Pengertian Mentor
- Dukungan/bimbingan
- Mendukung dan membimbing orang lain – untuk berjuang dan berusaha mencapai tujuan tertinggi
- Seorang penasehat/pembimbing yang dipercaya dan bersahabat, terutama seseorang yang baru di suatu peran tertentu (rowntree, 1981)
Peran Mentor
- Terlibat di dalam hubungan interpersonal yg kuat dng orang yg kurang berpengalaman, pada umumnya orang yg lebih muda
Figur seorang mentor
- Mempunyai pengetahuan cukup
- Pengalaman yg memadai
- Memahami dan mengerti
- Penasehat yang baik
- Mempunyai ketetapan hati
- Perencanaan yang baik
- Penguasaan diri
- Pembimbing/penunjuk jalan yang dipercaya
Perawat Mentor
- Seorang berwenang yg dihormati
- Seorang praktisi perawat teladan
- Telah menyelesaikan pendidikan dan mengikuti perkembangan
- Mengetahui pada yg ada di depannya, mampu memberi dukungan dan dorongan keberanian
- Mengerti dan berbicara dengan ungkapan akademik dan tuntutan esoteris
- Bertindak atas nama orang yg dibimbingnya
- Mengenali kompetensi bimbingannya
- Mentoring palsu
Type Mentoring menurut Morton-Cooper & Palmer
- Mentoring palsu : Dukungan untuk tugas-tugas yg berhubungan dengan kualifikasi profesional dan pekerjaan
- Mentoring sejati : dukungan seutuhnya bagi individu untuk mengembangkan sebuah peran profesional yg baru dan kompleks
Cirri perawat mentor
- Muncul pada masa awal untuk menawarkan dukungan, menghilangkan rasa takut dari pengasingan, ketidakpedulian, cemoohan
- Dapat bertindak sebagai seorang pembimbing
- Dapat memberikan peringatan dan pandangan, mefasilitasi pembelajaran, menberi umpan balik, kritik konstruktif dan pujian
- Dapat menerjemahkan dan menerangkan syarat-syarat kursus
- Bertindak sebagai advokat
- Memperbolehkan kemandirian dan dapat memisahkan diri
Konsep menthoring
- Perkembangan sepanjang hidup (Erik Erikson)
- Tahap perkembangan intelektual dan etika (William Perry)
- Teori pembelajaran (Albert Bandura)
Perkembangan sepanjang hidup
- Tahap paling relevan bagi mentor usia dewasa menengah
- Mentoring sebuah manifestasi tugas orang dewasa menengah (merriam, 1983)
- Tugas utama generativitas-stagnani tergantung tugas perkembangan sebelumnya
- Kekuatan produksi dan kepedulian
- Dibutuhkan kematangan emosional yg cukup orang yg dibimbing, identitas diri adequatm kemampuan berhubungan
Perkembangan intelektual dan etika
- Hubungan mentoring dipengaruhi kemampuan intelektual dan etika secara bertahap
- Ditandai dengan kemandirian, fleksibilitas, keterbukaan dan kobinasi ideal dukungan-tantangan
Teori pembelajaran sosial
- Model (teladan) aspek penting dalam mentoring
- Orang yg dibimbing akan meniru perilaku, nilai-nilai dan sikap mentor
- Berkaitan dengan prinsip penguatan dan peniruan dlm hubungannyg dengan pengendalian dan modifikasi perilaku
- Partisipasi peran bentuk pembelajaran paling ampuh
Mentoring dalam konteks
- Mentoring dalam organisasi
- Mentoring dalam pendidikan
- Mentoring dalam keperawatan
Mentoring dalam organisasi
- Mentoring dapat berlangsung dlm hubungan kontrak
- Diimplemetasikan sebagai bagian sebuah program organisasi atau pengembangan karir bukan pengembangan kepribadian dewasa
- Model yg saling menguntungkan
- Masalah hubungan berakar dari komunikasi yg buruk, salah persepsi, gagal komunikasi, ketergantungan
Mentoring dalam pendidikan
- Program mentoring digunakan sangat luas: program anak berbakat, pelatihan guru awal-lanjutan, pengembangan staf, program mahasiswa, pendidikan perawat dll
- Tujuan untuk menumbuhkan kemandirian, pembelajaran yg diatur sendiri, memungkinkan pembelajaran yg tak mungkin dilakukan di dalam kelas
Mentoring dalam keperawatan
- Perawat mampu bekerja dengan cara kolaboratif dan kooperatif dengan profesi kesehatan lainnya dan mengenali serta menghargai konstribusi dlm tim kesehatan
- Berakar pada penerapan pembelajaran orang dewasa dan teori perkembangan
- Memungkinkan pendatang baru dlm keperawatan untuk melewati masa peralihan lebih lancar dari pemula menjadi praktisi penuh