayat (2) UU Kesehatan, menyebutkan bahwa setiap tenaga kesehatan dalam melakukan tugasnya berkewajiban untuk mematuhi standar profesi dan menghormati hak pasien. Demikian pula dengan penghormatan hak, baik hak-hak pasien pada khususnya, maupun hak-hak konsumen pada umumnya. Demikian pula, dalam melakukan tugasnya setiap tenaga kesehatan terikat dan tunduk pada norma-norma yang bersifat hukum dan etik.


Pelanggaran terhadap hukum dan etik tersebut berkonsekuensi pada pemberian sanksi kepada para pelanggarnya. Jika tenaga kesehatan dalam melaksanakan tugasnya masih melakukan beberapa kelalaian sehingga pasien terabaikan di rumah sakit maka kejadian tersebut dapat dikatakan sebagai penelantaran terhadap pasien. Dalam arti kurangnya perhatian terhadap kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan pasien. Penelantaran ini tergolong pelanggaran berat karena bertentangan dengan ketentuan Pasal 304 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang menyebutkan, "Barangsiapa dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara, padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan dia wajib memberi kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang itu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. Jika kejadian penelantaran, malpraktik ini dibiarkan maka akan merugikan pasien dan keluarganya sehingga harus diminimalisir agar tidak terjadi kasus yang merugikan konsumen.


Untuk menanggapi perubahan paradigma pelayanan tersebut maka perlu dilakukan sebuah perubahan, hal ini dilakukan dengan terencana oleh manajemen. Sedangkan sebagai pengguna pelayanan kesehatan harus ikut melakukan andil untuk melakukan perubahan dengan cara meningkatkan atau menaikkan kekuatan posisi dan kesadaran konsumen akan hak dan kewajibannya. Kekuatan dan kemampuan konsumen, secara bersama-sama untuk tidak mudah menerima hak dan kewajibannya sehingga dipermainkan oleh pengelola pelayanan kesehatan.

SIKAP KOMUNIKASI TERAPEUTIK

Menurut Egan ada Lima sikap atau cara untuk menghadirkan diri secara fisik yang dapat memfasilitasi komunikasi yang terapeutik , yaitu :




  1. Berhadapan. Maksud dari posisi ini adalah kita sudah siap melakukan sesuatu untuk klien.

  2. Mempertahankan kontak mata. Kontak mata berarti menghargai klien dan menyatakan keinginan untuk tetap berkomunikasi.

  3. Membungkuk ke arah klien. Posisi ini menunjukkan keinginan untuk mengatakan atau mendengar sesuatu.

  4. Mempertahankan sikap terbuka, tidak melipat kaki atau tangan menunjukkan keterbukaan untuk berkomunikasi, sebuah sikap menerima kehadiran orang lain dalam komunikasi.

  5. Tetap rileks. Tetap dapat mengontrol keseimbangan antara ketegangan dan relaksasi dalam memberi respon kepada klien.


Selain hal-hal di atas sikap terapeutik juga dapat teridentifikasi melalui perilaku non verbal. Stuart dan Sundeen (1998) mengatakan ada lima kategori komunikasi non verbal, yaitu :




  1. Isyarat vokal, yaitu isyarat paralingustik termasuk semua kualitas bicara non verbal misalnya tekanan suara, kualitas suara, tertawa, irama dan kecepatan bicara.

  2. Isyarat tindakan, yaitu semua gerakan tubuh termasuk ekspresi wajah dan sikap tubuh.

  3. Isyarat obyek, yaitu obyek yang digunakan secara sengaja atau tidak sengaja oleh seseorang seperti pakaian dan benda pribadi lainnya.

  4. Ruang memberikan isyarat tentang kedekatan hubungan antara dua orang. Hal ini didasarkan pada norma-norma social budaya yang dimiliki.

  5. Sentuhan, yaitu fisik antara dua orang dan merupakan komunikasi non verbal yang paling personal. Respon seseorang terhadap tindakan ini sangat dipengaruhi oleh tatanan dan latar belakang budaya, jenis hubungan, jenis kelamin, usia dan harapan.


 



 

 


Teknik Komunikasi Terapeutik.


Ada dua persyaratan dasar untuk komunikasi yang efektif (Stuart dan Sundeen, 1998) yaitu :




  1. Semua komunikasi harus ditujukan untuk menjaga harga diri pemberi maupun penerima pesan.

  2. Komunikasi yang menciptakan saling pengertian harus dilakukan lebih dahulu sebelum memberikan saran, informasi maupun masukan.


Stuart dan Sundeen, (1998) mengidentifikasi teknik komunikasi terapeutik sebagai berikut :




  1. Mendengarkan dengan penuh perhatian. Dalam hal ini perawat berusaha mengerti klien dengan cara mendengarkan apa yang disampaikan klien. Mendengar merupakan dasar utama dalam komunikasi. Dengan mendengar perawat mengetahui perasaan klien. Beri kesempatan lebih banyak pada klien untuk berbicara. Perawat harus menjadi pendengar yang aktif.

  2. Menunjukkan penerimaan.Menerima tidak berarti menyetujui, menerima berarti bersedia untuk mendengarkan orang lain tanpa menunjukkan keraguan atau ketidaksetujuan.

  3. Menanyakan pertanyaan yang berkaitan.Tujuan perawat bertanya adalah untuk mendapatkan informasi yang spesifik mengenai apa yang disampaikan oleh klien.

  4. Mengulangi ucapan klien dengan menggunakan kata-kata sendiri.Melalui pengulangan kembali kata-kata klien, perawat memberikan umpan balik bahwa perawat mengerti pesan klien dan berharap komunikasi dilanjutkan.

  5. Mengklasifikasi. Klasifikasi terjadi saat perawat berusaha untuk menjelaskan dalam kata-kata ide atau pikiran yang tidak jelas dikatakan oleh klien.

  6. Memfokuskan.Metode ini bertujuan untuk membatasi bahan pembicaraan sehingga percakapan menjadi lebih spesifik dan dimengerti.

  7. Menyatakan hasil observasi.Dalam hal ini perawat menguraikan kesan yang ditimbulkan oleh isyarat non verbal klien.

  8. Menawarkan informasi.Memberikan tambahan informasi merupakan tindakan penyuluhan kesehatan untuk klien yang bertujuan memfasilitasi klien untuk mengambil keputusan.

  9. Diam.Diam akan memberikan kesempatan kepada perawat dan klien untuk mengorganisir. Diam memungkinkan klien untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri, mengorganisir pikiran dan memproses informasi.

  10. Meringkas.Meringkas pengulangan ide utama yang telah dikomunikasikan secara singkat.

  11. Memberi penghargaan.Penghargaan janganlah sampai menjadi beban untuk klien dalam arti jangan sampai klien berusaha keras dan melakukan segalanya demi untuk mendapatkan pujian dan persetujuan atas perbuatannya.

  12. Memberi kesempatan kepada klien untuk memulai pembicaraan.Memberi kesempatan kepada klien untuk berinisiatif dalam memilih topik pembicaraan.

  13. Menganjurkan untuk meneruskan pembicaraan.Teknik ini memberikan kesempatan kepada klien untuk mengarahkan hampir seluruh pembicaraan.

  14. Menempatkan kejadian secara berurutan.Mengurutkan kejadian secara teratur akan membantu perawat dan klien untuk melihatnya dalam suatu perspektif.

  15. Memberikan kesempatan kepada klien untuk menguraikan persepsinya,Apabila perawat ingin mengerti klien, maka perawat harus melihat segala sesuatunya dari perspektif klien.

  16. Refleksi.Refleksi memberikan kesempatan kepada klien untuk mengemukakan dan menerima ide dan perasaannya sebagai bagian dari dirinya sendiri.


 


SUMBER:


Cangara, Hafid. (2006), Pengantar Ilmu Komunikasi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta


Ellis,R.,Gates, R, & Kenworthy,N. (2000). Komunikasi Interpersonal Dalam Keperawatan: Teori dan Praktik.Alih Bahasa :Susi Purwoko. Jakarta,EGC.


Keliat, B.A. (2002), Hubungan Terapeutik Perawat-Klien, EGC, Jakarta.


Notoatmodjo, S 1997, Ilmu Perilaku dan komunikasi Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta


Purwanto, H. (1998). Komunikasi untuk Perawat. EGC, Jakarta.


Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta.


Stuart.G.W. & Sundeen.S.J.(1998) . Buku Saku Keperawatan Jiwa.Alih Bahasa: Achir Yani S. Hamid. ed ke-3. Jakarta, EGC


Suryani. (2005). Komunikasi Terapeutik Teori & Praktek. Jakarta, EGC.